Sekda Makassar: Pegawai Teladan Harus Lengkap, Bukan Sekadar Cerdas

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 10:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan bahwa penilaian pegawai teladan di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak hanya didasarkan pada kecerdasan semata, tetapi juga pada loyalitas, kedisiplinan, dan kinerja yang konsisten.

Hal itu disampaikan Andi Zulkifly saat menjadi salah satu juri dalam ajang Pemilihan Pegawai Teladan yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-418 Kota Makassar di Ruang Rapat Sekda, Kantor Balai Kota Makassar, Senin (3/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pegawai ini harus komplet, karena kuncinya ada pada kata teladan. Tidak hanya dituntun oleh pemikiran, tapi juga oleh disiplin. Biar pintar kalau tidak loyal dan tidak disiplin serta kinerjanya tidak bagus, untuk apa?” ujar Andi Zulkifly, Senin (3/11).

Menurutnya, seorang pegawai teladan idealnya mencerminkan semua unsur positif dalam etika kerja aparatur sipil negara (ASN), mulai dari kemampuan berpikir, semangat kolaboratif, hingga sikap rendah hati.

“Pegawai teladan memiliki semua unsur di dalamnya. Harapannya, 62 calon ini bisa saling berinteraksi dan menunjukkan potensi masing-masing,” katanya.

Andi Zulkifly juga menekankan bahwa penilaian tidak semata-mata didasarkan pada tingkat kecerdasan, melainkan juga pada indikator multiseptoral, seperti integritas, kinerja, dan kemampuan bekerja sama lintas bidang.

“Indikatornya bukan hanya cerdas, tapi juga berbagai aspek multisektoral. Kami ingin melihat potensi itu muncul tanpa harus terlalu ambisius, karena ambisi yang berlebihan justru bisa membuat tegang,” urai mantan Camat Ujung Pandang itu.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar berharap seluruh peserta yang lolos ke tahap 62 besar dapat menjadikan momen ini sebagai bentuk rasa syukur dan kesempatan untuk mengasah diri, bukan sekadar ajang perebutan gelar.

“Masuk ke 62 besar itu saja sudah patut disyukuri. Penilai itu datang dari orang lain, bukan dari diri sendiri. Jadi yang menilai itu bukan jabatan, bukan juga kedekatan dengan pimpinan. Semua dinilai secara objektif,” tegasnya.

Ajang pemilihan pegawai teladan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-418 Kota Makassar yang bertujuan menumbuhkan semangat kerja, loyalitas, serta etika profesional di kalangan ASN Pemkot Makassar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sidrap Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI
THR ASN Sidrap Cair, Bupati Syaharuddin Imbau Agar Dibelanjakan di Daerah Sendiri
Bukti Kepedulian Wali Kota Munafri, PPPK Paruh Waktu di Makassar Kini Terima THR
TP PKK, Pokja Bunda PAUD dan Dekranasda Makassar Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama
Pemkot Makassar Hadirkan GPM di Seluruh Kecamatan Selama 10 Hari, Bantu Warga Ekonomi Menengah ke Bawah
Di PN Makassar, Munafri Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Hadapi Dinamika Kota
Dari Lasiwala ke Walatedong, Bupati Sidrap Pimpin Dua Panen Padi dalam Sehari
Saksi Ahli Sebut Praperadilan Kekerasan Jurnalis Patut di Kabulkan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:05 WITA

Pemkab Sidrap Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:01 WITA

THR ASN Sidrap Cair, Bupati Syaharuddin Imbau Agar Dibelanjakan di Daerah Sendiri

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:27 WITA

Bukti Kepedulian Wali Kota Munafri, PPPK Paruh Waktu di Makassar Kini Terima THR

Kamis, 12 Maret 2026 - 03:02 WITA

TP PKK, Pokja Bunda PAUD dan Dekranasda Makassar Pererat Silaturahmi Lewat Buka Puasa Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:55 WITA

Pemkot Makassar Hadirkan GPM di Seluruh Kecamatan Selama 10 Hari, Bantu Warga Ekonomi Menengah ke Bawah

Berita Terbaru