Ratusan Petani hingga Nelayan Ikut Aksi Damai, Kompak Dukung Kelanjutan Program MBG

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Ribuan pengunjuk rasa yang terdiri dari relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) se-Sulawesi Selatan menggelar aksi damai di halaman Kantor DPRD Sulsel, Rabu (24/6/2026).

Relawan yang didominasi perempuan dan emak-emak tersebut menyuarakan tuntutan agar program MBG tetap dilanjutkan karena dinilai telah memberikan manfaat besar, baik bagi penerima manfaat maupun sebagai sumber penghasilan bagi para pekerja dapur.

Terpantau juga ratusan petani dan nelayan juga ikut dalam aksi dalam tersebut dengan berbagai macam baliho agar program MBG tersebut tetap dilanjutkan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Gerindra Vonny Ameliani Suardi, menegaskan DPRD Sulsel siap mengawal dan meneruskan aspirasi para pekerja dapur MBG, petani, nelayan, hingga pelaku usaha kecil yang merasakan langsung manfaat program tersebut.

“Kami di DPRD Sulsel siap mengawal aspirasi dari emak-emak pekerja MBG Sulawesi Selatan, termasuk para petani yang turut turun mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam aksi damai ini,” katanya.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil dan anak-anak kita yang mendapatkan makanan bergizi gratis,” ujar Vonny.

Menurutnya, manfaat program MBG tidak hanya dirasakan oleh siswa di sekolah, tetapi juga oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

“Program ini memberikan asupan gizi kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang diharapkan mampu menjadi intervensi penting dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka sehingga tingkat kesehatan dan kecerdasannya dapat semakin baik,” ujarnya.

Vonny menambahkan, program MBG juga memberikan dampak besar terhadap perputaran ekonomi masyarakat karena melibatkan berbagai sektor usaha di daerah.

“Yang turun tadi bukan hanya pekerja dapur, tetapi juga petani, nelayan, pedagang beras, telur, dan sayur. Sejak adanya program MBG, mereka merasakan hasil kerja kerasnya dihargai lebih baik melalui keberadaan dapur MBG. Ada perputaran ekonomi yang cukup besar hingga ke desa-desa pelosok,” ungkapnya.

Ia menilai program unggulan tersebut benar-benar menyentuh masyarakat secara langsung dan membuka lapangan pekerjaan baru, termasuk bagi para sarjana muda dan ibu rumah tangga.

“Banyak sarjana yang baru lulus kini bekerja sebagai ahli gizi maupun akuntan di dapur MBG. Begitu pula para emak-emak yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pekerjaan, sekarang sudah bisa bekerja dan membantu menghidupi keluarganya. Dengan bekerja tentu ada penghasilan yang berputar kembali di wilayah mereka masing-masing,” jelas Vonny yang juga ketua KNPI Sulsel.

Karena itu, DPRD Sulsel mengaku memahami keresahan masyarakat yang menyampaikan aspirasi melalui aksi damai tersebut dan berkomitmen untuk meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat agar menjadi perhatian dalam evaluasi dan keberlanjutan program MBG.

“Saya tersentuh karena ternyata banyak single mother yang merasakan manfaat langsung dari program MBG ini. Mereka bisa mendapatkan pekerjaan melalui dapur MBG, bekerja dekat dari rumah, dapat membiayai kebutuhan anak-anaknya, dan di saat yang sama anak-anak mereka juga mendapatkan makanan bergizi di sekolah,” urainya.

“Ini adalah suara rakyat, bukan suara oligarki. Aspirasi yang disampaikan hari ini menunjukkan bahwa program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil dan mereka berharap program ini tetap dilanjutkan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sulap Air Laut Jadi Air Minum, Pemkot Makassar Siapkan Teknologi Desalinasi Bertenaga Surya
Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Direvitalisasi, Appi: Bisa Jadi Jalur Alternatif dan Wisata Baru
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pelantikan IKA ISMEI Sulselbartra, Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Ekonomi Sulawesi
Sampah Jadi Pakan, Pemkot Makassar dan Unhas Bangun Ekosistem Maggot-Ayam Alope
Paripurna DPRD Sulsel Atas Pemandangan Umum Masing Masin Fraksi Terhadap Dua Ranperda
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Munafri Tegaskan Perubahan APBD 2026 Harus Berdampak ke Masyarakat
Warga Sidrap di Papua Barat Daya Undang Bupati Syaharuddin Hadiri Pelantikan Kebugis
Karang Taruna Kecamatan se-Sidrap Dikukuhkan, Komitmen Perkuat Gerakan Sosial Kemasyarakatan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:20 WITA

Sulap Air Laut Jadi Air Minum, Pemkot Makassar Siapkan Teknologi Desalinasi Bertenaga Surya

Rabu, 30 September 2026 - 12:17 WITA

Kanal Panampu Al-Markaz Bakal Direvitalisasi, Appi: Bisa Jadi Jalur Alternatif dan Wisata Baru

Selasa, 29 September 2026 - 15:35 WITA

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Pelantikan IKA ISMEI Sulselbartra, Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Ekonomi Sulawesi

Selasa, 29 September 2026 - 12:48 WITA

Sampah Jadi Pakan, Pemkot Makassar dan Unhas Bangun Ekosistem Maggot-Ayam Alope

Selasa, 29 September 2026 - 05:09 WITA

Paripurna DPRD Sulsel Atas Pemandangan Umum Masing Masin Fraksi Terhadap Dua Ranperda

Berita Terbaru