TP PKK Makassar Gelar KISAH, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Cegah Jerat Judi Online serta Pinjaman Online

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID,  Makassar, – Tim Penggerak PKK Kota Makassar menggelar kegiatan KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis) dengan tema “Penguatan Ketahanan Keluarga melalui Edukasi Calon Pengantin dan Pencegahan Risiko Judi Online serta Pinjaman Online” di Auditorium Gedung TP PKK Kota Makassar, Rabu (12/8/2026).

KISAH merupakan salah satu program kerja Pokja I TP PKK Kota Makassar yang diikuti Sekretaris berserta jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar, kader PKK kelurahan, serta pasangan calon pengantin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Bidang I TP PKK Kota Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menyampaikan kegiatan ini mengangkat pesan untuk catin fokus bangun masa depan, bukan terjerat utang.

“Kegiatan ini sebagai pengingat pentingnya membangun fondasi keluarga sejak sebelum pernikahan, termasuk dalam aspek kesehatan, ekonomi, mental spiritual, hukum, hingga pengelolaan keuangan,” ujarnya.

Ia mengatakan peran PKK memiliki cakupan yang sangat luas karena menyentuh berbagai tahapan kehidupan keluarga, mulai dari kelahiran hingga pernikahan dan pembentukan keluarga.

“Kita di PKK memang memiliki tugas yang berat karena mengurus mulai dari bayi lahir sampai meninggal. Bahkan yang menikah pun kita juga urusi. Kenapa? Karena tugas kita adalah kesejahteraan keluarga,” ujar Kamelia

Menurutnya, penguatan keluarga harus dimulai sejak calon pasangan mempersiapkan pernikahan. “Calon pengantin perlu mendapatkan edukasi dasar pranikah, mulai dari bina keluarga, bina kesehatan, bina ekonomi keluarga, bina mental spiritual, hingga bina hukum. Semuanya perlu dipersiapkan sejak awal,” jelasnya.

Selain kesehatan, Kamelia mengatakan tidak kalah pentingnya calon pengantin membicarakan persoalan keuangan secara terbuka sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Menurutnya, pembahasan mengenai pendapatan, pengelolaan penghasilan, kebutuhan keluarga, hingga siapa yang bertanggung jawab mengatur keuangan perlu disepakati sejak awal agar tidak menjadi sumber konflik setelah menikah.

“Jangan sampai sudah menikah baru mau berbicara uangnya siapa yang pegang. Hal-hal seperti ini sangat penting dibicarakan sejak awal,” tuturnya.

Untuk itu, Kamelia menegaskan, penguatan ketahanan keluarga juga harus dibarengi dengan kemampuan mengambil keputusan keuangan secara bijak. Kehadiran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pengelolaan keuangan serta risiko berbagai aktivitas keuangan ilegal, termasuk pinjaman online ilegal dan judi online.

Kegiatan KISAH menghadirkan Asisten Manager Analisis Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan, Nadhilah Avissa Nashar, sebagai pemateri. Ia membawakan materi “Keluarga Bahagia, Financial Tertata: Kenali Pengelolaan Keuangan dan Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal”.

Dalam pemaparannya, Nadhilah menjelaskan pentingnya pengelolaan keuangan secara sederhana dalam keluarga, mulai dari membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, menyiapkan dana untuk kebutuhan masa depan, hingga berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang berpotensi merugikan. Peserta juga diingatkan agar tidak mudah tergiur dengan keuntungan cepat yang dapat membawa keluarga pada masalah keuangan.

Sementara itu, pemateri kedua, Penyuluh Agama Syamsiah, menyampaikan materi mengenai penguatan ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Ia memberikan nasihat kepada calon pengantin agar membangun rumah tangga dengan komunikasi yang baik, saling menghargai, menjalankan tanggung jawab bersama, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menghadapi berbagai persoalan keluarga.

Kegiatan tersebut, diharapkan menjadi ruang edukasi bagi calon pasangan suami istri agar memiliki kesiapan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, harmonis, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas ASN Makassar Peduli untuk Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Salurkan Bantuan
Aliyah Mustika Ilham Sambut Positif Rangkaian HUT ke-81 RI GPIB Bukit Zaitun
Ducting Sharing Masuk Tahap Pemantapan, Wali Kota Appi Siapkan Skema Investasi dan Perseroda
Perkuat Ekosistem Pemuda, Appi: Kalla Youth Fest 2026, Jadi Ruang Pemberdayaan Anak Muda Makassar
Pemkot Makassar Perkuat Tracing TB di 339 Titik, TPT Kontak Serumah Jadi Perhatian
Kota Makassar Jadi Percontohan Nasional, Dua Kelurahan Ditetapkan sebagai Binaan Sadar HAM
Semangat Merah Putih Mulai Dikobarkan, Pemkot Makassar Matangkan HUT Ke-81 RI
Triwulan II 2026, Pendapatan Makassar Capai 49 Persen, Surplus Rp130 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:52 WITA

Soliditas ASN Makassar Peduli untuk Korban Kebakaran, KORPRI Makassar Salurkan Bantuan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:49 WITA

TP PKK Makassar Gelar KISAH, Perkuat Ketahanan Keluarga dan Cegah Jerat Judi Online serta Pinjaman Online

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:19 WITA

Aliyah Mustika Ilham Sambut Positif Rangkaian HUT ke-81 RI GPIB Bukit Zaitun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Ducting Sharing Masuk Tahap Pemantapan, Wali Kota Appi Siapkan Skema Investasi dan Perseroda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:22 WITA

Perkuat Ekosistem Pemuda, Appi: Kalla Youth Fest 2026, Jadi Ruang Pemberdayaan Anak Muda Makassar

Berita Terbaru