BOP Tegaskan Semangat Non-Blok, Tidak Memihak, Namun Aktif Jaga Perdamaian Dunia

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 06:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Jakarta, – Keiikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BOP) harus dipandang sebagai artikulasi strategis dari semangat Gerakan Non-Blok (GNB) yang berakar pada nilai-nilai Dasa Sila Bandung di Konferensi Asia-Afrika 1955. Di tengah meningkatnya rivalitas global dan fragmentasi geopolitik, BOP tidak lagi sekadar simbol, melainkan instrumen untuk menegaskan posisi Indonesia: tidak memihak pada kekuatan besar, namun aktif menjadi penjaga perdamaian dunia.

Spirit ini bukan hal baru. Sejak era Soekarno, Indonesia telah menempatkan diri sebagai motor diplomasi global melalui inisiasi Gerakan Non Blok (GNB), peran aktif dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa, hingga konsistensi dalam mendorong dekolonisasi dan keadilan internasional. Warisan historis tersebut kini menemukan relevansinya kembali dalam konteks global yang semakin multipolar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam praktiknya, kiprah internasional Indonesia terus terlihat nyata. Indonesia aktif mengirimkan pasukan penjaga perdamaian dunia di bawah misi PBB, terlibat dalam berbagai forum multilateral, serta memainkan peran sebagai jembatan dialog antarnegara yang berkonflik. Sikap ini juga tegas tercermin dalam komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, sebagai bagian dari amanat konstitusi dalam menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat peran tersebut melalui pendekatan diplomasi yang lebih progresif dan adaptif. Dalam kerangka BOP, Indonesia didorong tidak hanya menjadi penggagas, tetapi juga penggerak utama dalam membangun mekanisme dialog global yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk dalam mendorong penyelesaian konflik yang berkeadilan bagi rakyat Palestina.

Menanggapi hal ini tokoh nasional Abdullah Rasyid menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk konsistensi sekaligus penguatan posisi Indonesia di panggung dunia. “BOP adalah penegasan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang mempelopori gerakan non-blok yang tidak tunduk pada tekanan kekuatan besar, tetapi aktif memperjuangkan perdamaian. Termasuk konsistensi kita dalam membela kemerdekaan Palestina sebagai amanat konstitusi dan nilai kemanusiaan universal,” ujarnya.

Di tengah bayang-bayang rivalitas kekuatan besar yang dulu tercermin dalam blok seperti NATO dan Pakta Warsawa, dan kini hadir dalam konfigurasi baru, kehadiran Indonesia sebagai kekuatan non-blok yang aktif menjadi semakin relevan dan dibutuhkan.

Dengan demikian, keikutsertaan Indionesia dalam BOP menegaskan bahwa politik luar negeri bebas-aktif bukan sekadar prinsip normatif, tetapi telah teruji dalam praktik diplomasi Indonesia di tingkat global. Tidak memihak pada kekuatan manapun, namun tegas berpihak pada perdamaian, kemerdekaan bangsa-bangsa, serta keadilan dan kemanusiaan universal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Hadapan Baleg DPR RI, Bupati Sidrap Lontarkan Sejumlah Masukan untuk RUU Satu Data Indonesia
Camat Se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang
Wakil Bupati Sidrap Serahkan Santunan Rp150 Juta untuk Guru Korban Kebakaran
Optimalkan Ketahanan Pangan, Pemkab Sidrap Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah
Fatmawati Rusdi Tekankan Sinergi Program ASRI dalam Kunjungan Kerja di Sidrap
Munafri Tegaskan Dukungan Program MBG di Makassar, Dampaknya ke Gizi dan Ekonomi Nyata
Munafri Optimistis Makassar Rebut Juara Umum MTQ 2026, Siapkan Bonus Dilipatgandakan
Anggota Komisi A DPRD Sulsel, Nur Hasbiah Soroti Aset Pemprov Belum Optimal Termasuk TMII 

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 22:31 WITA

Di Hadapan Baleg DPR RI, Bupati Sidrap Lontarkan Sejumlah Masukan untuk RUU Satu Data Indonesia

Jumat, 10 April 2026 - 18:55 WITA

Camat Se-Makassar Teken Komitmen Basmi Sampah, Terapkan Sanitary Landfill di TPA Antang

Jumat, 10 April 2026 - 18:47 WITA

Wakil Bupati Sidrap Serahkan Santunan Rp150 Juta untuk Guru Korban Kebakaran

Jumat, 10 April 2026 - 14:10 WITA

Optimalkan Ketahanan Pangan, Pemkab Sidrap Perketat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah

Jumat, 10 April 2026 - 14:00 WITA

Fatmawati Rusdi Tekankan Sinergi Program ASRI dalam Kunjungan Kerja di Sidrap

Berita Terbaru