Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID,  Makasssar,Komisi E DPRD Sulsel melaksanakan rapat dengar pendapat( RDP) bersama serikat buruh pelabuhan Makasssar  dengan menghadirkan pihak terkait yakni PT Pelindo, PT Pelni , BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan guna menindak lanjuti Poin-poin  tuntutan oleh para pekerja buruh di kapal pelabuhan yang di sebut TK Bagasi, selasa (15/9/2026) kantor sementara DPRD Sulsel Jl.Ap..Pettarani  kota makassar.

Pembahasan dengar pendapat ini berfokus pada perlindungan keselamatan dan jaminan kesehatan bagi para pekerja buruh kapal, pasal nya mereka belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan padahal sudah ada yang bekerja selama 7 tahun tapi juga belum mendapatkan jaminan kesehatan dan keselamatan kerja dari pihak ke 3 yakni PT Pelni sebagai perusahaan di bidang pelayaran.

Bahkan menurut Ical salah satu dari buruh kapal mengatakan dirinya pernah mengadukan ke PT pelni dan PT Pelindo agar dapat memperoleh jaminan keselamatan dan kesehatan namun selalu gagal dengan dalih ada koperasi yang menaungi perekrutan mereka dan jumlah nya sangat banyak sekita 600 orang dan hanya 300 orang saja yang dapat dipekerjakan, kami tidak mendapatkan gaji kami hanya pendapatkan upah perorangan saja jadi kalau kami kecelakaan saat bekerja kami tidak mendapatkan hak asuransi atau jaminan keselamtan, ungkap Ical.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya Komisi E meminta kepada semua perusahaan, pendor ataupun koperasi yang menaungi pekerja buruh akan tetap mencari jalan dan sulusi agar mendapatkan hak nya sebab ini penting karena menyangkut kemanusiaan kita berpihak kepada masyarakat kalau memang perlu kita buat kan aturan supaya mereka mendapatkan hak pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak
Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA
Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok
Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis
Menuju KIPP PRO 2026, Sidrap Matangkan Inovasi Layanan Kependudukan Berbasis Digital ALAKO
Pemkab Sidrap Raih InTechSEA 2026, Apresiasi atas Inovasi Pemberdayaan Masyarakat
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg di Makassar, Munafri Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Perketat Pengawasan
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria di Makassar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:46 WITA

Pekerja Buruh Kapal TK Bagasi Sebanyak 600 Orang Belum Memperolah Hak Keselamatan Kerja dan Pelayanan Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 18:44 WITA

Hari ke-20, Program Makanan Bergizi TP PKK Makassar Tingkatkan Berat Badan Anak

Selasa, 15 September 2026 - 18:33 WITA

Bangun Generasi Qurani, Kesra Makassar Gelar Santri Expo MULIA

Selasa, 15 September 2026 - 18:28 WITA

Disdik Makassar Cabut PJJ, Siswa TK-SMP Kembali Sekolah Tatap Muka Mulai Tanggal 16 Besok

Selasa, 15 September 2026 - 18:22 WITA

Capacity Building Petugas Retribusi Persampahan, Bapenda Sidrap Dorong Pembayaran QRIS yang Praktis

Berita Terbaru