Peringati Hari Kartini, PKK Sulsel Gelar Seminar dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker

- Redaksi

Minggu, 28 April 2024 - 11:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.id, Makassar, – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Tim Penggerak PKK Sulsel menggelar Seminar dan Pemeriksaan Dini Deteksi Kanker pada Wanita meliputi Kanker Serviks, Kanker Payudara, dan Kanker Kulit. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 30 April 2024 tersebut dilaksanakan di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

Penjabat Ketua TP PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, mengungkapkan, kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, diikuti kanker payudara. Dan 70 persen pasien penderita kanker serviks terlambat dideteksi.

“Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kanker serviks dan payudara menyebabkan keterlambatan di deteksinya penyakit ini,” kata Sofha Marwah, saat membuka kegiatan bertajuk Women Againts Cancer tersebut, Sabtu, 27 April 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sofha Marwah, beberapa faktor yang dapat menjadi penghambat deteksi dini pasien kanker serviks dan payudara,
karena letaknya yang tidak terlihat sehingga pasien dapat menutupinya dengan pakaian, biaya screening kanker yang cukup mahal, dan kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat.

“Menghadapi kondisi ini, PKK Sulsel hadir dengan semangat Hari Kartini, untuk melakukan talkshow atau seminar serta screening kanker serviks, payudara dan kanker kulit,” ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia, dr Erna, menyampaikan, antusias masyarakat cukup tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Bahkan saat hari pertama pendaftaran dibuka, kuota langsung penuh.

“Untuk pemeriksaan deteksi dini kanker serviks kami membuka kuota 200 orang, dan langsung penuh,” kata Erna.

Ia mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan RSUD Labuang Baji, RSKD Ibu dan Anak Pertiwi, RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah, serta Universitas Hasanuddin.

“Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat memperoleh informasi dan turut serta mencegah kanker. Apalagi, kanker merupakan penyebab kematian nomor satu bagi perempuan,” harap Erna.

Hadir sebagai pembicara pada seminar ini,
dr Nugraha Utama Pelupessy, dr I Wayan Gede Suardana, dan dr Rachmawaty Syahrir.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian
Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas
Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026
Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WITA

Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WITA

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas

Berita Terbaru