Di Era Kepemimpinan Munafri, Bahasa Makassar Dihidupkan Lewat Kamus Masuk Sekolah

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi sekaligus menjaga identitas kultural generasi muda.

Melalui peluncuran Program Kamus Masuk Sekolah versi Kamus Digital Bahasa Makassar, Selasa (24/2/2026), Pemkot menghadirkan inovasi pembelajaran bahasa daerah yang adaptif di era digital.

Hal itu, terlihat saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin resmi meluncurkan Program Kamus Masuk Sekolah versi Kamus Digital Bahasa Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di Museum Kota Makassar, langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan konkret untuk menempatkan bahasa Indonesia sebagai pemersatu, melestarikan bahasa daerah sebagai jati diri, serta membekali generasi muda dengan kemampuan multibahasa sebagai kebutuhan global.

Kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Makassar, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, dan BasaIbuWiki/Sulsel tersebut diharapkan menjadi tonggak baru dalam penguatan literasi budaya di satuan pendidikan, sekaligus menjawab tantangan semakin lunturnya penggunaan Bahasa Makassar di kalangan anak muda.

Peluncuran yang mengusung tema “Peran Generasi Muda dalam Membentuk Masa Depan Pendidikan Multibahasa” merupakan program kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kota Makassar, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, dan BasaIbuWiki/Sulsel.

Pada kesempatan tersebut, Munafri mengapresiasi program Kolaborasi penguatan literasi tersebut sebagai langkah konkret dalam memperkuat pelestarian bahasa daerah di era digital sekaligus perayaan peringatan Hari Ibu Internasional 2026.

Munafri turut mengutip penekanan Hafidz, tentang pentingnya menempatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, melestarikan bahasa daerah sebagai identitas, serta menguasai bahasa asing sebagai kebutuhan global.

“Utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, kuasai bahasa asing,” ujarnya.

“Ini yang kadang terbalik. Anak-anak sekarang justru dipaksa bahasa asing sejak dini, sementara bahasa ibunya perlahan ditinggalkan,” lanjutnya.

Munafri menilai, fenomena generasi muda yang mulai enggan menggunakan Bahasa Makassar dalam percakapan sehari-hari. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengikis identitas kultural masyarakat.

“Hampir kita kehilangan identitas diri karena banyak yang malu memakai bahasa Makassar. Padahal ini adalah jati diri kita,” tegasnya.

Ia menilai menyebutkan kamus digital menjadi solusi adaptif. Melalui platform digital, akses terhadap kosakata dan makna Bahasa Makassar diharapkan semakin mudah dijangkau oleh pelajar.

Ia juga mendorong agar pembelajaran bahasa daerah tetap diperkuat di sekolah, baik negeri maupun swasta.

“Misalnya, diksi bahasa Makassar seperti kelo, pappasang, sinrilik, dan royo menyimpan nilai budaya dan filosofi tinggi yang tidak dapat dipahami tanpa penguasaan bahasa,” tuturnya.

Terakhir, Munafri menekankan agar program ini tidak berhenti sebagai simbol seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan secara masif di satuan pendidikan.

Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar memaksimalkan pemanfaatan kamus digital tersebut sebagai bagian dari penguatan literasi budaya.

Lanjut dia, kamus ini harus diaplikasikan dengan baik, dipakai di sekolah-sekolah dan dipelajari oleh anak-anak kita.

“Dengan begitu, kita bisa menjaga dan mempertahankan bahasa daerah sebagai warisan budaya,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Ganjar Harimansyah, dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi, Toha Machsum.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Hafidz selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen dan Munafri sebagai Wali Kota Makassar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare
Bersama Mentan RI, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
Sidrap Catat Capaian Kinerja Program Strategis Nasional Tertinggi di Sulawesi Selatan
Ditengah Musim Kemarau Bupati Syaharuddin Tinjau Program Pertanian IP300 dan Dampak El Nino
Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus
Respon Antrean BBM, Wali Kota Appi Keluarkan Edaran Sekolah di Makassar Daring Mulai 12 September
Wali Kota Appi Turun ke Area SPBU Berdialog dengan Warga, Minta Seluruh Fasilitas SPBU Dioptimalkan
Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Appi Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:31 WITA

Munafri Jamu PSM Makassar, Beri Suntikan Semangat untuk Laga Kandang Perdana di Pare-pare

Sabtu, 12 September 2026 - 15:24 WITA

Bersama Mentan RI, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas

Sabtu, 12 September 2026 - 07:29 WITA

Sidrap Catat Capaian Kinerja Program Strategis Nasional Tertinggi di Sulawesi Selatan

Sabtu, 12 September 2026 - 07:17 WITA

Ditengah Musim Kemarau Bupati Syaharuddin Tinjau Program Pertanian IP300 dan Dampak El Nino

Sabtu, 12 September 2026 - 06:33 WITA

Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus

Berita Terbaru