Makassar Dipilih Jadi 10 Kota Hub GSIH, Appi: Ekosistem Digital Kita Kolaborasikan melalui MCH

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Tangerang,— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa Kota Makassar mengambil bagian dalam pengembangan ekosistem digital nasional melalui keikutsertaan sebagai salah satu dari 10 kota hub dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Global Hub 2026.

Launching GSIH yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia berlangsung di GSI BSD, Biomedical Campus BSD City, Jalan Damai Foresta, Tangerang, Banten, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dan menjadi momentum dimulainya langkah baru dalam memperkuat ekosistem inovasi digital Indonesia yang terhubung dengan jejaring global.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munafri hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem; Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik (IKP), Abdullah; Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kota Makassar, Andi Ardhy Rahadian Sulham; serta Kepala Subbagian Protokol, Ari Pahlawan Sofyan.

Usai menghadiri launching, Munafri mengatakan kehadirannya merupakan bagian dari upaya melihat secara langsung perkembangan ekosistem digital Indonesia yang mengedepankan konektivitas, kolaborasi, inovasi, dan daya saing.

“Kita hadir untuk menyaksikan langkah baru dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang terhubung, kolaboratif, dan berdaya saing global,” ujar Munafri.

Menurutnya, GSIH tidak sekadar menjadi ruang berkumpulnya pelaku teknologi, tetapi dapat menjadi wadah yang mempertemukan berbagai kekuatan dalam ekosistem digital untuk melahirkan inovasi dan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menilai konsep tersebut memiliki relevansi kuat dengan pengembangan Makassar Creative Hub (MCH) yang selama ini diarahkan sebagai ruang kolaborasi bagi anak muda, pelaku UMKM, pekerja kreatif, serta berbagai komunitas yang bergerak di bidang ekonomi kreatif dan digital.

Dalam kesempatan tersebut, aktivitas di Makassar Creative Hub juga turut menyaksikan rangkaian kegiatan launching GSIH melalui layar yang disiapkan di Makassar.

Munafri mengatakan, keberadaan MCH menjadi modal penting bagi Makassar untuk membangun konektivitas antarpelaku dalam ekosistem ekonomi kreatif dan digital.

“Di Makassar kita memiliki Makassar Creative Hub sebagai wadah kolaborasi untuk anak muda, pelaku UMKM, ruang digital, dan para penggiat ekonomi kreatif. Ini harus terus kita kembangkan,” katanya.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci karena perkembangan teknologi tidak dapat berjalan sendiri.

Ide, kreativitas, teknologi, dunia usaha, industri, pemerintah, hingga masyarakat harus berada dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

“Di sinilah pentingnya kolaborasi. Ide bertemu dengan teknologi, inovasi bertemu dengan industri, dan kolaborasi dapat melahirkan solusi nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” jelasnya.

Munafri juga menyambut baik kehadiran GSIH. Menurutnya, konsep tersebut membuka peluang bagi kota-kota di Indonesia, termasuk Makassar, untuk terhubung dengan jaringan inovasi yang lebih luas.

Ia menegaskan bahwa pengembangan ekosistem digital membutuhkan pembagian peran dan tanggung jawab seluruh pihak.

“Yang paling penting dalam ekosistem
ini adalah sharing responsibility. Karena masa depan ekosistem digital bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutur Munafri.

Dengan masuknya Makassar sebagai salah satu dari 10 kota hub GSIH, Munafri berharap peluang kolaborasi, pengembangan talenta digital, inovasi, ekonomi kreatif, dan penguatan UMKM berbasis teknologi di Kota Makassar semakin terbuka.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, akan terus mendorong terciptanya ruang-ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, industri, dan generasi muda untuk menciptakan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Langkah ini, memperkuat arah pembangunan Makassar sebagai kota yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu mengambil peran dalam ekosistem ekonomi digital nasional,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas
Di Hadapan Akademisi Unpad, Taruna Ikrar Kepala BPOM Ungkap Kunci Indonesia Menjadi Kekuatan Baru Inovasi Kesehatan Dunia
Four Way Ramaikan Usaha Kuliner Sidrap, Bupati Tekankan Semangat Kewirausahaan
Syukuran HUT-62 Golkar, Ilham Arief Sirajuddin: Golkar Dahulukan Kebermanfaatan Dari Popularitas
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026
Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran
Dari Pompanisasi hingga Pola Tanam, Cara Sidrap Jaga Produktivitas Pertanian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:49 WITA

Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:29 WITA

Di Hadapan Akademisi Unpad, Taruna Ikrar Kepala BPOM Ungkap Kunci Indonesia Menjadi Kekuatan Baru Inovasi Kesehatan Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Four Way Ramaikan Usaha Kuliner Sidrap, Bupati Tekankan Semangat Kewirausahaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:11 WITA

Syukuran HUT-62 Golkar, Ilham Arief Sirajuddin: Golkar Dahulukan Kebermanfaatan Dari Popularitas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026

Berita Terbaru