Appi Ingin RT/RW Jadi Pusat Pemberdayaan Warga Lewat Pengelolaan Sampah

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar – Wali Kota Makassar,, Munafri Arifuddin, mendorong lingkungan berbasis RT/RW menjadi ruang pemberdayaan masyarakat yang produktif. Munafri mendorong pemberdayaan tersebut melalui pengelolaan sampah, urban farming dan penguatan ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Appi saat menghadiri Malam Weekend Kuliner Lorong 37 di Jalan Sungai Limboto, Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, dalam rangka semarak kemerdekaan 17 Agustus 2026, Sabtu (1/8/2026) malam.

Pada momen tersebut, Appi mengapresiasi warga RT 003 RW 001 yang secara gotong royong menata lingkungannya menjadi lebih bersih, asri dan produktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lorong tersebut dilengkapi tempat sampah terpilah untuk organik, nonorganik, residu hingga B3. Warga juga memanfaatkan sisi jalan untuk urban farming melalui hidroponik dan polibag, serta mengembangkan peternakan ayam.

Menurut Appi, berbagai aktivitas tersebut dapat dikembangkan menjadi sistem yang saling terintegrasi. Untuk itu, Ia juga mendorong sampah organik untuk diolah menjadi kompos, serta pengolahan sampah menggunakan maggot yang dapat menjadi pakan ayam.

“Tidak banyak warga masyarakat yang bisa secara bersama-sama bergotong royong menciptakan suasana yang sangat asri dan bersih seperti ini,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan Bank Sampah Unit di wilayah masing-masing. Menurutnya, sampah anorganik yang dipilah memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi tambahan pendapatan rumah tangga.

“Inilah yang kita harapkan di dalam satu lingkungan yang punya sistem siklus integrasi yang bisa menjaga kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah dengan baik,” tambahnya.

Appi menegaskan, setiap wilayah tidak harus mengembangkan konsep yang sama. RT/RW didorong menggali potensi dan kreativitas masing-masing sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan wilayah Kelurahan Berua di Kecamatan Sudiang yang memiliki pendekatan berbeda dalam mengembangkan lingkungannya. Kelurahan Berua tengah mengembangkan konsep wilayah herbal sebagai contoh lain pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, keberagaman konsep tersebut menjadi kekuatan karena setiap wilayah dapat menggali potensi dan menunjukkan keunggulannya masing-masing.

Appi pun mengingatkan, agar lingkungan yang telah dibangun secara gotong royong tidak hanya berhenti pada tahap penataan. Tetapi terus dijaga dan dikembangkan menjadi ruang yang bersih, produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia turut meminta camat dan lurah memberikan dukungan penuh agar berbagai inisiatif masyarakat dapat terus berkembang. Menurutnya, pemerintah perlu hadir untuk memperkuat gerakan yang dibangun warga dari lingkungannya sendiri.

Lebih jauh, Appi kembali mengungkapkan, secara khusus Pemerintah Kota Makassar akan menyiapkan hadiah Rp100 juta bagi wilayah RT/RW terbaik yang akan diumumkan pada ulang tahun Kota mendatang.

Ia menegaskan hadiah tersebut bukan untuk kepentingan pribadi ketua RT atau RW, tetapi digunakan bersama masyarakat untuk kebutuhan lingkungan maupun pengadaan bagi kebutuhan masyarakat setempat. Ia mencontohkan seperti kursi, tenda maupun perbaikan pos ronda.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadir Sebagai Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa
Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat
Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Mobil Truk Langgar Jam Operasional, Kaki Pemotor di Gowa Hancur Terlindas, Langgar Perda LLAJ
Pemkab Sidrap Ikuti Rakor Pertumbuhan Ekonomi Regional Sulawesi, Target Nasional 8 Persen Jadi Fokus
Sampah Organik dari 14 Pasar Disulap Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa
Pemkot-DPRD Makassar Sepakati KUPA-PPAS Perubahan 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:03 WITA

Hadir Sebagai Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa

Sabtu, 19 September 2026 - 14:56 WITA

Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:54 WITA

Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat

Sabtu, 19 September 2026 - 07:17 WITA

Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Jumat, 18 September 2026 - 20:26 WITA

Mobil Truk Langgar Jam Operasional, Kaki Pemotor di Gowa Hancur Terlindas, Langgar Perda LLAJ

Berita Terbaru