Gowes Pantau Kebersihan Kota, Appi Langsung Tuntaskan Aduan Sampah dan Pohon Tumbang di Kanal

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 10:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Humas Pemkot Makassar||Walikota Makassar Bersepeda Tinjau Kebersihan Kota Tetap Tejaga

Foto Humas Pemkot Makassar||Walikota Makassar Bersepeda Tinjau Kebersihan Kota Tetap Tejaga

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, memanfaatkan waktu kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) untuk memastikan langsung pelaksanaan program kebersihan di lapangan.

Di dampingi sejumlah SKPD, pada Jumat (24/4/2026) pagi, Appi kembali turun menyusuri sejumlah ruas jalan dengan mengayuh sepeda, memantau kondisi lingkungan sekaligus mengawal pelaksanaan gerakan “Jumat Bersih” yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Makassar sejak 2025 lalu.

“Giat pagi ini memantau kebersihan kota. Kegiatan ini, menjadi bagian dari pendekatan langsung kami pemerintah Kota, memastikan kebersihan kota tetap terjaga secara konsisten,” jelas Munafri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya melakukan pemantauan, Appi juga menunjukkan respons cepat terhadap aduan masyarakat soal pohon tumbang dan pembersihan di kanal.

Ini terlihat, saat Appi menerima laporan terkait tumpukan sampah dan pohon tumbang di kanal Kompleks Marindah, Kecamatan Mamajang, tepatnya di Kelurahan Maricaya Selatan, ia langsung mengambil langkah cepat.

Tanpa menunda waktu, Munafri langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta pihak kecamatan setempat untuk berkolaborasi melakukan pembersihan kanal pada hari Jumat pagi.

Langkah cepat ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar, dalam menangani persoalan kebersihan secara responsif dan terkoordinasi, sekaligus memastikan setiap aduan warga dapat ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

Orang nomor satu Kota Makassar itu menegaskan, setiap aspirasi dan aduan warga terkait kebersihan serta penataan lingkungan akan direspon secara cepat dan ditangani Dinas terkait

Appi memastikan, tidak ada laporan masyarakat yang diabaikan, terlebih jika menyangkut persoalan mendasar seperti sampah, drainase, hingga potensi banjir di wilayah permukiman.

“Saya pastikan setiap aduan warga akan kami respon cepat dan tidak ditunda-tunda. Ini menjadi komitmen kami untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di Kota Makassar,” tegasnya.

Sedangkan, Camat Mamajang, Rizal ZR, menjelaskan, sampah yang berasal dari perbatasan Kecamatan Mariso dan Tamalate terbawa arus air hingga ke hilir di wilayah Kecamatan Mamajang.

Kondisi ini menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah titik kanal yang membutuhkan penanganan intensif.

“Pembuangan sampah dari hulu, di perbatasan Mariso dan Tamalate, terbawa arus ke hilir di Mamajang. Ini yang menjadi salah satu penyebab utama penumpukan sampah di kanal,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, pihak kecamatan saat ini tengah melakukan pembersihan kanal secara bertahap di beberapa wilayah.

Fokus utama pembersihan meliputi Kelurahan Baji Mappakasunggu, Kelurahan Pa’batang, serta Kelurahan Maricaya Selatan.

Rizal menegaskan, kegiatan ini melibatkan tim Satuan Tugas (Satgas) kebersihan yang bekerja di lapangan untuk mengangkat sampah dan memastikan aliran air tetap lancar.

“Tim kami, Satgas, saat ini sedang melakukan pembersihan. Ini juga kami lakukan bersama dinas terkait agar penanganannya bisa lebih maksimal,” jelasnya.

Diketahui, pagi ini Wali Kota Munafri memilih rute pemantauan di dua kecamatan, yakni Wajo dan Ujung Tanah. Dari atas sepeda, ia mengamati langsung kondisi lapangan, mulai dari kebersihan jalan hingga penataan lingkungan warga.

Appi menekankan pentingnya membangun budaya gotong royong secara rutin di tengah masyarakat. Menurutnya, keterlibatan aktif warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Tak hanya fokus pada kebersihan lingkungan permukiman, Munafri juga memberi perhatian serius pada kondisi kanal dan drainase.

Dia mengingatkan bahwa pembersihan saluran air harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah terjadinya penyumbatan akibat sampah, yang berpotensi memicu banjir.

Langkah ini juga selaras dengan semangat Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sebuah inisiatif yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, guna mewujudkan lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD
Kemarau Panjang Tak Hentikan Petani Lagading, Rp21 Miliar Lebih Berhasil Diraup
Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan, Nilai Aset Capai Rp578,68 Miliar
Belajar dari Daerah Lumbung Pangan, Hulu Sungai Utara Sambangi Sidrap
Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah
Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Minta Pertamina Bertindak
Wali Kota Appi Perluas Iuran Sampah Gratis, 14.977 Rumah di Rappocini Jadi Penerima
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:10 WITA

Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD

Selasa, 8 September 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Tak Hentikan Petani Lagading, Rp21 Miliar Lebih Berhasil Diraup

Selasa, 8 September 2026 - 17:14 WITA

Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan, Nilai Aset Capai Rp578,68 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WITA

Belajar dari Daerah Lumbung Pangan, Hulu Sungai Utara Sambangi Sidrap

Selasa, 8 September 2026 - 15:26 WITA

Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah

Berita Terbaru