Munafri Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakya

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Makassar Cooperative Expo 2026, di Gedung Manunggal, Jumat (28/08/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Semarak Hari Koperasi Nasional yang ke-79 tahun Tingkat Kota Makassar.

Kegiatan yang berlangsung hingga 30 Agustus mendatang ini menjadi ruang kolaborasi bagi gerakan koperasi, pelaku UMKM, lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, serta mitra swasta.

Selama tiga hari, Makassar Cooperative Expo 2026 akan menjadi wadah promosi dan pemasaran produk lokal, fasilitasi akses permodalan, hingga edukasi bisnis bagi pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, expo ini akan diisi dengan rangkaian Cooperative Showcase and Exhibition, konsultasi gratis, dan talkshow. Kegiatan akan ditutup dengan Jalan Sehat bersama Gerakan Koperasi se-Kota Makassar pada Minggu, 30 Agustus 2026.

“Dengan memohon ridho Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Makassar Cooperative Expo 2026 dalam rangka Semarak Hari Koperasi Nasional 2026 dengan resmi saya nyatakan dibuka,” kata Munafri.

Usai membuka kegiatan, Munafri menjelaskan , peringatan Hari Koperasi Nasional menjadi momentum untuk kembali memperkuat peran koperasi sebagai salah satu penggerak utama perekonomian rakyat.

Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, ia menekankan kemajuan bangsa tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, koperasi harus terus diperkuat agar mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas.

“Koperasi ini diharapkan benar-benar kembali menjadi generator pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang ada di wilayah. Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama, karena sukses dan besarnya koperasi yang ada di wilayah merupakan bagian yang sangat penting dalam melibatkan masyarakat di dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Ia menekankan, koperasi saat ini dituntut untuk terus bertransformasi. Tidak lagi dikelola secara seadanya, melainkan harus tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Digitalisasi transaksi, perluasan akses pasar, serta tata kelola yang akuntabel menjadi kunci agar koperasi mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Munafri juga menyerahkan bantuan pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada sejumlah pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima.

Ia berharap, dukungan akses permodalan yang diberikan dapat membantu pelaku UMKM dan pedagang untuk membangun serta mengembangkan usaha. Sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonominya dengan aman dan nyaman.

Munafri juga menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menjalankan dan mengembangkan usaha. Namun, kegiatan ekonomi tersebut harus dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan serta penataan ruang kota.

“Kota Makassar ini tidak pernah melarang orang berusaha, tidak pernah melarang orang untuk mencari hidup. Tetapi lakukanlah itu di tempat yang tidak melanggar aturan dan bukan tempat terlarang untuk berusaha,” tegasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan
Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Berita Terbaru