Munafri Raih Pengakuan Dunia, Program RISE Antar Kota Makassar Terima WRI Ross Center Prize 2025–2026

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Kota Makassar dipimpin Wali Kota Munafri Arifuddin, secara resmi mendapat pengakuan internasional, menerima penghargaan WRI Ross Center Prize for Cities 2025–2026.

Ini, terungkap dalam rangkaian Mayor’s Exclusive Roundtable Meeting yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar bersama Universitas Hasanuddin dan Monash University (Australia) di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (22/6/2026).

Direktur RISE, Profesor Diego Ramírez-Lovering, mengatakan keberhasilan Makassar tidak hanya diukur dari infrastruktur yang telah dibangun, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan tangguh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Makassar telah membuktikan bahwa kemitraan masyarakat, inovasi teknis, dan komitmen pemerintah dapat bersinergi untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan menciptakan tempat tinggal yang lebih sehat,” ujarnya.

Ia menilai, Makassar telah menunjukkan kepemimpinan nyata dalam pengembangan kawasan permukiman berbasis masyarakat dan menjadi contoh penting bagi kota-kota lain di dunia dalam menghadapi tantangan sanitasi, kesehatan, dan perubahan iklim.

“Tantangan dan tugas berikutnya adalah memperluas implementasi pendekatan RISE ke lebih banyak kawasan permukiman sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas,” jelasnya.

Sesnagkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjelaskan, Kegiatan tersebut dihelat sebagai bentuk seremoni perayaan atas penghargaan global atas Program Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE).

Program RISE berhasil masuk kedalam lima besar finalis dunia pada ajang WRI Ross Center Prize for Cities di New York beberapa bulan lalu.

Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap keberhasilan Program RISE dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, sanitasi.

“Dan juga kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis komunitas yang telah dijalankan selama hampir satu dekade di Kota Makassar,” katanya.

Namun, lanjut Munafri, Pemerintah Kota Makassar tidak dapat turut menghadiri seremoni penghargaan tersebut secara langsung. Sehingga penerimaan penghargaan diwakili oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di New York bersama tim Monash University.

“Penghargaan tersebut kemudian dibawa ke Makassar untuk diserahkan secara resmi kepada Pemerintah Kota Makassar melalui kegiatan ini,” jelas Munafri.

Munafri menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja bersama antara Pemerintah Australia yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen melanjutkan dan mereplikasi Program RISE di wilayah lain yang masih membutuhkan peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungan permukiman.

“Penghargaan ini kita dapat bukan karena kita menginginkan penghargaan ini,”tuturnya.

” Tapi kita mendapatkan penghargaan ini karena kita bekerja dengan sungguh-sungguh memastikan program ini memberikan dampak secara langsung dan nyata di tengah-tengah masyarakat,” lanjut Munafri.

Ia pun meminta seluruh perangkat daerah, khususnya Bappeda sebagai leading sector, untuk menyiapkan langkah lanjutan pengembangan program.

Munafri menekankan, masih banyak kawasan yang membutuhkan perbaikan sistem sanitasi dan lingkungan sehat sehingga keberhasilan Program RISE perlu diduplikasi agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Program ini harus diduplikat dan dimulai dari Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan penganggaran yang maksimal demi terlaksananya kelanjutan Program RISE di kota ini,” tutup Appi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria di Makassar
Wali Kota Appi Dorong Kebijakan Pengisian BBM di SPBU Tetap Berpihak Khusus pada Pengemudi Ojol
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Selasa, 15 September 2026 - 17:52 WITA

Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO

Selasa, 15 September 2026 - 12:36 WITA

Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru