Satu Keluarga di Pelosok Banggai Masuk Islam, Isak Tangis Haru Pecah Saat Syahadat Diikrarkan

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Banggai,- Sebuah momen menyentuh hati terjadi di Dusun Tombiobong, Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai. Satu keluarga besar yang terdiri dari enam orang secara resmi memeluk agama Islam setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat pada Selasa (17/2/2026).

Prosesi sakral ini berlangsung khidmat di bawah bimbingan para dai dari Wahdah Islamiyah. Keluarga Bapak Dinas memutuskan untuk memilih Islam sebagai jalan hidup baru mereka tanpa paksaan dari pihak manapun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana Haru di Pelosok Desa
Suasana di dalam rumah sederhana itu seketika berubah menjadi haru saat kalimat demi kalimat syahadat mulai dituntun oleh sang dai. Tak sedikit saksi mata yang hadir merasa bergetar melihat kesungguhan keluarga ini saat bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

“Peristiwa ini adalah nikmat hidayah yang besar. Mereka mengikrarkan persaksian dengan penuh ketundukan,” tulis laporan resmi yang diterima humas wiz.or.id.

Bimbingan Pasca-Syahadat
Tidak berhenti pada ikrar semata, para mualaf baru ini langsung mendapatkan bimbingan awal mengenai syariat Islam. Para dai memberikan nasihat mendalam tentang pentingnya menjaga tauhid dan kewajiban menegakkan shalat lima waktu.

Selain itu, mereka juga diingatkan untuk menjauhi segala bentuk kesyirikan serta berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah. Hal ini dilakukan agar pondasi keimanan keluarga Bapak Dinas kuat sejak hari pertama mereka berislam.

Komitmen Pendampingan
Ustaz Syamsuddin, dai Wahdah Islamiyah menegaskan bahwa mereka tidak akan melepas keluarga ini begitu saja. Komitmen pendampingan jangka panjang telah disiapkan agar para mualaf ini dapat belajar agama dengan benar dan istiqamah dalam menjalankan amal saleh.

“Insya Allah, pembinaan dan pendampingan akan terus dilakukan agar mereka dapat tumbuh dalam keimanan,” lanjut keterangan tersebut.

Kini, Dusun Tombiobong menjadi saksi sejarah dimulainya perjalanan iman keluarga Bapak Dinas. Doa pun mengalir dari berbagai pihak agar Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa meneguhkan hati mereka di atas agama Islam hingga akhir hayat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Appi-Aliyah Kompak Hadiri HUT ke-102 PDAM, Serukan Direksi Perkuat Pelayanan Air Bersih
TP PKK Makassar Perkuat Edukasi ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting pada Peringatan Pekan Ibu Menyusui Dunia 2026
Kominfo Makassar Perkuat Pemahaman Aparatur tentang Keamanan Informasi
Workshop Smart Farming di Sidrap Bantu Petani Kuasai Teknologi Pertanian Modern
Panen PM-AAS Sidrap Lampaui Target, Produktivitas Capai 11 Ton per Hektare
Karang Taruna Makassar Dukung Penuh Program Pilah Sampah, Appi Perkuat Peran sebagai Pilar Sosial
Wali Kota Makassar Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Tegaskan Komitmen Sinergi Penguatan Ekonomi Rakyat
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:24 WITA

Appi-Aliyah Kompak Hadiri HUT ke-102 PDAM, Serukan Direksi Perkuat Pelayanan Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:54 WITA

TP PKK Makassar Perkuat Edukasi ASI Eksklusif untuk Cegah Stunting pada Peringatan Pekan Ibu Menyusui Dunia 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Kominfo Makassar Perkuat Pemahaman Aparatur tentang Keamanan Informasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:44 WITA

Workshop Smart Farming di Sidrap Bantu Petani Kuasai Teknologi Pertanian Modern

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:41 WITA

Panen PM-AAS Sidrap Lampaui Target, Produktivitas Capai 11 Ton per Hektare

Berita Terbaru