Ketua Asrama Mahasiswa Papua Makassar: 1 Desember Jangan Jadi Ajang Propaganda Pro-OPM

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 09:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Menjelang peringatan 1 Desember yang kerap dikaitkan dengan deklarasi kemerdekaan Papua Barat, Ketua Asrama Mahasiswa Papua Kamasan Makassar, Anton Jikwa, kembali menegaskan bahwa momentum tersebut sering dimanfaatkan oleh kelompok pro-OPM untuk mendorong agenda politik kemerdekaan di kalangan mahasiswa.

Anton, menyebutkan bahwa hampir setiap tahun terdapat pihak-pihak tertentu yang mencoba menyusupi kegiatan mahasiswa Papua dengan narasi perjuangan Papua Merdeka. Padahal, menurutnya, sebagian besar mahasiswa Papua di Makassar ingin memperingati momen tersebut secara damai, terarah,dan tanpa kepentingan politik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin mengenang momen tersebut dengan gembira dan tenang, bukan dijadikan ruang untuk mengampanyekan agenda kemerdekaan,” ujar Anton, sabtu (29/11/2025).

Ia menegaskan, mahasiswa pro-kemerdekaan seharusnya tidak menghasut atau menarik mahasiswa lain agar ikut terlibat dalam aktivitas yang mengarah pada seruan politik. Anton menekankan bahwa mahasiswa Papua selama ini hidup tenang, fokus menempuh pendidikan, dan tidak ingin terseret dalam aksi-aksi berisiko.

“Kami sudah tenang hidup dan mengikuti proses pendidikan tanpa dipengaruhi untuk terlibat dalam kegiatan pro kemerdekaan,” tambahnya.

Selain itu, Anton mengimbau seluruh mahasiswa Papua di Kota Makassar untuk tidak menggelar aksi demonstrasi maupun deklarasi apa pun terkait 1 Desember, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Pada kesempatan terpisah, Andreas, salah satu tokoh mahasiswa Papua di Makassar, turut menegaskan pentingnya menjaga suasana kondusif.
Menurutnya, setiap upaya mobilisasi massa pada momen 1 Desember berpotensi dimanfaatkan kelompok tertentu untuk memprovokasi situasi.

“Kami meminta semua mahasiswa Papua agar tidak terlibat dalam aksi apa pun pada 1 Desember. Fokus kita adalah pendidikan, bukan agenda pihak luar yang ingin menunggangi situasi,” kata Andreas, Sabtu (29/11/2025).

Ia menekankan bahwa pihaknya akan terus mengawal agar mahasiswa Papua tetap berada pada aktivitas yang positif dan tidak mudah dipengaruhi agitasi politik yang dapat merugikan diri sendiri maupun komunitas.

Dengan seruan ini, kedua tokoh mahasiswa tersebut berharap suasana Kota Makassar tetap aman dan kondusif, serta mahasiswa Papua dapat menjalani kegiatan akademik tanpa gangguan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura
Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur
Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27 WITA

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WITA

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WITA

Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:28 WITA

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Berita Terbaru