Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stasiun Pasang Surut Air Laut Pendeteksi Dini Tsunami

- Redaksi

Minggu, 3 Desember 2023 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Bahtiar Tinjau Stasiun Pasang Surut Air Laut Pendeteksi Dini Tsunami

JEJAKNEWS.id, Takalar, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, melakukan peninjauan ke Pelabuhan Perikanan Boddia, Kabupaten Takalar, Minggu, 3 Desember 2023.

Bahtiar menyampaikan, Nelayan Sulsel lebih 200 ribu orang. Di Takalar terdapat 16 ribu orang karena banyaknya yang memiliki mata pencaharian di bidang ini, sehingga kelautan dan perikanan harus menjadi perhatian. Jika bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang ada, maka kesejahteraan Sulsel akan maju.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi itu semakin membuat kita harus lebih konsentrasi, ternyata pantai kita luas dan panjang, serta potensinya besar sekali. Takalar saja 74 kilometer,” kata Bahtiar.

Kemudian ia menyampaikan, dalam jangka panjang pelabuhan harus dikelola secara profesional. Tidak hanya mengandalkan kekuatan APBD dan APBN, tetapi harus cari solusi alternatif lainnya.

Di tempat ini ia juga meninjau Stasiun Pasang Surut Air Laut, alat yang salah satu fungsinya untuk mendeteksi dini tsunami (Early warning system/Ina-TEWS).

“Ini dihadirkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) bekerja sama dengan BMKG dan Kemenhubla. Kami menggunakan sensor radar dan sensor pressure untuk menentukan ketinggian air laut,” jelas Staf Badan Informasi Geospasial, Hadi Wijaya.

Ia menyampaikan, data ini terkirim terus menerus secara kontinyu ke database di BIG di Cibinong, Bogor. Database tersebut dibagipakaikan (sharing data) dengan BMKG. Setelah terkirim, kalau misalkan ada penurunan air yang signifikan yang turun dari biasanya, BMKG akan memberikan notice bahwa ada anomali air.

“Sehingga kami nanti di BIG sebagai penyedia data dan BMKG memutuskan dari data tersebut terkait ada atau tidaknya potensi tsunami,” terangnya.

Di tempat ini Bahtiar juga bertemu dengan sejumlah nelayan serta melayani permintaan warga berfoto bersama termasuk anak-anak.

“Masyarakat nelayan menginginkan dengan adanya kunjungan dari Bapak Gubernur, ingin dibuatkan pemecah ombak di luar tanggul untuk berlabuh atau tempat sandar perahu-perahu nelayan,” sebut Daeng Laja, salah seorang nelayan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian
Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas
Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026
Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WITA

Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WITA

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas

Berita Terbaru