Pemkab Maros Dianggap Tutup Mata, Warga Bumi Findaria Mas 1 Siap Blokir Jalan

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Maros, — Warga Perumahan Bumi Findaria Mas 1, Kabupaten Maros, menggelar aksi protes di tengah genangan banjir pada Kamis (13/11/2025) malam.

Mereka menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros atas persoalan banjir yang terus berulang setiap kali hujan turun.
Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk besar bertuliskan:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika Pemkab Maros Tutup Mata, Kami Akan Tutup Jalan!”

Mereka juga menegaskan bahwa tidak menolak turunnya hujan, namun berharap pemerintah segera mencari solusi agar wilayah mereka tak terus menjadi langganan genangan air.

“Kami sudah lama bersabar. Setiap hujan turun, air masuk ke rumah-rumah warga. Drainase tidak berfungsi dengan baik, dan pemerintah seperti menutup mata,” ujar Las Sakka salah seorang warga Perumahan Bumi Findaria Mas 1 yang berada di lokasi.

Aksi spontan itu dilakukan setelah hujan deras mengguyur Maros sejak sore hingga malam hari. Akibatnya, jalan di depan kompleks Bumi Findaria Mas 1 tergenang air setinggi betis orang dewasa. Kondisi ini juga mengganggu aktivitas warga dan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Warga mendesak Pemkab Maros segera turun tangan memperbaiki sistem drainase serta melakukan normalisasi saluran air agar persoalan banjir tak terus berulang setiap musim hujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura
Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur
Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27 WITA

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WITA

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WITA

Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:28 WITA

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Berita Terbaru