Warga Tak Perlu Cemas, Kelurahan Panaikang Siapkan Teba, Komposter hingga BSU Dukung Program Pemilahan Sampah

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID,  Makasssar, — Pemerintah Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, memastikan masyarakat tidak perlu khawatir dengan penerapan kebijakan pemilahan sampah dari sumber yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar.

Lurah Panaikang, Muthmainnah, mengatakan pemerintah kelurahan memahami bahwa salah satu kekhawatiran utama masyarakat adalah ketidakpastian pengangkutan sampah organik, keterbatasan fasilitas pendukung, serta kebingungan mengenai ke mana sampah yang telah dipilah akan dibawa.

“Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kelurahan Panaikang bahwa tidak perlu khawatir mengenai pengelolaan sampah, kami di kelurahan menyiapkan sarana dan prasana sampah,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai fasilitas dan sistem pendukung telah disiapkan agar warga cukup memilah sampah dari rumah, sementara proses pengelolaan selanjutnya ditangani oleh pemerintah bersama para pemangku kepentingan.

Karena itu, lanjut dia Kelurahan Panaikang menyiapkan sarana pengelolaan yang terintegrasi sehingga masyarakat tidak perlu lagi merasa ragu untuk menjalankan kebijakan tersebut.

“Tugas masyarakat cukup memilah sampah dari rumah. Selanjutnya, Pemerintah Kelurahan bersama pihak terkait yang akan mengelola sampah tersebut,” jelas Muthmainnah.

Ia menjelaskan, saat ini Kelurahan Panaikang telah memiliki 40 pasang titik teba dan sejumlah komposter yang siap menampung sampah organik rumah tangga.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah berbasis lingkungan sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Menurutnya, keberadaan titik teba dan komposter merupakan bentuk komitmen pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan kebersihan yang lebih baik sekaligus mendukung kebijakan pengelolaan sampah berkelanjutan.

“Keberadaan titik-titik teba dan komposter ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kebersihan yang lebih baik kepada masyarakat,” katanya.

Selain menyediakan teba dan komposter, Kelurahan Panaikang juga terus mengembangkan alternatif pengolahan sampah organik melalui lubang pengolahan sampah organik serta budidaya maggot.

Program ini diharapkan mampu mengolah sampah organik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Tidak hanya teba, kami juga menyiapkan alternatif pengelolaan sampah organik berupa lubang pengolahan sampah organik dan budidaya maggot yang akan terus kami kembangkan dan tambahkan ke depan agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat,” terangnya.

Sementara untuk sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi, Kelurahan Panaikang telah memiliki lima Bank Sampah Unit (BSU) yang siap menerima sampah hasil pemilahan warga.

Dengan sistem tersebut, sampah organik diolah di lingkungan kelurahan, sampah anorganik disalurkan ke BSU untuk didaur ulang, sedangkan hanya sampah residu yang diangkut menuju TPA Tamangapa.

Muthmainnah berharap kesiapan fasilitas tersebut dapat menjawab berbagai keraguan masyarakat terhadap implementasi program pemilahan sampah sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Pemerintah telah menyiapkan sistemnya. Kami berharap masyarakat cukup disiplin memilah sampah dari rumah,” ungkapnya

“Jika seluruh warga berpartisipasi, maka volume sampah yang masuk ke TPA akan berkurang dan lingkungan Kelurahan Panaikang akan semakin bersih,” tambah Lurah perempuan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidrap United Pastikan Tempat di Final Piala Gubernur Sulsel
Hadir Sebagai Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa
Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat
Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Mobil Truk Langgar Jam Operasional, Kaki Pemotor di Gowa Hancur Terlindas, Langgar Perda LLAJ
Pemkab Sidrap Ikuti Rakor Pertumbuhan Ekonomi Regional Sulawesi, Target Nasional 8 Persen Jadi Fokus
Sampah Organik dari 14 Pasar Disulap Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 08:14 WITA

Sidrap United Pastikan Tempat di Final Piala Gubernur Sulsel

Sabtu, 19 September 2026 - 15:03 WITA

Hadir Sebagai Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa

Sabtu, 19 September 2026 - 14:56 WITA

Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:54 WITA

Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat

Sabtu, 19 September 2026 - 07:17 WITA

Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Berita Terbaru