Rakor Pemkot Makassar, Pjs Wali Kota Tekankan Koordinasi dan Publikasi

- Redaksi

Kamis, 10 Oktober 2024 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, memimpin rapat koordinasi (Rakor) lingkup Pemerintah Kota Makassar. Rakor tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Makassar, dan berlangsung di ruang Sipakatau Balai Kota Makassar, Kamis (10/10/2024).

Dalam rapat ini, Andi Arwin Azis menekankan pentingnya peningkatan koordinasi antara OPD dengan seluruh perangkat daerah.

Ia mengingatkan agar setiap program kerja yang telah dirancang dapat dilaksanakan secara maksimal, serta memanfaatkan publikasi dan dokumentasi untuk menyebarluaskan program tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran saya untuk memberikan penguatan,” tegas Andi Arwin Azis.

Ia juga ingin agar program-program kerja dipublikasikan secara masif, sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi mengenai berbagai kegiatan positif yang dilakukan pemerintah.

Pada Rakor tersebut, beberapa program kerja yang dianggap penting juga dibahas. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pengendalian inflasi. Dalam hal ini, Pemkot akan menyelenggarakan pasar pangan murah dengan melibatkan mitra seperti Bulog dan para distributor.

“Inflasi di Kota Makassar masih sangat terjaga. Sekarang tantangannya adalah bagaimana kita bisa mempertahankannya,” kata Andi Arwin.

Persiapan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar juga menjadi agenda penting dalam Rakor tersebut. Andi Arwin mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera mempersiapkan berbagai kegiatan, termasuk menangani masalah Anjal (anak jalanan) dan memperkuat program Sabtu Bersih.

“Untuk penanganan Anjal, akan berkoordinasi dengan provinsi, karena setidaknya harus melibatkan 3 kabupaten/kota, yakni Makassar, Gowa dan Maros, karena kebanyakan anjal ini memang berada di sekitar perbatasan, dan akan dikoordinir oleh provinsi.

Sementara itu, Kadis Sosial, dr Ita Isdiana Anwar menyampaikan hingga saat ini terus aktif melakukan penjemputan jika terdapat keluhan ataupun laporan terkait Anjal.

“Kita memiliki grup terpadu, didalamnya ada camat, lurah, Satpol PP, dan juga stakholder terkait. Jika ada laporan maka akan segera dilakukan penjemputan,” ungkapnya.

Salah satu kendala yang kerap dihadapi, yakni Anjal yang berada di daerah perbatasan, sehingga seperti yang disarankan Pjs Wali Kota akan dilakukan razia terpadu, untuk Anjal yang berada di perbatasan.

Terkait Sabtu Bersih, Andi Arwin berharap agar lebih banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Dengan melibatkan lebih banyak stakeholder, diharapkan program tersebut dapat memberi dampak yang lebih besar bagi kebersihan kota.

Selain agenda utama, Rakor ini juga diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para camat dan lurah memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan aspirasi serta mengundang Pjs Wali Kota untuk berkunjung ke wilayah mereka.

Salah satu undangan yang disampaikan adalah ajakan untuk berkunjung ke Lakkang, sebagai bagian dari silaturahmi dengan warga setempat dan meninjau langsung kondisi di sana.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.
Sulap Air Laut Jadi Air Minum, Pemkot Makassar Siapkan Teknologi Desalinasi Bertenaga Surya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:56 WITA

Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:09 WITA

Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu

Berita Terbaru