Dialog Serum Institute Merawat Nasionalisme, Menjaga Persatuan, Menolak Anarkisme

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,— SERUM Institute menggelar diskusi refleksi bulan kemerdekaan bertajuk “Merawat Nasionalisme, Memperkuat Persatuan dan Menolak Anarkisme di Kalangan Generasi Muda” di Aula Rumah Makan Wong Solo, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (28/8).

Diskusi yang diikuti sekitar 20 peserta dari kalangan pemuda dan mahasiswa tersebut menjadi ruang refleksi untuk membahas peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika sosial dan maraknya informasi yang berkembang.

Ketua KAMMI Sulsel, Muh. Ilham, mengatakan generasi muda perlu membangun kebiasaan berpikir kritis dan tidak mudah bereaksi terhadap informasi yang diterima.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Generasi muda perlu membiasakan diri menganalisis sebelum menjustifikasi. Pendekatan yang rasional diperlukan agar kita tidak mudah bersikap reaktif maupun terprovokasi,” ujar Ilham.

Ia juga menjelaskan sikap KAMMI yang memilih tidak turun dalam aksi pada 27 Agustus bukan berarti menolak demonstrasi. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan pilihan berdasarkan pertimbangan metodologis, termasuk dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.

“Kita mendorong agar substansi dan setiap butir pasal dalam RUU Perampasan Aset dikaji secara mendalam, sehingga aturan yang lahir tidak justru lebih berpihak kepada kepentingan pemerintah,” katanya.

Ilham menilai kemampuan masyarakat dalam memilah informasi menjadi penting untuk mencegah terjadinya disintegrasi.

“Indonesia akan menghadapi bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, generasi muda harus cerdas dalam mengonsumsi informasi dan narasi yang beredar agar mampu mengambil kesimpulan secara tepat dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Sulsel, Wahyu, menekankan bahwa nasionalisme tidak semata-mata ditunjukkan melalui simbol kecintaan terhadap bangsa, tetapi juga melalui keberanian untuk berpikir kritis dan menyampaikan kritik.

“Nasionalisme merupakan salah satu bentuk kecintaan terhadap bangsa. Berpikir kritis dan menyampaikan kritik terhadap kondisi bangsa juga merupakan bentuk kepedulian terhadap negara,” ujar Wahyu.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Perbedaan pandangan pun harus diterima dan dikelola sebagai bagian dari kehidupan berbangsa.

“Menjadi Pancasilais bukan berarti mempertanyakan mengapa ada perbedaan, tetapi bagaimana perbedaan itu dapat kita terima dan kelola dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Tiga Poin Pernyataan Sikap

Sebagai penutup, Muhamad Ilham selaku Ketua KAMMI Makassar membacakan pernyataan sikap atas nama mahasiswa dan pemuda Kota Makassar.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang saat ini,” kata Ilham saat membacakan pernyataan sikap.

Dalam pernyataan tersebut, mahasiswa dan pemuda Kota Makassar juga menolak segala bentuk tindakan anarkis, provokasi, kekerasan, serta perusakan fasilitas umum.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk menyelesaikan setiap aspirasi dan permasalahan melalui jalur dialog yang konstruktif untuk mencari solusi,” lanjutnya.

Diskusi tersebut menjadi momentum refleksi bahwa menjaga nasionalisme tidak hanya dilakukan melalui perayaan kemerdekaan, tetapi juga dengan merawat persatuan, berpikir kritis, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, serta menolak kekerasan dan anarkisme. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas
Di Hadapan Akademisi Unpad, Taruna Ikrar Kepala BPOM Ungkap Kunci Indonesia Menjadi Kekuatan Baru Inovasi Kesehatan Dunia
Four Way Ramaikan Usaha Kuliner Sidrap, Bupati Tekankan Semangat Kewirausahaan
Syukuran HUT-62 Golkar, Ilham Arief Sirajuddin: Golkar Dahulukan Kebermanfaatan Dari Popularitas
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026
Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran
Dari Pompanisasi hingga Pola Tanam, Cara Sidrap Jaga Produktivitas Pertanian
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:49 WITA

Bupati Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:29 WITA

Di Hadapan Akademisi Unpad, Taruna Ikrar Kepala BPOM Ungkap Kunci Indonesia Menjadi Kekuatan Baru Inovasi Kesehatan Dunia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:35 WITA

Four Way Ramaikan Usaha Kuliner Sidrap, Bupati Tekankan Semangat Kewirausahaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:11 WITA

Syukuran HUT-62 Golkar, Ilham Arief Sirajuddin: Golkar Dahulukan Kebermanfaatan Dari Popularitas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:50 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pembukaan Bali Tech Week 2026

Berita Terbaru