Kategori: Nasional

  • Mabes Polri Akui Keamanan dan Kedamaian Sulsel Jadi Barometer di Indonesia Timur

    Mabes Polri Akui Keamanan dan Kedamaian Sulsel Jadi Barometer di Indonesia Timur

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, bersama Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Fadli Imran, meninjau Pos Shelter Potroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulsel, di Jalan Monginsidi Makassar, Selasa, 5 Maret 2024.

    Kemudian membuka Rakernis Korps Sabhara Baharkam Polri T. A 2024 dengan tema Optimalisasi Kehadiran Sabhara Dalam Menciptakan Rasa Aman Guna Terwujudnya Polri yang Presisi, di Hotel Rindra Makassar. Dihadiri juga oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

    Komjen Pol Fadli Imran mengapresiasi sinergi yang tercipta sejauh ini antara Penjabat Gubernur Sulsel dan Kapolda serta Forkopimda Sulsel.

    “Warna Sulawesi Selatan berbeda, (Pj Gubernur) bersama Kapolda dan Forkopimda lainnya berhasil mengawal Pemilu di Sulawesi Selatan menjadi barometer Indonesia Timur dengan aman dan damai,” kata Fadli Imran.

    Selanjutnya, ia menyampaikan akan berkeliling ke Maros, Gowa dan Takalar, termasuk Makassar melihat situasi masyarakat menjelang Bulan Ramadan.

    “Saya juga akan mengunjungi beberapa titik untuk memastikan bahwa situasi di lapangan benar-benar aman, saya akan mendengarkan dan melihat langsung, menyerap langsung apa yang menjadi harapan dan keinginan masyarakat,” ujarnya.

    Adapun terkait Rapat Kerja Teknis Fungsi Sabhara di Makassar ini, Direktur Sabhara seluruh Indonesia hadir dan berkumpul melakukan rapat kerja.

    Pemilihan Kota Makassar, sesuai arahan Bapak Presiden bahwa pembangunan dan pengembangan teknologi Kepolisian, kemudian sistem dan metode kepolisian itu juga harus disamaratakan.

    “Sehingga saya lihat salah satu kota di luar Pulau Jawa, karena padatnya penduduk dan luasnya wilayahnya adalah Kota Makassar, makanya kita pilih Kota Makassar,” paparnya.

    Adapun di Pos Shelter Potroli Perintis Presisi terdapat berbagai fasilitas ruang checklist peralatan, ruang penyelesaian permasalahan, ruang pemeriksaan kesehatan, ruang CCTV, ruang rapat, ruang Polwan, serta ruang pemeriksaan kendaraan. Shelter ini untuk mengantisipasi tindakan kejahatan serta mencegah tindak kriminalitas. Seperti mengantisipasi balap liar, begal dan kejahatan jalanan.

    “Kami punya program Patroli Kota Presisi dan Patroli Perintis Presisi dari Bapak Kapolri yang bertujuan semaksimal mungkin untuk menghadirkan polisi di tengah-tengah masyarakat,” kata Fadli Imran.

    Modelnya, menghadirkan shelter, sehingga Patroli Perintis Presisi dan Patroli Kota Presisi akan berada di tengah-tengah Pemukiman masyarakat. Pelayanan juga dilakukan modernisasi dan digitalisasi agar respon time menjadi lebih cepat dan kualitas layanannya semakin baik.

    Ini mengikuti kepolisian di negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat. Shelter yang ada di Makassar ini akan dijadikan pilot project untuk daerah lainnya.

    “Di kota-kota besar (dunia) lainnya. Di mana mobil patroli itu ada shelter, datang kumpul, kemudian manajemen perawatan kendaraan bagus, dari segi penentuan target dan rute jauh lebih modern karena well management dan well treatment. Police servicenya jauh lebih bagus, jadi pelayanan publik respon timenya sebagai indeks Harkamtibmas menjadi lebih tercapai,” ungkapnya.

    Ia pun selanjutnya menyampaikan pesan kepada personil Sabhara. “Pesan untuk Sabhara ketika bekerja dengan baik, maka pahalanya itu luar biasa karena masyarakat terlindungi, terjaga dari korban kejahatan,” pungkasnya.

  • Pemprov Sulsel Telah Rampungkan Proses Administrasi Pembangunan Stadion

    Pemprov Sulsel Telah Rampungkan Proses Administrasi Pembangunan Stadion

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Pembangunan stadion sepak bola di Sulsel betul-betul digenjot berbagai kalangan. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman, memastikan saat ini kebutuhan administrasi sudah rampung.

    Suherman mengungkapkan, Pemprov Sulsel sudah merampungkan semua administrasi yang dibutuhkan. Mulai dari sertipikat tanah, sampai pada administrasi lainnya.

    “Ini sudah kami tanyakan dan kami sudah pegang. Apa-apa yang dibutuhkan, tinggal menunggu perintah. Begitu ada perintah dari pusat tentang pembangunan stadion, administrasi kita sudah siap,” ungkap Suherman kepada awak media, Kamis, 29 Februari 2024.

    Terkait lahan, Suherman mengatakan sudah clean and clear. Saat ini, sementara mempersiapkan dokumen amdal-nya.

    Pihak-pihak sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak mulai dari Kementerian PUPR, PUPR Provinsi Sulsel, Balai PUPR Provinsi Sulsel, Dinas Perhubungan Sulsel, Biro Hukum Pemprov Sulsel dan sejumlah pihak lainnya.

    “Kami akan mengadakan rapat dengan para pihak yang terkait untuk membicarakan kelanjutannya,” tuturnya.

    Suherman meminta masyarakat Sulsel berdoa agar dilancarkan tahapan pembangunan stadion sepak bola berstandar internasional di Sudiang, Kota Makassar.

    “Yang jelas kami mohon doa dari masyarakat Sulawesi Selatan. Kita akan membangun stadion bertaraf Internasional di luas area 74 hektare di Sudiang,” pungkasnya.

  • HUT Ke-64 Pangkajene Kepulauan, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan dan Resmikan Proyek Pembangunan

    HUT Ke-64 Pangkajene Kepulauan, Pj Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan dan Resmikan Proyek Pembangunan

    JEJAKNEWS.id, Pangkep,- Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, menyerahkan berbagai bantuan dan meresmikan sejumlah proyek di Puncak Acara Ulang Tahun Ke-64 Kabupaten Pangkep, Rabu, 28 Februari 2024.

    Bantuan sektor pertanian dan kelautan yang diserahkan senilai Rp15,7 miliar. Terdiri atas bantuan asuransi nelayan, rumpon, rumah ikan dasar, terumbu buatan, mangrove, tambatan perahu, perahu Pokmaswas, sarana budidaya rumput laut, gudang garam, rumah tunnel, dan sarana usaha garam.

    Diserahkan pula bantuan beras reguler dan buffer stok penanganan bencana berupa beras senilai Rp10.453.000 dan buffer stok senilai Rp176.855.620.

    Demikian juga dengan penyerahan CSR Bank Sulselbar, berupa bantuan renovasi koridor RSUD Batara Siang dan pengadaan bibit pohon alpukat.

    Penyerahan CSR PT. Satwa Utama Raya melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulsel berupa telur sebanyak 72.000 butir untuk pencegahan stunting, peningkatan gizi ibu hamil dan balita kekurangan gizi.

    “Dengan semangat kebersamaan kita akan melangkah ke depan untuk harapan yang dicita-citakan bersama,” kata Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lologau.

    Bantuan lainnya yang diserahkan antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2023 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Bahtiar juga meresmikan beberapa proyek tahun 2023, yakni Pasar Bonto Bila-bila, Pusat Layanan UMKM Terpadu dan Peresmian Laboratorium Kesehatan Masyarakat.

  • Daerah Penyangga IKN, Pj Gubernur Sulsel Akan Integrasikan Pangkep ke Kawasan Mamminasata

    Daerah Penyangga IKN, Pj Gubernur Sulsel Akan Integrasikan Pangkep ke Kawasan Mamminasata

    JEJAKNEWS.id, Pangkep, – Guna memperkuat kawasan Ekonomi baru di Sulawesi Selatan dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, akan mengintegrasikan daerah tersebut ke Kawasan Maminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), dan Takalar). Hal ini bahkan telah dilaporkan kepada Presiden Jokowi saat memaparkan rencana pembangunan Sulsel di Istana Negara, kemarin, Selasa, 27 Februari 2024.

    Pj Gubernur Bahtiar menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-64 Kabupaten Pangkep, yang dipusatkan di Gedung DPRD Kabupaten Pangkep, Rabu, 28 Februari 2024.

    “Secara spesifik, saya punya gagasan memperluas dan mengembangkan Kawasan Mamminasata menjadi Mamminasata Plus Pangkep. Ini mengintegrasikan bukan hanya daratannya tetapi juga lautnya. Inilah yang membedakan di tempat lain,” kata Bahtiar.

    Ia mengaku diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara sebagai tindaklanjut karena menyampaikan gagasan tersebut saat Presiden Jokowi sepekan sebelumnya melakukan kunjungan kerja di Sulsel. Pada saat itu, Presiden juga meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD).

    “Ini kebahagiaan tersendiri bagi kita. Pak Presiden juga akan mewujudkan mimpi masyarakat Sulsel untuk memiliki stadion sepak bola,” ungkapnya.

    Adapun terkait pengembangan kawasan tersebut secara khusus dan wilayah Sulsel secara umum, hadir sebagai penyangga hadirnya Ibu Kota Negera (IKN).

    “Jalur penerbangan dan jalur laut nanti akan berubah, alur ekonomi juga akan berubah, banyak yang berubah, landskap ekonominya akan berubah. Oleh karena itu, yang paling siap antar daerah paling terdekat IKN itu adalah Sulawesi Selatan, yang potensinya untuk mendukung IKN,” jelasnya.

    Bahtiar menambahkan, gagasan integrasi laut, sebagai usaha menjadikan pulau-pulau sebagai kekuatan Sulsel. Letak geografis yang luar biasa, sebagai daerah perlintasan. Serta peranan nanti sebagai hub dan kawasan penyangga IKN.

    Pada peringatan HUT Kabupaten Pangkep ini, Pj Gubernur Sulsel juga meresmikan proyek-proyek strategis Pemerintah Kabupaten Pangkep Tahun Anggaran 2023. Selain itu, dirangkaikan dengan penandatanganan MoU Antara Pemda Pangkep dengan Bank Sulselbar dan Pengadilan Agama tentang Kerjasama Pelayanan Publik pada Mall Pelayanan Publik, Penandatanganan MoU antara Pemda dengan Toko Modern tentang Kemitraan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

    Serta Launching Aplikasi Antrian Digital Mall Pelayanan Publik dan Survei Kepuasan Masyarakat serta Internet Gratis bagi Penunjang MPP. Adapula Pemberian Penghargaan kepada Pelopor yang Pernah Berjasa dan Memiliki Andil Besar di Kabupaten Pangkep. Pj Gubernur Sulsel juga meninjau Pameran UMKM.

  • Bahas Wakaf Produktif, Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kunjungi Abu Dhabi

    Bahas Wakaf Produktif, Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kunjungi Abu Dhabi

    JEJAKNEWS.id, Dubai,-Abu Dhabi- Ketua ASFA Foundation Komjen Pol (Purn) Dr. Syafruddin Kambo melakukan lawatan luar negeri terakhirnya di Abu Dhabi.

    Di Dubai, Syafruddin bertemu dengan Mufti Dubai Syaikh Dr. Abdul Aziz Al-Haddad, membahas tentang kerjasama dakwah Islamiyah yang berhaluan wasatiyyah dan fatwa-fatwa keIslaman khususnya yang terkait dengan zakat dan wakaf, (27/2)

    Di Abu Dhabi (28/2), Syafruddin bertemu dengan Rektor Universitas Muhammad bin Zaid Dr. Kholifah Ad-Dhoiry. Pertemuan membahas kerjasama percepatan pengembangan SDM Indonesia untuk menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

    Rektor menyambut baik program ASFA Foundation untuk mengirimkan kader-kader pesantren, lembaga pendidikan dan ormas Islam di Univ. Muhammad Zaid.

    Dalam pertemuan tersebut, Rektor akan mengundang Ketua ASFA Foundation dalam acara Konferensi Internasional (Forum Abu Dhabi) tentang perdamaian.

    Haji Syafruddin juga bertemu dengan Kepala Keislaman dan Wakaf Abu Dhabi Dr. Umar Habtur Ad-Dar’i, pertemuan membahas terkait pengembangan wakaf produktif, keIslaman dan kerjasama dengan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI)

    Haji Syafruddin berkunjung ke KBRI Abu Dhabi diterima langsung oleh Duta Besar Husin Bagis.

    Kunjungan didampingi oleh Wasekjen MUI Pusat Dr. Ali Hasan Al-Bahar, Wakil Nadzir Wakaf ASFA/Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH. Anizar Masyhadi, MA., Pejabat Pensosbud KBRI Abu Dhabi Muhammad Sadri, Pengurus Yayasan ASFA Pangeran Arsyad, Lc.

    ASFA Foundation melalui lembaga dibawahnya yaitu; Lazis dan Nadzir Wakaf Assalam Fil Alamin berkomitmen pada program-program pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, dakwah Islamiyah dan perdamaian.

  • Pj Gubernur Bahtiar Semobil dengan Presiden Jokowi, Laporkan Perkembangan 

    Pj Gubernur Bahtiar Semobil dengan Presiden Jokowi, Laporkan Perkembangan 

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Presiden Jokowi telah menyelesaikan seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), 21 – 22 Februari 2024. Selama kunjungan kerja di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Pangkep, Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin semobil dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

    Mulai dari Hotel The Rinra, lokasi dimana Presiden Jokowi beristirahat, hingga berpisah di Bandara Base Ops Lanud Hasanuddin, karena Presiden akan melanjutkan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara, Pj Gubernur Bahtiar tetap mendampingi di Mobil RI 1, yang ditumpangi Presiden.

    Terlihat dari sejumlah foto yang beredar, Pj Gubernur Bahtiar duduk tepat di sebelah Presiden. Bahkan beredar foto selfie Jokowi bersama Bahtiar, yang sempat viral saat di atas mobil kepresidenan.

    Diketahui, selama di Sulsel, Presiden Jokowi meresmikan sejumlah proyek nasional. Diantaranya, IPAL Losari, Makassar New Port, serta pembangunan jalan dan jembatan daerah yang dibiayai APBN.  Presiden juga menyerahkan bantuan pangan kepada 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    Pj Gubernur Bahtiar mengaku, telah melaporkan kondisi dan perkembangan terkait pembangunan di Sulsel. Menurutnya, kedatangan Presiden merupakan berkah bagi masyarakat Sulsel.

    Ia juga menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat Sulsel yang meminta agar dibangunkan stadion yang representatif, yang langsung mendapat sambutan positif dari Presiden Jokowi. Bahkan, Presiden langsung meminta Menteri PUPR untuk membangun stadion di Kota Makassar tahun ini juga.

    “Saya sekali lagi tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan, karena hal yang sangat lama didambakan masyarakat kita, Insya Allah tahun ini akan diwujudkan oleh Bapak Presiden kita, Bapak Ir H Joko Widodo dan saya sekali lagi sebagai Gubernur sangat berterima kasih,” kata Bahtiar.

  • Kabar Baik Bagi Warga Sulsel, Presiden Jokowi Akan Bangun Stadion di Sudiang Tahun Ini

    Kabar Baik Bagi Warga Sulsel, Presiden Jokowi Akan Bangun Stadion di Sudiang Tahun Ini

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Presiden RI Joko Widodo akan membangun stadion di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kabar baik itu diungkapkan langsung oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, usai mendampingi Jokowi dalam kunjungannya di Sulsel.

    “Selama ini ada aspirasi dari masyarakat Sulawesi Selatan ingin memiliki stadion. Kami tadi sudah melaporkan ke Bapak Presiden, sebenarnya kami juga sudah mengusulkan sejak tahun lalu, bersama Forkopimda, Pak Kapolda dan Pangdam. Dan tadi Bapak Presiden menjanjikan langsung, tahun ini dibangun stadion, Insya Allah tahun ini dibangun di Sulawesi Selatan oleh Menteri PUPR,” ujarnya.

    Presiden, lanjut dia, memberikan arahan untuk menyampaikan kabar baik itu kepada masyarakat Sulsel. “Insya Allah aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan untuk memiliki sebuah stadion yang representatif Insya Allah tahun ini akan dibangun oleh Kementerian PUPR,” bebernya.

    Mendukung hal itu, Pemprov Sulsel sudah menyiapkan lokasi di Sport Center Sudiang seluas 20 hektar. “Anggaran (pembangunan) kami serahkan semuanya ke PUPR. Jadi Pemda menyiapkan lahan yang clear. Karena kita di kawasan Sudiang ada 75 hektar. Itu memang sudah sejak awal diperuntukan untuk kegiatan olahraga,” jelasnya.

    “Saya sekali lagi tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan, karena hal yang sangat lama didambakan masyarakat kita, Insya Allah tahun ini akan diwujudkan oleh Bapak Presiden kita, Bapak Ir H Joko Widodo dan saya sekali lagi sebagai Gubernur sangat berterima kasih,” bebernya.

    Menurutnya, hal ini membuktikan Presiden Jokowi mendengarkan sungguh-sungguh aspirasi masyarakat Sulawesi Selatan. “Tugas saya menyiapkan lahannya clear. Dan lahan yang sangat clear milik Pemprov itu adanya di Sudiang dan memang sport center dan luasnya 75 hektar di situ. Lahan kami siapkan 20 hektar. Kawasan itu benar-benar bisa menjadi kawasan stadion yang layak dan bisa digunakan skala internasional,” jelasnya.

    Ia pun mengaku, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan diundang oleh Pemerintah Pusat bersama dengan Wali Kota Makassar dengan Forkopimda Sulsel, Bupati Gowa, Bupati Maros, Bupati Pangkep dan Bupati Takalar. “Karena area ini menjadi kawasan satu integrasi, jadi kita harus memang merencanakan pembangunan kawasan Makassar dan sekitarnya terintegrasi,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga telah melobi pemerintah pusat untuk membangun stadion di Sudiang. Bahkan, Pemprov berupaya agar program ini masuk dalam program nasional.

    “Pak Gubernur, Pak Bahtiar sudah meminta kami untuk bersurat, memohon ke pusat untuk APBN agar bisa dibangun stadion di Sudiang. Kemudian kami bersurat ke Kemenpora, Kemendagri, dan PSSI. Kita libatkan PSSI karena mereka paham soal stadion,” kata Suherman, saat diwawancarai November 2023 lalu.

    Saat kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Sulsel, Kamis, 22 Februari 2023, Pj Gubernur Bahtiar kembali menyampaikan aspirasi masyarakat Sulsel kepada Presiden yang sangat membutuhkan stadion, dan langsung diterima oleh Presiden Jokowi.

  • Pembahasan Ranperda Perumda Pasar oleh Komisi B DPRD Kota Makassar

    Pembahasan Ranperda Perumda Pasar oleh Komisi B DPRD Kota Makassar

    JEJAKNEWS.id, Makassar,-Komisi B DPRD Kota Makassar mengadakan rapat lanjutan, untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), terkait pendirian perusahaan umum daerah Terminal Makassar Metro, Selasa (20/2/2024).

    Dalam rapat yang dipimpin oleh anggota Komisi B Nurul Hidayat dari Fraksi Golkar, membahas berbagai aspek terkait pendirian perusahaan umum. Ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Kota Makassar.

    Komisi B berupaya untuk memastikan, pembentukan perusahaan umum ini, akan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta mempertimbangkan berbagai masukan dari berbagai pihak terkait.

    Rapat tersebut juga dihadiri oleh tenaga ahli, DR. Zainuddin Jaka, yang memberikan pandangan dan penjelasan ahli terkait aspek teknis, dan kebutuhan masyarakat yang harus dipertimbangkan, dalam pembentukan perusahaan umum Terminal Makassar Metro.

  • Pj Gubernur Sulsel Lantik Muhammad Saleh dan Andi Batara Lipu Sebagai Pj Bupati Luwu dan Wajo

    Pj Gubernur Sulsel Lantik Muhammad Saleh dan Andi Batara Lipu Sebagai Pj Bupati Luwu dan Wajo

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengambil sumpah jabatan dan pelantikan Penjabat Bupati Luwu dan Penjabat Bupati Wajo, di Baruga Tudang Sipulung, Rabu, 21 Februari 2024.

    Melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Saleh dilantik sebagai Penjabat Bupati Luwu. Ia merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel dan Andi Batara Lipu dilantik sebagai Penjabat Bupati Wajo, ia merupakan Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Rangkaian proses pelantikan, setelah pembacaan SK dan pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan penandatangan berita acara/fakta integritas, kemudian pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyerahan SK Mendagri.

    Setelah pelantikan, Pj Gubernur juga menyerahkan penghargaan kepada Basmin Mattayang dan Syukur Bijak sebagai mantan Bupati dan Wakil Bupati Luwu serta Amran Mahmud dan Amran sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo Masa Bakti 2019-2024.

    Bahtiar menyampaikan selamat kepada mereka yang dilantik. “Hari ini telah dilantik Penjabat Bupati Wajo dan Luwu, terhitung hari ini menjabat sampai dilantiknya pejabat yang baru,” kata Bahtiar Baharuddin.

    Dalam sambutannya, Ia juga menyampaikan agar pemimpin untuk banyak turun langsung ke lapangan dan dekat serta memperhatikan rakyatnya.

    “Jadi supaya kehadiran kita itu sebagai penyelenggara pemerintahan benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Negara dan pemerintahan dibentuk adalah untuk menghadirkan kebahagiaan bagi rakyatnya, itu kata Bung Hatta. Pemerintah daerah juga dibentuk begitu,” sebutnya.

    “Konsep ini diajarkan oleh Presiden kita Pak Jokowi, aparat pemerintah harus hadir sebagai representasi negara,” imbuhnya.

    Pemerintah di Sulawesi Selatan dapat menjadi motor mengembalikan jiwa dan nurani pemerintahan serta tugas pemerintahan yang sejati dan hakikih.

    “Datang ke masyarakat, ngobrol sama bersama mereka, ajak mereka salaman dan tatap matanya. Akan kita rasakan harapannya, itulah tugas kita sebagai pemimpin, tugas kita sebagai aparatur negara,” ujarnya.

    Dua tugas yang diberikan kepada kepala daerah adalah mengelola dan menangani inflasi dan mempercepat akses keuangan daerah untuk meningkatkan ekonomi Sulsel. Sehingga target pertumbuhan 7 persen dapat dicapai untuk menjadi Indonesia Emas 2045.

    Bahtiar juga menyerahkan SK PLH Kepala Dinas PMD Sulsel. Serta menyaksikan pelantikan Penjabat Ketua TP-PKK dan Pengukuhan Ketua Dekranasda Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo.

    Untuk Pj Ketua TP-PKK yang dilantik untuk memperhatikan persoalan stunting dan pangan. Sedangkan Dekranasda untuk meningkatkan produksi usaha masyarakat di hilirisasi produk dari Sulsel.

    Di akhir sambutannya, Pj Gubernur Bahtiar menyampaikan pesan yang berisi falsafah daerah. “Sideceng-decenna ada, dek-e riolona, engka rimunri. Sijak-jakna ada, engka riolona, dek-e rimunri,’ Sebaik-baiknya bicara, tidak ada mendahuluinya tetapi ada kenyataan. Seburuk-buruknya bicara, ada mendahuluinya tetapi tidak ada kenyataan,” tuturnya.

  • Turut Berbelasungkawa, Pj Gubernur Sulsel Silaturahmi ke Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal Dunia

    Turut Berbelasungkawa, Pj Gubernur Sulsel Silaturahmi ke Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal Dunia

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 di Sulawesi Selatan (Sulsel) menyisakan duka. Pasalnya, sejumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia.

    Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dan Wali Kota Makassar mendatangi kediaman almarhum serta menyampaikan rasa duka kepada keluarga korban.

    “Pemerintah bersilaturahmi ke rumah keluarga. Kita semua turut berduka, dan yakinlah beliau-beliau menjalankan tugas untuk kepentingan orang banyak. Dan Insya Allah surga tempatnya,” kata Bahtiar.

    Pj Gubernur Sulsel berkunjung ke kediaman Muhammad Fachriansyah (26) di Jalan Gunung Latimojong Lorong 74. Bahtiar yang tiba disambut haru ayah dan ibu almarhum. Informasi dari keluarga, meninggal dunia pada Senin sore, 12 Februari 2024 sekitar pukul 17.10 Wita di Rumah Sakit Haji Jalan Dg. Tata. Almarhum masuk rumah sakit dengan kondisi demam dan kelelahan.

    Kemudian, ke rumah petugas lainnya, di BTN Minasa Upa Blok L 18 Nomor 18, petugas Pemilu atas nama Daliyah Salsabila (24). Almarhumah, oleh tetangganya dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bersosialisasi.

    Selanjutnya Bahtiar menuju ke Perumahan Taman Makassar Indah di Jalan Tamangapa Raya III, rumah almarhum Wiliam Tandi Paelongan (24).

    “Kita mendoakan kepada beliau yang telah menjalankan tugas, kita memberikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya, dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” ujarnya.

    Bahtiar juga memastikan bantuan terhadap semua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia atau mengalami musibah. Hak anggota KPPS terpenuhi sesuai peraturan pada penyelenggaraan Pemilu 2024.

    “Saya minta bupati dan wali kota setempat dan kita juga Pemprov akan memberikan atensi khusus kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

    Sejauh ini, 84 orang petugas Pemilu 2024 meninggal dunia di seluruh Indonesia. Sedangkan pada Pemilu 2019 lalu sebanyak 894 petugas meninggal.

    Belajar dari hal tersebut, Bahtiar menyampaikan upaya mitigasi yang dilakukan, dengan mempersiapkan Satgas Kesehatan Kesiapsiagaan Pemilu di Sulsel sejak tahun lalu dan ini kemudian menjadi contoh pemerintah pusat.

    “Karena tim kesehatan itu menjadi kebijakan nasional, itu contoh dari kita, di daerah lain tadinya tidak ada. Kita dari bulan November tahun lalu sudah menyiapkan tim kesehatannya. Bahkan relawan juga ada dari masyarakat, dari kampus,” pungkasnya.