Menjaga Marwah di Atas Pelana: Filosofi Kedekatan Pemimpin di Bumi Nene Mallomo

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 06:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,— Derap langkah kaki kuda yang beradu dengan aspal jalanan Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026).

menciptakan ritme yang tidak biasa. Di atas pelana, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melaju perlahan, membelah kerumunan warga yang antusias menyambut kehadirannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandangan kontras ini terjadi dalam perhelatan pesta pernikahan anak dari Wa Pacinongi dan cucu Wa Gilingeng. Di tengah gempuran modernisasi, sang Bupati memilih menanggalkan kendaraan dinas mewahnya demi sebuah simbol kearifan lokal: menunggangi kuda menuju lokasi acara.

Simbol Ketangkasan dan Kehormatan
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo ini bukan sekadar gimik seremonial. Dalam tradisi Bugis, kuda bukan hanya alat transportasi masa lampau, melainkan representasi dari ketangkasan, keberanian, dan kehormatan.

“Tradisi ini sengaja ditampilkan untuk menjaga kelestarian adat istiadat. Kita ingin menunjukkan bahwa kemajuan zaman tidak boleh menggerus akar budaya kita,” ujar salah satu tokoh adat setempat yang menyaksikan prosesi tersebut.

Syahar, yang tampak gagah mengenakan pakaian khas, tidak henti-hentinya menebar senyum dan menyapa warga. Ratusan masyarakat desa yang memadati sepanjang jalan tampak terkesima; bagi mereka, momen ini adalah bentuk nyata kedekatan seorang pemimpin dengan identitas leluhurnya.

Membangun Kebanggaan Generasi Muda
Bagi masyarakat Desa Otting, aksi ini merupakan pesan tersirat bagi generasi muda di Sidenreng Rappang. Di saat budaya luar mudah merasuk melalui gawai, pemandangan seorang bupati yang menyatu dengan tradisi diharapkan mampu memantik kembali rasa bangga terhadap warisan daerah.

Warga tidak ingin melewatkan momen langka ini. Banyak dari mereka yang mengabadikan gambar saat pimpinan daerah tersebut berbaur langsung dalam prosesi adat yang khidmat.
Dihadiri Tokoh Masyarakat
Acara pernikahan yang berlangsung meriah tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi keluarga besar Wa Pacinongi, tetapi juga menjadi simpul pertemuan para tokoh.

Hadir di lokasi sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan penting lainnya yang turut menyaksikan perpaduan antara kearifan lokal dan kepemimpinan modern.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi acara masih tampak semarak. Kehadiran Bupati Sidrap di atas kuda hari ini seolah menegaskan bahwa untuk memimpin masa depan, seorang pemimpin tidak boleh lupa menoleh ke belakang kepada adat yang membesarkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera
Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh Rangkaian HUT IBI ke-75 dan Penguatan Peran Bidan di Makassar
Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Tanah Urug Berasal dari Tambang Berizin
Pansus DPRD Sulsel  Pembahas Ranpeda Pajak dan Retribusi Daerah Kunker Ke Parepare
Pansus DPRD Sulsel Atas Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah  Kunker  Toraja Utara
Pansus DPRD Sulsel,  Pembahas Pajak dan Retribusi Daerah Kunker ke Bulukumba
Kopi Masyarakat atau Komar di Serbu Pengunjung, Buka Selama 24 Jam Namun Stop Pelayanan Saat Adzan Tiba
Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WITA

Tampil Live di Kompas TV, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Menuju Masyarakat Sejahtera

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:36 WITA

Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh Rangkaian HUT IBI ke-75 dan Penguatan Peran Bidan di Makassar

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WITA

Pembenahan TPA Antang Sesuai Aturan, Tanah Urug Berasal dari Tambang Berizin

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:57 WITA

Pansus DPRD Sulsel  Pembahas Ranpeda Pajak dan Retribusi Daerah Kunker Ke Parepare

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:28 WITA

Pansus DPRD Sulsel Atas Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah  Kunker  Toraja Utara

Berita Terbaru