Jelang Arus Mudik Lebaran, Ketua DPRD Sulsel Dan Banggar Cek Langsung Kondisi Ruas Jalan Yang Padat Kendaraan

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 18:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Gowa,-Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan meninjau pengerjaan infrastruktur jalan pada ruas Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa serta ruas jalan di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Senin (16/3/2026).

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua III DPRD Sulsel Sufriadi Arif, Wakil Ketua IV DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Banggar DPRD Sulsel Mizar Roem, Ketua Komisi E DPRD Sulsel Andi Tenri Indah, dan sejumlah anggota Banggar ikut dalam peninjauan tersebut.

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi atau Cicu menyebut kunjungan ini sebagai tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang masih dalam pengerjaan. DPRD turun langsung untuk memastikan progres pembangunan, terutama menjelang musim mudik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami turun langsung selain karena aspirasi dan keluhan masyarakat, juga ingin memastikan seperti apa pengerjaan jalan ini. Jika ada persoalan di lapangan, tentu DPRD juga ikut disorot. Apalagi menjelang musim mudik, minimal ada penanganan sementara atau pemeliharaan agar masyarakat bisa melintas dengan aman,” ujarnya.

Pengerjaan Jalan Melalui Tahapan Teknis
Ketua Banggar DPRD Sulsel, Mizar Roem, menjelaskan pelaksana proyek harus melalui beberapa tahapan teknis sehingga pekerjaan tidak bisa dilakukan secara instan. Pada Paket 1 ruas batas Gowa–Sinjai, pelaksana memulai pekerjaan dengan Lapis Pondasi Agregat (LPA), lalu membangun drainase sebelum pengaspalan.

“Jika pengaspalan dilakukan tanpa melalui tahapan tersebut, jalan akan cepat rusak karena air bisa menggenang dan merusak struktur jalan. Karena itu pekerjaan ini membutuhkan waktu,” jelasnya.

Meski begitu, pihaknya memprioritaskan penanganan sementara pada titik jalan yang rusak berat.

Mizar juga menyebut proyek ini menggunakan skema pendanaan OPDD selama tiga tahun sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak. Ia mengajak masyarakat ikut mengawasi pembangunan.

“Jika masyarakat menemukan hal-hal teknis di lapangan yang dianggap tidak sesuai, silakan didokumentasikan dan disampaikan melalui media sosial dengan menandai akun Gubernur, DPRD, maupun Dinas PU,” katanya.

Ia menambahkan proyek ini merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur Pemprov Sulsel. Pelaksana proyek, PT Tristar, saat ini masih bekerja sesuai progres yang disepakati.

Pengerjaan Sesuaikan Kondisi Lapangan
Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sulsel sekaligus PPTK, ZN Ahmad Wildani, menjelaskan tim pelaksana menggunakan metode tertentu sehingga tidak mengerjakan seluruh ruas jalan secara bersamaan. Mereka juga mempertimbangkan cuaca dan kondisi teknis di lapangan.

“Sebagai contoh pada ruas Siasi–Limpo, penanganan tidak langsung dilakukan secara penuh di seluruh ruas. Kami mempertimbangkan lalu lintas harian rata-rata untuk menentukan prioritas penanganan,” jelasnya.

Ia memastikan Paket 1 proyek masih berjalan sesuai jadwal dan berharap dukungan DPRD untuk membantu sosialisasi tahapan pekerjaan kepada masyarakat.

“Kami juga memohon dukungan dari para anggota DPRD untuk membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait tahapan pekerjaan ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas
Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026
Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WITA

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026

Berita Terbaru