Komisi B DPRD Sulsel Gelar RDP Dengan Pengusaha Yang Bergerak di Bidang Kemitraan Yyam Broiler

- Redaksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,– Komisi B DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan terkait isu kelangkaan ayam broiler. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, dan dipimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati.

RDP tersebut dihadiri anggota Komisi B DPRD Sulsel, OPD terkait, Satuan Tugas Pangan, Perhimpunan Peternak Ayam Pedaging (P2AP), serta sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang kemitraan ayam broiler.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Heriwawan, mengatakan rapat digelar sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat terkait fluktuasi harga dan isu kelangkaan ayam broiler di pasaran. Komisi B, kata dia, memfasilitasi pertemuan antara produsen, penyalur, dan pemerintah untuk mencari titik temu.

“Pada prinsipnya kami di Komisi B memanggil semua dinas terkait, pelaku usaha, supplier, hingga penjual untuk duduk bersama. Tujuannya agar ditemukan solusi bersama,” ujar Heriwawan, Selasa (13/1/2026).

Dari hasil pembahasan, Komisi B memastikan stok ayam broiler di Sulawesi Selatan masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan paparan P2AP, kebutuhan ayam broiler di Sulsel mencapai sekitar 11 juta ekor per bulan, sementara kapasitas produksi dari perusahaan dan mitra peternak mencapai sekitar 20 juta ekor per bulan.

“Kalau dihitung dengan konsumsi masyarakat, termasuk kebutuhan lainnya, stok ayam di Sulawesi Selatan masih cukup,” jelasnya.

Meski demikian, Komisi B menekankan pentingnya pengendalian harga agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Heriwawan meminta pemerintah dan pelaku usaha menekan harga tanpa merugikan pelaku UMKM maupun mematikan usaha peternak.

“Kami meminta harga dikendalikan, tidak boleh terlalu tinggi agar tidak menyusahkan konsumen, tapi juga tidak mematikan pelaku usaha dan UMKM,” tegas legislator Fraksi Demokrat ini.

Terkait kelangkaan yang sempat terjadi pada November tahun lalu, Heriwawan menjelaskan hal tersebut dipengaruhi ketersediaan DOC (day old chick) atau anak ayam.

Dalam rapat tersebut juga terungkap bahwa tidak terdapat perbedaan harga yang signifikan antar daerah di Sulsel. Karena itu, Komisi B merekomendasikan stabilisasi harga di seluruh wilayah.

“Rekomendasinya, semua pihak sepakat berkolaborasi agar masyarakat mendapatkan ayam berkualitas dengan harga terjangkau,” pungkas legislator dari Dapil Sinjai-Bulukumba ini.

Selain itu, Komisi B mendorong pemerintah provinsi agar lebih aktif melakukan pembinaan terhadap UMKM peternakan, termasuk dukungan infrastruktur, program pengembangan DOC, dan penguatan sektor peternakan seiring meningkatnya kebutuhan ayam di Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas
Pagi hingga Malam, Bupati Sidrap Susuri Saluran Irigasi di Kecamatan Kulo
Kadiv Humas Polri: Jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian Perkuat Transformasi Polri Berbasis Riset, Riau Hadirkan Terobosan Green Policing
Hari Anak Nasional, Taruna Ikrar dan Kak Seto Dorong Ekosistem Sehat bagi Tumbuh Kembang Anak Indonesia
Wabup Nurkanaah Serap Strategi Tata Kelola Pemerintahan di Bimtek Aswakada
Sekda Sidrap Hadiri Raker UKPBJ Sulsel, Perkuat Komitmen Transformasi Digital Pengadaan
Kapolres Sidrap Pamit, Bupati Syaha: Terima Kasih Sudah Jaga Sidrap Tetap Kondusif
Bupati Sidrap dan Kakanwil Ditjenpas Sulsel Satukan Komitmen Pembinaan Warga Binaan hingga Reintegrasi Sosial

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:26 WITA

Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Siap Digelar, Libatkan Atlet Muda hingga Penyandang Disabilitas

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:26 WITA

Pagi hingga Malam, Bupati Sidrap Susuri Saluran Irigasi di Kecamatan Kulo

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:04 WITA

Kadiv Humas Polri: Jejaring 79 Pusat Studi Kepolisian Perkuat Transformasi Polri Berbasis Riset, Riau Hadirkan Terobosan Green Policing

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:18 WITA

Hari Anak Nasional, Taruna Ikrar dan Kak Seto Dorong Ekosistem Sehat bagi Tumbuh Kembang Anak Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:36 WITA

Wabup Nurkanaah Serap Strategi Tata Kelola Pemerintahan di Bimtek Aswakada

Berita Terbaru