Penipuan Tiket Online Bus  Kembali Terjadi Kali ini Menimpa Lutfi  (23)  Tujuan Makassar-Morowalia

- Redaksi

Selasa, 11 November 2025 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar – Harapan Lutfi (23), pemuda asal Panciro, Kabupaten Gowa, untuk kerja di Morowali pupus sebelum sempat berangkat.

Uang Rp1,6 juta yang ia kumpulkan untuk biaya perjalanan, raib setelah menjadi korban penipuan tiket bus palsu di Instagram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kisah itu bermula pada Senin (10/11/2025) pagi. Saat mencari tiket bus menuju Morowali, Lutfi menemukan akun Instagram yang tampak resmi lengkap dengan logo dan foto armada. Tanpa curiga, ia pun menghubungi nomor WhatsApp yang tertera di akun tersebut.

“Dia sopan, cepat balas, dan minta saya pilih kursi. Katanya tinggal satu di belakang sopir,” tutur Lutfi kepada Wartawan, Selasa (11/11/2025).

Setelah mentransfer uang sebesar Rp550 ribu ke rekening BNI, pelaku kembali meminta tambahan biaya dengan alasan validasi pengembalian dana.

“Awalnya saya transfer Rp550 ribu, terus diminta lagi untuk verifikasi tiket senilai Rp550 ribu,” ujarnya.

Merasa janggal, Lutfi sempat meminta agar uangnya dikembalikan. Namun, pelaku mengirimkan barcode QR dengan dalih pengembalian dana.

“Saya kira itu proses pengembalian uang, jadi saya scan. Tapi ternyata malah saya yang kirim lagi Rp550 ribu,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Total kerugian Lutfi pun mencapai Rp1,6 juta. Ketika mencoba mengonfirmasi ke kantor perwakilan bus di kawasan Perintis, Makassar, fakta terungkap akun Instagram tersebut ternyata palsu.

“Petugas bilang itu bukan akun resmi dari perwakilan bus,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura
Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur
Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27 WITA

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WITA

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WITA

Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:28 WITA

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Berita Terbaru