Masjid Kubah 99 Bocor, Komisi D DPRD Sulsel Panggil Pihak Terkait: Anggaran Perbaikan 4,5 M

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,–  Komisi D DPRD Sulsel Melakukan Rapat Kerja ( Raker) adanya kebocoran atap masjid 99 Kubah Asmaul Husna  yang terletak di CPI Lego-Logo Kota Makassar. pada kamis (4/3/2026).

Ketua Komisi D Kadir Halid mengungkapkan  bahwa, Kami sendiri  sering berjemaah di sana mendapati bahwa hingga hari ini kebocoran di Masjid 99 Kubah Asmaul Husna, justru semakin besar, Kondisinya semakin parah dan sekarang muncul banyak titik kebocoran baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan tadi oleh Pak Dayang Mokil dan pengurus hiasan kubah, Pak Sumarlan, bahwa sebelum dilakukan perbaikan, kebocoran hanya terjadi di sekitar mimbar, tepatnya dua baris di belakang mimbar, saat itu pun kebocoran hanya muncul ketika hujan deras dan sifatnya hanya titik-titik kecil, katanya.

Namun sekarang kondisinya berbeda, Jika hujan turun, air tidak lagi menetes, tetapi sudah mengalir, kebocoran juga bukan hanya di satu titik, melainkan di banyak titik, nanti videonya akan kami kirimkan. Intinya, kondisinya semakin parah, jelas sumarlan

Kadir jelaskan, Pada tahun ini terdapat anggaran sekitar Rp4,5 miliar,namun anggaran tersebut dinilai percuma, karena bukan menghentikan kerusakan atau kebocoran, justru kebocoran semakin bertambah, keluhan dari para jemaah sangat banyak, setelah saya melaksanakan salat Juma’t di sana, banyak jemaah menyampaikan langsung keluhan kepada saya mengenai kondisi tersebut.

Berdasarkan informasi yang saya peroleh, anggaran perbaikan tahun 2025 mencapai lebih dari Rp4,5 miliar, Informasi lain yang kami terima, Masjid 99 Kubah ini sudah empat kali diperbaiki sejak selesai dibangun hingga sekarang, bukan hanya sepanjang tahun 2025. Hal tersebut disampaikan oleh warga setempat, Permasalahan lain juga muncul terkait kontraktor, yaitu PT Aleta, Material Enamel yang digunakan berasal dari Kedaung, namun kontraknya bukan langsung dengan Kedaung, melainkan melalui perusahaan lain, beber Ketua Komisi D Kadir Halid.

Saya juga sudah menyampaikan hal ini kepada Kepala Dinas agar menjadi perhatian serius, terutama terkait pekerjaan fisik dan fungsi pengawasan yang dinilai tidak jelas, tambah Kadir Halid.

ia juga jelaskan untuk tahun 2025, anggaran perbaikannya sebesar Rp4,5 miliar, tetapi kebocoran justru kembali terjadi, awalnya diketahui hanya satu titik, namun setelah dicek ternyata lebih dari 10 titik kebocoran, imbuh

Dengan kondisi tersebut, anggaran ini dapat dikatakan sia-sia, karena bukan memperbaiki kebocoran, tetapi justru menambah kebocoran, oleh nya,  kami akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi besok bersama teman teman komisi untuk melihat langsung lagi  kondisi di lapangan, Anggaran Rp4,5 miliar tersebut sudah selesai digunakan, bahkan disebutkan ada beberapa kali pekerjaan tambahan dalam pelaksanaannya yakni empat kali perbaikan,namun fungsi pengawasan dinilai tidak berjalan dengan baik sehingga masih ada kebocoran kedalam ruang utama masjid, pekik Kadir

Saat ditanyakan kepada pengawas mengenai alasan bertambahnya kebocoran meski anggaran besar telah digelontorkan, dijelaskan oleh pengurus Yayasan Masjid Kuba 99 bahwa sebelum pekerjaan dilakukan, kebocoran hanya sedikit dan terbatas pada dua baris di depan mimbar, kata pengurus masjid

Sekarang, lanjutnya lagi, hampir seluruh bagian bagian masjid  mengalami kebocoran saat hujan, hal itu terjadi karena kubah utama sempat dibongkar dan hingga kini pengerjaannya belum benar-benar tuntas. Padahal sebelumnya kubah utama tidak bocor; yang bocor hanya kubah-kubah kecil dan sifatnya terbatas, papar Sumarlan.

Turut hadir asisten 1 Pemerintahan Pemprov Sulsel, Kontraktor, Konsultan pengawas proyek, Dinas SDA dan Cipta karya serta Pengurus Masjid Kubah 99 .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok
Sambut Komisi IV DPR RI, Munafri Sampaikan Strategi Ketahanan Pangan Makassar
Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar
Bupati Sidrap Kumpulkan Peternak Ayam dan Pedagang Ambil 10 Langkah Taktis Stabilkan Rantai Pasok Telur
Bupati Sidrap Apresiasi Tiga Ranperda Inisiatif, DPRD Setujui Pembahasan Lanjutan Ranperda APBD
Bupati Syahar Canangkan Gerakan Tanam Padi Organik di Panreng Sidrap
SPPG Unhas Lakukan Diskusi Publik Untuk Innovasi dan Laboratorium Riset Serta Pemenuhan Kualitas Gizi Bangsa
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:17 WITA

Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:52 WITA

Sambut Komisi IV DPR RI, Munafri Sampaikan Strategi Ketahanan Pangan Makassar

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:18 WITA

Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:18 WITA

Bupati Sidrap Kumpulkan Peternak Ayam dan Pedagang Ambil 10 Langkah Taktis Stabilkan Rantai Pasok Telur

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:49 WITA

Bupati Sidrap Apresiasi Tiga Ranperda Inisiatif, DPRD Setujui Pembahasan Lanjutan Ranperda APBD

Berita Terbaru