Makassar Menuju Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka peluang kerja sama pengembangan layanan transportasi umum massal di Kota Makassar melalui skema Buy The Service (BTS) bersama PT. Sinar Jaya Megah Langgeng.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran PT. Sinar Jaya Megah Langgeng yang dipimpin Direktur Utama, Teddy Rusly, terkait pengembangan sistem angkutan umum massal di Makassar, Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Munafri menegaskan kebutuhan mendesak menghadirkan transportasi publik yang nyaman dan terintegrasi guna mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan di Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Makassar membutuhkan moda transportasi yang mampu menghubungkan titik-titik aktivitas utama masyarakat, khususnya kawasan pendidikan dan jalur komersial.

Munafri mencontohkan konsep koridor transportasi yang menghubungkan kawasan terminal Daya hingga Malengkeri dengan lintasan kampus-kampus seperti Universitas Cokroaminoto, Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Negeri Makassar hingga Universitas Muhammadiyah Makassar.

“Nah, coba bayangkan kalau kita dari Daya, keluar sudah banyak kampus-kampus. Itu jalur mahasiswa yang menurut saya sangat hidup dan memungkinkan untuk kita kerja,” ujar Munafri.

Selain itu, skema bus tersebut juga harus mampu terintegrasi dengan moda transportasi yang saat ini telah hidup di Makassar seperti angkutan umum atau Pete-pete.

Ia menilai pola transportasi masyarakat Makassar saat ini belum tertata karena angkutan umum yang seharusnya menjadi feeder justru menjadi moda utama. Kondisi tersebut membuat masyarakat beralih menggunakan kendaraan pribadi.

“Karena sarana transportasinya tidak nyaman, masyarakat akhirnya convert ke kendaraan pribadi. Nah, kendaraan pribadi inilah yang membuat macet,” katanya.

Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar tidak ingin sekadar membangun sistem transportasi tanpa perhitungan matang. Karena itu, ia mendorong kolaborasi dengan operator yang memiliki pengalaman dan sistem pengelolaan transportasi massal yang baik.

Ia pun menawarkan skema kerja sama investasi dengan pola berbagi hasil, termasuk membuka peluang subsidi melalui APBD agar tarif tetap terjangkau masyarakat.

“Bikinkan saya sistem di mana saya bisa masuk juga subsidi APBD saya. Kita hitung betul berapa besar subsidi yang bisa diberikan supaya layanan transportasi di Makassar ini berubah,” jelasnya.

 

Meski demikian, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menekankan seluruh proses harus didahului kajian dan dasar regulasi yang matang agar pelaksanaan program berjalan aman dan akuntabel.

“Kita siapkan dulu dasar kajian dan regulasinya supaya semuanya jelas,” tambahnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria di Makassar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Selasa, 15 September 2026 - 17:52 WITA

Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO

Berita Terbaru