Kategori: Nasional

  • Lakukan Pemantauan, Pj Gubernur dan Forkopimda Sulsel Pastikan Perayaan Natal Berjalan Lancar

    Lakukan Pemantauan, Pj Gubernur dan Forkopimda Sulsel Pastikan Perayaan Natal Berjalan Lancar

    JEJAKNEWS,id, Makassar,- Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meninjau persiapan perayaan Natal di Gereja Emanuel, Jl. Balaikota Makassar dan Gereja Katolik Jl. Tupai 2 Kecamatan Mamajang, Minggu malam, 24 Desember 2023.

    Selain Forkopimda, pemantauan tersebut diikuti juga oleh Wali Kota Makassar, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat lainnya.

    “Malam ini kami melakukan pemantauan, memastikan penyelenggaraan ibadah atau perayaan Natal di Wilayah Sulawesi Selatan itu berlangsung aman dan damai. Ini Bapak Kapolda (Sulsel) langsung yang melakukan koordinasi di lapangan,” ungkap Bahtiar kepada awak media, Minggu malam, 24 Desember 2023.

    Untuk itu, ia bersama seluruh rombongan pemantauan tersebut menyampaikan rasa syukur atas perayaan Natal tahun 2023 ini bisa berjalan dengan lancar, aman dan damai. Dengan demikian, kemajuan sebuah daerah dimulai dari kerukunan antar umat beragama.

    “Jadi sekali lagi kita mengucapkan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas izinnya, seluruh umut beragama di Sulawesi Selatan selama ini rukun dan damai. Kita sama-sama jaga daerah ini, karena dengan daerah kita tenang dan damai, InsyaAllah mudah-mudahan daerah kita maju,” harap mantan Pj Gubernur Kepulauan Riau itu.

    Secara khusus kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan ibadah Natal, ia menyampaikan selamat Natal untuk seluruh umat Kristiani se-Sulsel, se-Indonesia bahkan seluruh dunia.

    “Sekali lagi kami mengucapkan selamat Natal dan terimakasih kepada umat Kristiani di seluruh Sulawesi Selatan, seluruh Indonesia dan bahkan seluruh dunia. Kita ucapkan selamat Natal, dan kita sama-sama menyongsong Tahun Baru 2024 yang aman dan damai. Kita saling membutuhkan dan saling mendukung untuk membangun negara ini,” urainya.

    Pengurus FKUB Provinsi Sulsel, Pendeta Andie Massie, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel dan seluruh Forkopimda Sulsel sudah sama-sama melakukan pemantauan berjalannya ibadah Natal dengan aman dan damai.

    “Terimakasih kita sudah sama-sama Pj Gubernur, Pak Kapolda dan semua Forkopimda, Ibu Ketua yang luar biasa telah mendampingi pelaksanaan kegiatan ibadah Natal malam ini,” tuturnya.

    Menurut dia, semua ini adalah suatu yang luar biasa sekali kita diberikan kesempatan khususnya FKUB untuk bersama-sama memantau beberapa gereja, untuk melihat keamanan benar-benar aman dan dilakukan dengan baik.

    “Kita berdoa semoga semua berjalan dengan baik sampai di tahun 2024, sehingga masyarakat kita Indonesia akan semakin maju,” harapnya.

    Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kota Makassar, Kaswad Sartono mengakui, Provinsi Sulsel sangat luar biasa kerukunan antar umat beragamanya. Sejauh ini sangat aman, damai dan tenteram.

    “Malam ini saya berpandangan Sulawesi Selatan sangat luar biasa, kehidupan umat beragama sangat rukun, damai, begitu terjaga dengan baik,” akunya.

    Apalagi, sebagai bentuk dukungan terhadap kerukunan antar umat beragama di Provinsi Sulsel dan Kota Makassar, dirinya ikut bersama pemerintah setempat sama-sama menjaga ketertiban masyarakat Sulsel.

    “Sekali lagi dalam rangka melayani kehidupan umat beragama secara maksimal, hadir Bapak Pj Gubernur, Pak Kapolda, Pak Pangdam, Wali Kota, Ketua DPRD dan tokoh-tokoh agama dan seluruhnya. Ini adalah bentuk bahwa Sulawesi Selatan aman dan damai. InsyaAllah Indonesia hebat dan maju,” pungkasnya.

    Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Andi Ina Kartika Sari, menyampaikan apresiasi kepada Pj Gubernur Sulsel, Kapolda Sulsel, Pangdam Hasanuddin, Kabinda Sulsel dan seluruh Forkopimda Provinsi Sulsel serta para tokoh masyarakat Sulsel.

    “Saya sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan apresiasi tentunya kepada Pj Gubernur dan tentu juga Bapak Kapolda beserta seluruh Forkopimda dan FKUB, yang Alhamdulillah malam ini kita memperlihatkan kebersamaan kita antara lintas agama,” urainya.

    “Kita berharap Natal ini berjalan dengan damai dan lancar, InsyaAllah menjelang tahun baru tetap kondusif keadaan masyarakat,” tutupnya.

  • Musnahkan Barang Bukti, Pj Gubernur Sulsel Dukung Penuh Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba

    Musnahkan Barang Bukti, Pj Gubernur Sulsel Dukung Penuh Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mendukung penuh upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel.

    Dukungan tersebut disampaikan saat menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba, di Kantor BNN Sulsel, Jalan Maccini Sombala, Kota Makassar, Rabu, 20 Desember 2023.

    “Hari ini kita menyaksikan pemusnahan barang bukti berupa narkoba dengan menggunakan mobil pemusnahan barang bukti milik BNN Sulsel,” ujar Bahtiar.

    Bahtiar mengajak seluruh elemen untuk sama-sama memerangi narkoba di Sulsel. Narkoba ini merupakan musuh bagi generasi muda dan wajib untuk diperangi.

    “Ini wajib kita support, upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Sulsel,” kata Bahtiar.

    Menurut dia, upaya yang dilakukan Kepala BNN Sulsel Brigjen Pol Drs Guruh Ahmad Fadiyanto, merupakan hal yang sangat mulia untuk melindungi generasi muda dari bahaya barang haram tersebut.

    “Kita apresiasi langkah-langkah BNN Sulsel memberantas narkoba dan narkotika di Sulsel,” tuturnya.

    Sementara itu, Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Drs Guruh Ahmad Fadiyanto, menyampaikan terimakasih kepada Pj Gubernur Sulsel atas kehadirannya di Kantor BNN Sulsel.

    “Terimakasih banyak Bapak Gubernur Sulsel atas kedatangan dan dukungannya dalam upaya pemberantasan dan pemusnahan barang bukti ini,” ucapnya.

  • Di Hadapan JK, Pj Gubernur Bahtiar Ungkap Rencana Pembangunan SMK Hortikultura Pertama di Sulsel

    Di Hadapan JK, Pj Gubernur Bahtiar Ungkap Rencana Pembangunan SMK Hortikultura Pertama di Sulsel

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Wakil Presiden Republik Indonesia ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK), menjadi pembicara pada Tudang Sipulung Pendidikan, yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu, 20 Desember 2023. Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, pada momentum ini menyampaikan rencananya membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Hortikultura pertama di Sulsel.

    Bahtiar mengungkapkan, Pemprov Sulsel akan membangun SMK Negeri Hortikultura dengan anggaran yang sangat besar tahun depan. Hal tersebut diupayakan agar Sulsel memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dalam hal pengembangan bisnis hortikultura.

    “Pembangunan SMK Hortikultura kami sudah siapkan anggarannya Rp17 miliar,” ungkap Bahtiar.

    Iapun mengapresiasi peran JK dalam dunia pendidikan. Sekolah Islam Athirah yang diketahui merupakan milik Keluarga JK, sudah ada di beberapa daerah di Sulsel, bahkan di DKI Jakarta.

    “Luar biasa beliau sudah bikin Sekolah Islam Athirah di Bone, semua gratis. Dan Sekolah IsIam Athirah Bone masuk lima besar sekolah terbaik di Sulsel,” terang Bahtiar.

    Sementara, JK dalam ceramah umumnya, menyampaikan, pendidikan merupakan kunci pembangunan di semua sektor. Perubahan berbagai negara maju di belahan dunia tak terlepas dari peran dunia pendidikan.

    Menurut JK, standar dunia pendidikan di Sulsel sangat jauh dibandingkan berbagai daerah di Indonesia. Dari 100 Sekolah Menengah Akhir (SMA) Terbaik seluruh Indonesia, tidak ada satupun SMA dari Provinsi Sulsel.

    “Sekolah yang masuk dalam 100 SMA terbaik kebanyakan di Jakarta dan Pulau Jawa. Kenapa harus bikin sekolah unggulan, supaya mendapatkan standar pendidikan yang sama di seluruh Indonesia,” kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat ini.

    JK mengungkapkan, sistem pendidikan di India sangat luar biasa. Wali Kota di Inggris merupakan keturunan India, perdana menteri dan hampir semua CEO perusahaan besar dunia, juga merupakan keturunan India. Mereka tidak sekolah di luar negeri, tetapi di India.

    “Kenapa kita tidak mencontoh India. Tidak ada daerah yang bisa maju tanpa sumber daya pendidikan. Saat ini, terjadi degradasi dunia pendidikan, jadi mari kita buka mata kita semua melihat pendidikan di Sulsel,” pungkasnya.

  • Peringatan Hari Bela Negara, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Sejumlah Bantuan

    Peringatan Hari Bela Negara, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Sejumlah Bantuan

    JEJAKNEWS.id, Bone, – Peringatan Hari Bela Negara ke-75 Tahun 2023 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Selasa, 19 Desember 2023. Pada momentum ini, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, yang bertindak selaku Inspektur Upacara, menyerahkan sejumlah bantuan.

    Adapun bantuan yang diberikan, antara lain bantuan bibit cabai, bantuan paket peralatan UMKM, serta 2.500 paket pasar murah. Juga diserahkan 2.000 keping KTP elektronik secara simbolis kepada warga yang baru melakukan perekaman.

    Pj Gubernur Sulsel pada upacara ini membacakan amanat Presiden RI. Bahwa Hari Bela Negara ini merupakan momentum bagi kita untuk bersatu dan berkontribusi positif demi Indonesia maju yang kita cita-citakan.

    Tantangan ke depan semakin tidak terduga. Kita bukan hanya menghadapi ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang tak kasat mata. Pandemi, konflik global, revolusi teknologi, hingga krisis iklim telah membawa dampak dan risiko ketahanan negara.

    “Kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesan Presiden dalam amanat yang dibacakan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

    Salah seorang mahasiswi STIE YAPI Bone, Nur Ainun Laily, mengatakan, Hari Bela Negara ini memotivasi sebagai anak bangsa bagaimana meneladani pahlawan terdahulu dan dapat jadikan pembelajaran.
    Baginya, upaya Bela Negara dapat dilakukan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dengan cara menggunakan hak pilih untuk memilih calon pemimpin, baik eksekutif maupun legislatif.

    “Termasuk menggunakan hak suara di Pemilu dan Pilkada, bagi saya merupakan bentuk hak bela negara. Karena memilih pemimpin disertai harapan membawa NKRI lebih baik lagi,” ujarnya.

    Sementara itu, Siswa SMA Negeri 3 Bone, Muhammad Arief Munandar, mengaku sangat senang bisa mendapatkan e-KTP yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulsel dan Bupati Bone.

    “Senang sekali bisa dapat e-KTP yang diserahkan langsung Bapak Gubernur dan Bapak Bupati. Bisa bertemu langsung dengan beliau. Saya senang juga bisa digunakan untuk memilih nanti,” ucapnya.

  • 13 Petani Bone Terima KUR Pisang Cavendish Bank Sulselbar, Ketua Kelompok Tani Labongke: Saya Ajak yang Lain

    13 Petani Bone Terima KUR Pisang Cavendish Bank Sulselbar, Ketua Kelompok Tani Labongke: Saya Ajak yang Lain

    JEJAKNEWS.id, Bone,- Bank Sulselbar memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pisang Cavendish kepada Kelompok Tani KSU Labongke, Desa Mattampawanie, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone. Diberikan kepada 13 petani dengan luas lahan 11,5 hektar dengan total plafon KUR sebesar Rp1,15 miliar.

    Penandatanganan akad perdana dengan nasabah penerima di Aula Rumah Jabatan Bupati Bone, Selasa, 19 Desember 2023. Ketua Kelompok Petani KSU Labongke, Rustam Pale, berterima kasih atas fasilitas KUR yang diberikan.

    “Alhamdulillah, pertama saya berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel dan pimpinan Bank Sulselbar serta Bapak Bupati Bone, telah membantu petani di daerah kami,” kata Rustam.

    “Insya Allah saya akan mengajak yang lain, karena ini adalah peluang usaha karena menurut saya luar biasa dan ini sangat menjanjikan,” ujarnya.

    Dalam sambutannya, Bahtiar mengajak petani lain untuk memanfaatkan fasilitas KUR ini. KUR untuk budidaya yang dibayarkan setelah panen, dengan bunga 6 persen pertahun, KUR usaha mikro dengan plafon anggaran maksimal Rp100 juta per hektare.

    “Ini langkah konkrit kita hari ini, sudah ada saudara kita yang diberikan kesempatan mendapatkan KUR. Mohon diberi tahu semua kelompok tani yang ada,” pesan Bahtiar.

  • Akibat Kelangkaan BBM, Pj Gubernur Sulsel Instruksikan TPID Koordinasi ke Pertamina dan Forkopimda untuk Mengatasi

    Akibat Kelangkaan BBM, Pj Gubernur Sulsel Instruksikan TPID Koordinasi ke Pertamina dan Forkopimda untuk Mengatasi

    JEJAKNEWS.id,Makassar, -Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sulsel, khususnya jenis Solar, menjadi perhatian Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin. Iapun menginstruksikan agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera melakukan koordinasi ke PT Pertamina, untuk mengetahui penyebab kelangkaan BBM.

    Selain ke Pertamina, TPID juga diminta berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda. Bahtiar mengungkapkan, kelangkaan BBM terjadi hampir di semua SPBU, khususnya di Kabupaten Bone.

    “Dua hari ini saya di Bone dalam rangka menanam sukun, dan melakukan pemantauan pasar murah. Saya imbau kepada kawan-kawan TPID agar berkoordinasi segera dengan Forkopimda TNI – Polri, Kejaksaan untuk memantau ketersediaan bahan bakar,” ungkap Bahtiar kepada awak media, Minggu, 17 Desember 2023.

    Dirinya mengaku, selama dua hari di Kabupaten Bone, sudah melakukan pemantauan. Sepanjang jalan sekitar SPBU dipenuhi antrian kendaraan, termasuk mobil truk.

    “Saya pantau beberapa SPBU khususnya di Kabupaten Bone ada antrian panjang, sampai bermalam itu sopir truknya. Ini ada apa,” ungkapnya.

    Bahtiar mengatakan, dirinya juga akan turun langsung melakukan pengecekan, untuk mengetahui penyebab kelangkaan BBM. Masalah kelangkaan BBM tersebut harus secepatnya diatasi.

    “Saya minta Pak Pj Sekda Pemprov Sulsel dan TPID untuk bersurat kepada Pertamina Pusat, termasuk Kementerian ESDM. Masalah ini harus diatasi jika memang ada mata rantai yang terkendala, karena ini memang di luar kewenangan kami. Mohon kesabaran masyarakat,” kata Bahtiar.

  • Pertemuan Pj Gubernur Sulsel dengan PT Pertamina, Pengajuan Tambahan Kuota BBM Pemprov Disetujui

    Pertemuan Pj Gubernur Sulsel dengan PT Pertamina, Pengajuan Tambahan Kuota BBM Pemprov Disetujui

    JEJAKNEWS.id, Makassar,– Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, dan Forkopimda Sulsel serta Kepala OPD Lingkup Sulsel melakukan kunjungan ke PT. Pertamina Regional VII di Jalan Garuda Makassar, Senin, 18 Desember 2023. Hal ini untuk menindaklanjuti hasil pantauan langsung ke beberapa daerah terkait kelangkaan BBM di SPBU.

    Bahtiar dan rombongan diterima oleh General Manager (GM) PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, Erwin Dwiyanto dan jajaran. Kemudian melakukan rapat di Ruang Rapat Pertamax.

    Bahtiar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sinergi yang terjalin selama ini. Kemudian mengawali dengan memutar video hasil pantauannya. Kelangkaan BBM yang menyebabkan truk-truk antri panjang bahkan hingga bermalam. Sehingga harus dijelaskan penyebab keterhambatan distribusi ke masyarakat, serta solusinya.

    “Saya pantau beberapa SPBU khususnya di Kabupaten Bone ada antrian panjang, sampai bermalam itu sopir truknya. Ini ada apa,” ungkapnya.

    Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari menyampaikan, rapat yang dipimpin Pj Gubernur terkait ketersediaan BBM dan Gas menghadapi Nataru.

    “Alhamdulillah, pihak Pertamina sendiri sudah membuat Satgas untuk memantau ketersedian BBM dan gas elpiji ini ke depannya terkhusus menghadapi Nataru,” kata Ina Kartika.

    GM PT Pertamina MOR VII Sulawesi, Erwin Dwiyanto menyampaikan, secara kuota untuk solar sudah over dari kuota yang diberikan, namun tetap disalurkan. Karena ada sistem relaksasi dan itu juga sudah disetujui oleh Presiden untuk penambahan kuota untuk tahun ini. Demikian untuk Pertalite masih cukup. Permintaan kuota yang diajukan oleh Pemprov ke BPH Migas telah disetujui.

    “Itu sudah disetujui oleh BPH Migas dan langsung kemarin terakhir oleh Bapak Presiden sendiri,” sebutnya.

    Tambahan sudah disalurkan dan tidak dikurangi. Bahwa ketika terdapat lembaga yang sudah habis kuotanya itu tetap disalurkan dan tidak dihentikan penyalurannya.

    “By proses sambil jalan kita minta tambahan kuota. Sehingga akhir tahun kelebihan kuotanya sudah bisa diakui,” jelasnya.

    Ada kendala di distribusi, karena terjadi peningkatan konsumsi masyarakat luas dan adanya disparitas harga antara solar subsidi dengan non subsidi. Sehingga banyak pengguna yang beralih ke subsidi dan ini memperbesar konsumsi BBM.

    “Sehingga kami perlu melakukan pengaturan terhadap penjadwalan ke SPBU untuk menjamin stok di SPBU dalam keadaan aman,” ujarnya.

    Adapun Satgas Nataru yang dibentuk Pertamina dalam memastikan stok dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di seluruh wilayah Sulawesi dalam keadaan aman.

    Erwin Dwiyanto menyampaikan agar masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai panic buying, belilah sesuai dengan kebutuhan dan jangan berlebihan.

    Pertamina telah melakukan serangkaian proyeksi, kalkulasi dan prediksi terhadap kenaikan konsumsi pada momen Nataru, khususnya di sektor transportasi. Dimana, terlihat kenaikan BBM Gasoline sebesar 4 persen, namun untuk Gasoil mengalami penurunan sebesar 3,7 persen. Untuk konsumsi LPG 3kg mengalami peningkatan sebesar 4 persen dan LPG Non Subsidi sebesar 2 persen serta kenaikan konsumsi Avtur sebesar 2,9 persen dibandingkan kondisi konsumsi normal bulan Oktober tahun ini.

    Sehingga, atas dasar tersebut Pertamina melakukan build up stock sebesar 10 persen untuk BBM, penambahan sampai dengan 3-4 persen extra dropping LPG dan 10 persen untuk Avtur. Pada masa Nataru, Pertamina melakukan kinerja ekstra dengan membentuk Satgas Nataru mulai tanggal 15 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024 yang akan memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur baik BBM maupun LPG serta keadaan khusus emergency lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi.

    Tidak hanya itu, dalam mendukung kelancaran perjalanan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah layanan berupa Pertamina Delivery Service, 186 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Siaga selama 24 jam serta 352 Agen dan Outlet LPG Siaga untuk mengcover wilayah demand yang tinggi, dan juga menyediakan 7 SPBU Kantong (Mobile Storage) se-Sulawesi yang akan siaga pada titik-titik rawan kemacetan, bencana dan kota konsentrasi perayaan Natal di Toraja dan Sulawesi Utara serta 6 titik Jalur Wisata Utama di Sulawesi antara lain di Manado dan Sekitarnya, Toraja, Malino dan Tanjung Bira.

  • Jaga Kelestarian Kawasan Geopark, 10 Ribu Pohon Sukun Bakal Ditanam di Rammang-rammang

    Jaga Kelestarian Kawasan Geopark, 10 Ribu Pohon Sukun Bakal Ditanam di Rammang-rammang

    JEJAKNEWS.id, Maros,- Rammang-rammang sebagai bagian dari Kawasan Geopark Maros – Pangkep, harus dijaga kelestariannya. Karena itu, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, telah mengalokasikan penanaman 10 ribu pohon sukun di Dusun Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kabupaten Maros, pada Januari 2024 mendatang.

    Diketahui, pohon sukun merupakan salah satu jenis tanaman endemik dari nusantara. Selain bagus untuk penghijauan, kandungan gizi buah sukun menjadikannya salah satu sumber pangan potensial. Pohon sukun juga memiliki fungsi ekologis untuk mencegah bencana longsor dan banjir.

    Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memulai penanaman pohon sukun di Rammang-rammang, Minggu, 17 Desember 2023. Ia didampingi Bupati Maros AS Chaidir Syam, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Maros.

    “Rammang-rammang sebagai kawasan geopark yang telah mendapat pengakuan dari UNESCO merupakan kekayaan daerah yang patut kita jaga,” kata Bahtiar.

    Tugas pemerintah, masyarakat, dan semua stakeholder, lanjut Bahtiar, adalah menjaga kelestarian kawasan Rammang-rammang. Salah satunya, dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya, yang bisa mengikat tanah dan batu-batuan.

    “Carilah pohon-pohon yang paling kuat, mampu menahan tanah dan batu-batuan, dan bisa bertahan di musim kering. Yang paling cocok, pohon sukun,” ungkapnya.

    Pohon sukun juga memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat. “Saya sudah berjanji sama Pak Bupati dan Kapolres, khusus untuk Desa Salenrang atau Dusun Rammang-rammang, saya akan alokasikan di Bulan Januari 2024 nanti, 10 ribu pohon sukun,” ungkap Bahtiar.

    Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan terimakasih atas perhatian Pj Gubernur Sulsel terhadap kawasan Geopark Maros Pangkep ini. Menurut Chaidir, gerakan menanam sukun ini adalah gerakan yang sangat positif, dimana pihaknya memang menjaga lingkungan di kawasan ini.

    “Sukun ini adalah pilihan tanaman yang sangat cocok ditanam di kawasan gunung seperti ini,” ujarnya.

    Ketua Koordinator Komunitas Anak Sungai di Kawasan Geopark Maros Pangkep, Iwan Dento, mengaku tidak menyangka Pj Gubernur Bahtiar mengetahui jika jenis tumbuhan yang bisa tumbuh di kawasan tersebut hanyalah yang punya getah cukup banyak. Salah satunya adalah pohon sukun.

    “Terkait kegiatan kita hari ini, ada yang menarik sebenarnya. Saya tidak tahu Bapak Gubernur mendapatkan informasi bahwa tanah tandus seperti tempat kami ini, hanya bisa ditumbuhi oleh jenis-jenis tanaman yang punya getah cukup banyak. Seperti sukun, mangga, dan nangka madu,” ujar penerima Penghargaan Kalpataru 2023 ini.

    Menurut Iwan, selain bisa tumbuh disini, sukun bisa menstabilkan dan menyerap air. Karena itu, ia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin.

    “Ini menarik sekali, masyarakat pasti bisa jaga. Pohon sukun punya buah yang bernilai ekonomis, dan punya fungsi konservatif. Ke depan kita berharap bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini bisa dilakukan mungkin dengan menambahkan varietas tanaman yang bisa tumbuh disini seperti nangka madu, termasuk bambu. Dan ini sangat membantu masyarakat disini,” pungkasnya.

    Selain bibit pohon sukun, Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Perikanan dan Kelautan juga mengalokasikan bantuan bibit ikan untuk masyarakat di Rammang-rammang.

  • Dorong Percepatan KEK Pariwisata Bira – Takabonerate, Pj Gubernur Bahtiar Usulkan sebagai Wisata Budaya Bahari

    Dorong Percepatan KEK Pariwisata Bira – Takabonerate, Pj Gubernur Bahtiar Usulkan sebagai Wisata Budaya Bahari

    JEJAKNEWS.id, MAKASSAR,- Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, terus mendorong percepatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Bira – Takabonerate. Iapun berharap, kawasan ini bisa diwujudkan sebagai KEK maritime culture tourisme atau wisata budaya bahari.

    Bahtiar menjelaskan, Kabupaten Bulukumba dan Kepulauan Selayar secara alamiah tidak bisa dipisahkan. Bulukumba yang terkenal dengan Kapal Pinisi dan telah mendapatkan pengakuan UNESCO, sedangkan Kepulauan Selayar dikenal dengan Takabonerate yang memiliki karang atol terbesar ketiga di dunia.

    “Saat ini KEK Pariwisata telah memiliki tematik khusus. Misalnya KEK Pariwisata Sanur khusus untuk kesehatan. Kemudian KEK Pariwisata Mandalika khusus sport atau olahraga. Bagaimana kalau Bira – Takabonerate ini kita jadikan sebagai KEK maritime culture tourisme (wisata budaya bahari), dengan Pinisi sebagai ikonnya,” kata Bahtiar, saat menerima audiensi Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Creating Destination dan Balai Taman Nasional Takabonerate serta Badan Promosi Pariwisata Daerah BPPD Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 15 Desember 2023.

    Sementara, Ketua BPPD Sulsel, Andry S. Arief Bulu, mengatakan, pengembangan KEK harus menjadi kawasan yang bisa dieksplore dalam rangka pengembangan kawasan destinasi wisata. Munculnya KEK Bira – Takabonerate ini sejak dua tahun lalu, saat kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Dimana, Kepulauan Selayar tidak bisa berdiri sendiri dalam hal promosi dan pengelolaan pariwisata, tetapi harus bersama dengan Kabupaten Bulukumba.

    “Agar ditetapkan menjadi KEK, maka pihak pengusul dalam hal ini daerah perlu menghadirkan calon pendamping sebagai mitra kerja yang sudah punya pengalaman dalam rangka merintis dan membentuk KEK. BPPD Sulsel sendiri sudah bekerjasama pengembangan pariwisata dengan ITDC,” jelasnya.

    Selanjutnya, kata Andry, ITDC harus dibantu oleh pengusaha atau investor lain untuk pengembangannya. Ia juga mengharapkan ITDC bersama pemerintah terkhusus kabupaten kota bisa membuat Clean and Clear (CNC) terkait lahan yang diharapkan bisa tersedia di sana.

    Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Raduan, menyampaikan, pihaknya menyambut baik rencana KEK tersebut. Dimana salah satu arahan Pj Gubernur Sulsel adalah pengembangan wisata Bira yang terkoneksi ke Taman Nasional Taka Bonerate Kabupaten Kepulauan Selayar.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut Senior Manager Operasional Degolomori ITDC I Dewa Gede Agung Pemayun, dan Business Destination Manager ITDC Ida Ayu Wita Febriana.

  • Pj Gubernur Bahtiar Harap PT Semen Tonasa Berkontribusi Bagi Masyarakat dan Lingkungan

    Pj Gubernur Bahtiar Harap PT Semen Tonasa Berkontribusi Bagi Masyarakat dan Lingkungan

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menerima audiensi pejabat dan pimpinan PT Semen Tonasa, di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 15 Desember 2023

    Hadir Komisaris Utama Husain Abdullah, Komisaris Nata Irawan, Dirut Semen Tonasa Asrudin, dan pejabat lainnya. Sedangkan Bahtiar didampingi oleh Asisten II, Kadis ESDM dan Karo Ekbang.

    Dalam pertemuan tersebut, Bahtiar Baharuddin mendapat penjelasan dari manajemen terkait operasi salah satu produsen semen terbesar di Kawasan Indonesia Timur tersebut.

    Bahtiar menekankan, perusahaan harus memberikan kontribusi yang besar dalam mendukung kemajuan pembangunan di daerah, termasuk BUMN, terutama dalam upaya mensejahterakan masyarakat. Masyarakat berhak mendapatkan kesejahteraan dari aktifitas perusahaan yang berada di sekitar mereka.

    “Harapan saya, bagaimana Semen Tonasa memberikan manfaat untuk Sulsel dan negara. Termasuk berkontribusi dalam penanganan kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan manusia, dan stunting,” jelas Bahtiar.

    Aktivitas dari perusahaan sudah tidak bisa lepas dari tanggung jawab lingkungan dan sosialnya. Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, apabila dilaksanakan dengan benar, akan memberikan dampak positif bagi perusahaan, lingkungan, termasuk sumber daya manusia, sumber daya alam dan seluruh pemangku kepentingan dalam masyarakat.

    Usai pertemuan tersebut, Dirut Semen Tonasa, Asruddin menyampaikan beberapa hal yang dibicarakan terkait dengan operasi PT Semen Tonasa, dan paling penting, support dan kontribusi untuk pembangunan di Sulsel.

    “Kita sudah dapat beberapa arahan dari gubernur, termasuk di dalamnya program pengendalian inflasi. Dan mudah-mudahan dengan pertemuan ini, komunikasi kita dengan Pemprov akan lebih terbuka lagi dan dengan itu bisa memberikan kontribusi,” ujarnya.

    “Insya Allah termasuk untuk mensejahterakan masyarakat sekitar. Masyarakat Sulsel pada umumnya dan Pangkep pada khususnya,” imbuhnya.