Jamu Delegasi Rakernas II ASITA, Munafri-Aliyah Promosikan Kekuatan Wisata Makassar

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menjamu peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) atau asosiasi biro perjalanan wisata Indonesia, Rabu (6/5/2026).

Munafri-Aliyah bersuka cita menyambut ratusan delegasi Rakernas dari berbagai daerah di Indonesia melalui acara yang dikemas malam ramah tamah di Baruga Anging Mammiri Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Munafri menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Makassar sebagai tuan rumah Rakernas akan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Mei 2026.

Ia menilai kehadiran para pelaku industri perjalanan wisata menjadi momentum strategis untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata Makassar.

“Ini merupakan anugerah bagi Makassar. Kehadiran para pelaku dan pemikir pariwisata tentu akan memberi perspektif baru dalam mengembangkan potensi wisata yang kita miliki,” ujarnya.

Ia memaparkan, Makassar memiliki kekuatan lengkap mulai dari aspek geografis, sejarah, hingga budaya. Sebagai bekas pusat Kerajaan Gowa dan Tallo, serta didukung bentang alam pesisir dan wilayah karst Maros-Pangkep, Makassar dinilai memiliki daya tarik yang kompetitif.

Namun demikian, Munafri mengakui potensi besar tersebut belum sepenuhnya terkelola optimal. Karena itu, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus melakukan pembenahan, mulai dari penataan kawasan kota, penguatan infrastruktur pariwisata, hingga revitalisasi pasar tradisional.

“Kami ingin menghadirkan kota yang nyaman bagi wisatawan, termasuk dengan memperbaiki pedestrian dan menata kawasan agar lebih tertib dan menarik,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, Pemkot Makassar juga mendorong penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisata. Munafri menyebut, pemerintah menyiapkan anggaran khusus guna mendukung kegiatan berskala besar yang berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami menyiapkan anggaran untuk mendorong setiap bulan ada event unggulan. Dengan begitu, hotel terisi, UMKM bergerak, dan ekonomi lokal tumbuh,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen menjadikan Makassar sebagai hub utama destinasi wisata di Sulawesi Selatan (Sulsel). Dengan posisi strategisnya, Ia optimis menjadikan Makassar pintu masuk bagi wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah tujuan seperti Toraja, Bulukumba, hingga Maros.

“Kami ingin wisatawan tidak hanya singgah, tetapi tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak di Makassar,” tegas Munafri.

Munafri berharap Rakernas II ASITA melahirkan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat sinergi antara pelaku industri dan pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata, khususnya di Kota Makassar.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh peserta Rakernas untuk menikmati pengalaman selama berada di Makassar. Ia bahkan berkelakar agar para tamu wajib bermalam jika di Makassar agar melewatkan kuliner khas dan keindahan suasana kota.

“Kalau ke Makassar, dilarang diet dan tidak boleh pulang hari. Harus menginap supaya bisa menikmati sunset dan angin Mamiri,” tutupnya

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA seluruh Indonesia yang telah hadir.

Ia menyebut kehadiran dan partisipasi mereka menjadi energi besar dalam mendorong promosi pariwisata Kota Makassar agar semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

“Sinergi dan kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus terjalin, demi kemajuan industri pariwisata yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munafri Tegas soal Zonasi SPMB 2026: Jangan Pindah KK, Hadirkan Pemerataan
Pemkab Sidrap Bedah Instrumen Penilaian Kepatuhan HAM 2026
Seminar Parenting Sidrap Kupas Tuntas Pencegahan Keterlambatan Bicara Anak
IP 300 Sidrap : Ketika Sawah Tak Lagi Tidur, dan Anak Petani Mengubah Cara Berpikir Daerah
Komisi D DPRD Sulsel Siap Kawal Sengketa Lahan Warga Pinrang ke DPR RI
DPRD Sulsel Minta Evaluasi Izin Tambang Emas di Enrekang
Pemkot Makassar Perketat Seleksi Imam, Munafri Tekankan Integritas dan Peran Sosial
Bukti Kerja Kolaboratif, Makassar Masuk Elite Kota Toleran Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:35 WITA

Jamu Delegasi Rakernas II ASITA, Munafri-Aliyah Promosikan Kekuatan Wisata Makassar

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:30 WITA

Munafri Tegas soal Zonasi SPMB 2026: Jangan Pindah KK, Hadirkan Pemerataan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:22 WITA

Pemkab Sidrap Bedah Instrumen Penilaian Kepatuhan HAM 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:19 WITA

Seminar Parenting Sidrap Kupas Tuntas Pencegahan Keterlambatan Bicara Anak

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:59 WITA

IP 300 Sidrap : Ketika Sawah Tak Lagi Tidur, dan Anak Petani Mengubah Cara Berpikir Daerah

Berita Terbaru