Kerap Perang Kelompok, Tidak Ada Warga Mau Jadi RT di Kampung Borta, Lurah Pun Nolak Ditunjuk Tugas Disapiria

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Kampung Borta, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dikenal sebagai wilayah ekstrem atau rawan konflik.

Peperangan antar kelompok kerap terjadi, terutama melibatkan pemuda dari lorong-lorong yang saling bersebelahan, warga Kampung Sapiria, Kelurahan Lembo, menjadi kelompok lawan dalam konflik ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama dua bulan terakhir, kerusuhan yang terjadi telah menyempitkan ruang aman bagi masyarakat,Berbagai kerugian sudah tak terhitung, mulai dari pembakaran rumah, kendaraan, hingga fasilitas umum.

Konflik turun-temurun ini bahkan telah menelan korban jiwa, termasuk warga yang meninggal akibat tembakan senapan angin, situasi ini turut mengurangi partisipasi warga dalam Pemilihan Ketua RT.

Hingga saat ini, tidak ada satu pun warga yang berani mencalonkan diri untuk menjadi Ketua RT di wilayah ini, kampung Borta sendiri terletak di RT 4 RW 5 Suangga.

“RT di Borta nihil pendaftar, tidak ada warga yang mau maju, bahkan jika ditunjuk pun mereka menolak,” ungkap Lurah Suangga, Andi Erni, kepada Wartawan, Kamis (4/12/2025).

Sesuai Peraturan Walikota tentang Tata Cara Pemilihan Ketua RT, jika suatu wilayah tidak ada pendaftar, maka Penjabat Sementara (Pjs) otomatis menjadi definitif. namun, Pjs saat ini berencana mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

“Pjsnya sakit, infonya kena stroke, jadi beliau mau mengundurkan diri,” kata Andi Erni.

Hingga kini, belum ada warga yang bersedia memimpin RT4 RW 5.

Lurah Suangga berharap tokoh masyarakat setempat bersedia menduduki jabatan tersebut, karena peran Ketua RT sangat penting dalam merangkul warga agar tidak terlibat aksi saling serang yang dapat memicu konflik baru.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura
Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur
Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi
Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat
Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:27 WITA

Wakil Ketua Yasir Machmud Dukung Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Forum Bergengsi NUS Singapura

Senin, 22 Juni 2026 - 12:29 WITA

Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Senin, 22 Juni 2026 - 12:24 WITA

Lewat Forum TPID di Semarang, Sidrap Perluas Kemitraan Pangan untuk Optimalkan Pengendalian Inflasi

Senin, 22 Juni 2026 - 07:28 WITA

Rawat Harmoni Keberagaman, Kontingen Pesparawi Sulsel Gelar Ramah Tamah di Papua Barat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Berita Terbaru