Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID,Jakarta – Setelah sukses melepas single remake “Perasaan Belok” pada November 2025 lalu, trio penyanyi perempuan asal Batak, Berlian Voice, kembali menyapa penikmat musik dengan merilis lagu timur berjudul “Rindu Ngana”.

Lagu lawas ciptaan Arie Sapulette yang pernah dipopulerkan Gloria Trio pada awal 1990-an itu kini dihadirkan kembali dengan warna berbeda oleh Rani Sihombing, Ivananda Sinaga, dan Delta Sihombing. Ketiganya membawakan lagu tersebut dengan karakter vokal kuat dan harmonisasi yang khas di bawah label Maina Production.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musik Sebagai Dialog Budaya

Produser sekaligus pemilik Maina Production, Levinus Karuiw, mengatakan proyek ini lahir dari kegelisahan sekaligus kecintaan terhadap kekayaan musik daerah Indonesia yang kerap berjalan sendiri-sendiri.

“Rindu Ngana adalah bentuk dialog budaya. Lagu Timur yang dibawakan oleh penyanyi Batak, dengan nada dan rasa yang berbeda, tapi tetap menjaga jiwa lagunya. Ini bukan soal mengubah identitas, melainkan saling merangkul,” ujar Levinus.

Ia menegaskan, musik daerah sejatinya menyimpan pesan universal tentang rasa syukur, cinta, dan kemanusiaan yang bisa diterjemahkan lintas bahasa dan budaya. Menurutnya, kolaborasi lintas daerah menjadi penting di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

“Indonesia Timur dan Batak punya tradisi musik yang sama-sama kuat. Ketika dipertemukan, yang muncul bukan perbedaan, tapi kekayaan. Inilah Indonesia,” tegasnya.

Sentuhan Modern Tanpa Hilangkan Akar

Aransemen “Rindu Ngana” tetap mempertahankan nuansa etnik khas timur, namun dikemas dengan sentuhan modern agar lebih mudah diterima generasi muda tanpa kehilangan akar budayanya.

Levinus menyebut, pemilihan Berlian Voice bukan tanpa alasan. Ketiganya dinilai mampu menyampaikan emosi lagu secara kuat, sekaligus menghadirkan perspektif perempuan dalam merawat dan meneruskan tradisi musik daerah.

“Melalui Rindu Ngana, Maina Production berharap musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang perjumpaan budaya, pengingat akan nilai persaudaraan, serta bukti bahwa perbedaan dapat disatukan dalam harmoni,” tukasnya.

Single “Rindu Ngana” kini telah tersedia di kanal YouTube resmi Maina Production dan siap dinikmati sebagai simbol persahabatan musikal antara Indonesia Timur dan Batak, dari timur hingga barat Nusantara. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi D Temukan Baskom di Masjid 99 Kubah Akibat Kebocoran
APPMBGI Teken MoU dengan Dua Mitra Perusahaan Perkuat Food Safety
Gelar Buka Puasa Bersama, Hj Umiyati Ajak Warga Perkuat Kebersamaan
Sinergi Pemkot–DJP Kian Kuat, Makassar Siap Jalankan Pilot Project Inovasi Pajak
Resmikan Kantor Baru DWP, Wali Kota Munafri Tekankan Peran Pemberdayaan Keluarga
Masjid Kubah 99 Bocor, Komisi D DPRD Sulsel Panggil Pihak Terkait: Anggaran Perbaikan 4,5 M
Jelang Idulfitri, Wali Kota Makassar dan Mendag Sidak Harga Komunitas di Pasar Terong
Takbiran Tanpa Petasan, Munafri Minta Warga Jaga Ketertiban, Hindari Konvoi Tembak-Tembakan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:22 WITA

Komisi D Temukan Baskom di Masjid 99 Kubah Akibat Kebocoran

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:03 WITA

Berlian Voice Rilis “Rindu Ngana”, Dialog Budaya Timur dan Batak dalam Satu Harmoni

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:59 WITA

APPMBGI Teken MoU dengan Dua Mitra Perusahaan Perkuat Food Safety

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:48 WITA

Gelar Buka Puasa Bersama, Hj Umiyati Ajak Warga Perkuat Kebersamaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:58 WITA

Sinergi Pemkot–DJP Kian Kuat, Makassar Siap Jalankan Pilot Project Inovasi Pajak

Berita Terbaru