Pimpinan Ponpes DDI Mangkoso Dukung Budidaya Pisang Cavendish, Sejalan Program Pesantren

- Redaksi

Jumat, 29 Desember 2023 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.id, Barru, – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, sangat antusias menyukseskan program katahanan pangan penanaman pisang Cavendish. Rabu, 27 Desember 2023, bersama Bupati Barru, Suardi Saleh serta Darul Da`wah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Anregurutta (AGH) Farid Wajdi di Kampus II Putra Tonrongnge, Kiru-Kiru, Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, dilakukan penanaman pisang komoditi ekspor tersebut.

AGH Farid Wajdi mengatakan, program budidaya hortikultura ini sejalan dengan pengembangan awal pesantren di Kampus II ini. Tidak cukup hanya dengan perluasan kampus, tetapi dengan pengembangan ekonominya sesuai dengan daerah yang ada. Maka muncullah ide untuk pengembangan agrobisnis.

“Jadi memang sudah ada pemikiran dengan agrobisnis. Dengan kedatangan Bapak Gubernur, kita saksikan ini memang masuk dalam program pondok pesantren kita,” kata Farid Wajdi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masya Allah ini suatu penghargaan yang tinggi buat pondok pesantren kita dengan adanya program budidaya ini, yang pas dengan program kita,” imbuhnya.

Selain agrobisnis, juga pengembangannya terkait agrowisata, demikian juga wisata religi.

Sedangkan Bupati Barru, Suardi Saleh mengatakan, program ini bisa mewujudkan kemandirian pesantren. Sedangkan dalam skala lebih besar bisa mendorong perekonomian di Barru.

Ia menyampaikan, lahan yang bisa ditanami di Kabupaten Barru saat ini tersedia 500 hektar. Selanjutnya, bahwa melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mendapatkan Surat Keputusan (SK) Hutan Sosial (SK hijau). Terdapat sebanyak 3.213 bidang tanah atau kurang lebih 2.210 hektar. Ia berharap dengan diterimanya surat keputusan ini, masyarakat dapat melakukan pemanfaatan dengan baik.

“Ini bisa dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat kita, mungkin bantuan bibit yang sesuai,” ungkapnya.

Sedangkan, Bahtiar menyampaikan dengan seyakin-yakinnya, bahwa ketika Anregurutta memprogramkan tanaman budidaya, termasuk untuk pisang, pasti telah dipertimbangkan hakikat, filosofi dan pertimbangan teologi keagamaannya. Bahwa pisang salah satu buah yang disebutkan di Al-Qur’an ada di surga.

Selain itu, Bahtiar berujar tanaman ini bernilai ekonomis tinggi. “Tanaman ini bukan sekedar tanam, tetapi memiliki nilai ekonomi yang tidak diproduksi oleh negara lain,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk pesantren ini, akan diberikan juga 1.000 pohon sukun. Demikian juga dengan nangka madu.

“Ini namanya di sini bakara’, orang Eropa bilang breadfruit atau buah roti, dia memang seperti roti kalau sudah dikukus, dan hampir tidak ada issue kesehatan, sama yang kita tanam tadi pisang,” ungkapnya.

Ia juga mendorong masyarakat Sulsel hidup sehat dengan menanam sayur-sayuran.

Sekedar informasi, terdapat 4.000 santri yang sedang menempuh pendidikan di pesantren ini, dan khusus di kampus II ini sebanyak 1.400 santri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokja Bunda PAUD Makassar Gelar Public Speaking, Perkuat Komunikasi Inspiratif untuk Penguatan PAUD
Antrean Solar Masih Terjadi, Pemkot Makassar dan Pertamina Bahas Solusi
BAZNAS Pusat Dukung Kota Makassar Jadi Prototipe Kota Filantropi Nasional, Launching November
Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja
BPOM dan China Siapkan MoU Baru, Vaksin hingga AI Masuk Agenda Strategis
Ganjil-Genap Pengisian BBM Bersubsidi Mulai Berlaku di Sidrap, Wabup Pantau Langsung Sejumlah SPBU
Bupati Syahar Tanggapi Fraksi DPRD, Pertanian hingga Infrastruktur Jadi Perhatian
Pemkab Sidrap Serahkan Rancangan APBD Perubahan 2026, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:59 WITA

Pokja Bunda PAUD Makassar Gelar Public Speaking, Perkuat Komunikasi Inspiratif untuk Penguatan PAUD

Rabu, 23 September 2026 - 17:40 WITA

Antrean Solar Masih Terjadi, Pemkot Makassar dan Pertamina Bahas Solusi

Rabu, 23 September 2026 - 13:52 WITA

BAZNAS Pusat Dukung Kota Makassar Jadi Prototipe Kota Filantropi Nasional, Launching November

Rabu, 23 September 2026 - 13:49 WITA

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Rabu, 23 September 2026 - 13:04 WITA

BPOM dan China Siapkan MoU Baru, Vaksin hingga AI Masuk Agenda Strategis

Berita Terbaru