Legislator Kota Makassar, Wahab Tahir Gelar Sosialisasi Perda Tentang Pendidikan, Hadirkan Ketua PKK Makassar Sebagai Narasumber

- Redaksi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,_Ketua TP PKK Kota Makassar sekaligus Bunda PAUD Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menjadi narasumber dalam Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, di Hotel Lynt, Makassar, Jumat (14/6/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di awal pemaparannya, Indira menyampaikan pandangannya tentang pentingnya dilakukan sosialisasi peraturan daerah ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar.

“Semua Perda yang sudah disusun perlu disosialisasikan agar Perda ini bisa dilaksanakan dan dijalankan oleh seluruh masyarakat Kota Makassar,” ungkap Indira.

Indira berujar bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta memastikan setiap anak di Kota Makassar mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas

“Salah satu visi misi pemerintah kota adalah memastikan semua anak mesti sekolah agar anak-anak kita cerdas. Sebab anak-anak adalah warisan kita dan mereka harus kita didik dari usia dini. Ibarat kalau kita mau dirikan bangunan, yang paling penting adalah pondasinya,” tuturnya.

Sejauh ini, Pokja Bunda PAUD Kota Makassar telah bersinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menghadirkan sekolah PAUD yang berstandar internasional.

Targetnya, akan ada satu PAUD berstandar internasional yang akan hadir di setiap kecamatan di Kota Makassar.

“Bagaimana mau dididik anak-anak kita kalau sarana dan prasarananya tidak memadai? Jadi saya usul paling tidak ada satu PAUD di setiap kecamatan,” jelasnya.

Saat ini, PAUD berstandar internasional sudah dibangun di dua kecamatan, yakni Kecamatan Mariso dan Tamalate. Indira berharap, target penyediaan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini ini bisa segera terealisasi.

“Insyallah akhir tahun bertambah lagi 5, berarti sudah ada 7. Sisanya akan kita usahakan terus. Tolong didoakan karena ini jihad kita. Pendidikan itu sangat penting jadi orang tua juga harus berjuang agar anaknya bisa sekolah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakorda Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin Sebut Momentum Strategis Perkuat Soliditas Jelang Pemilu 2029
Bright Gas 5,5 Kg Pertamina Dukung Pompanisasi Pertanian Sidrap, Jadi Percontohan Nasional
Kapusdal LH SUMA: Langkah Berani Makassar Pilah Sampah Jadi Contoh Kota Metropolitan di Indonesia
Persoalan Lama Terungkap, Sampah di Kanal Dipicu Kebiasaan Warga Buang Sampah Sembarangan
Kolaborasi Warga ORW 04 Karunrung dan Yayasan Peduli Negeri Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Mandiri
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
Pilah Sampah Solusi Menyelamatkan Kota Makassar
Tim Ekspedisi Patriot Unhas Paparkan Rencana Penyusunan FS Kawasan Ekonomi Transmigrasi di Sidrap

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:23 WITA

Rakorda Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin Sebut Momentum Strategis Perkuat Soliditas Jelang Pemilu 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Bright Gas 5,5 Kg Pertamina Dukung Pompanisasi Pertanian Sidrap, Jadi Percontohan Nasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:56 WITA

Kapusdal LH SUMA: Langkah Berani Makassar Pilah Sampah Jadi Contoh Kota Metropolitan di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:54 WITA

Persoalan Lama Terungkap, Sampah di Kanal Dipicu Kebiasaan Warga Buang Sampah Sembarangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Kolaborasi Warga ORW 04 Karunrung dan Yayasan Peduli Negeri Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Mandiri

Berita Terbaru