Pemkot Makassar-Bank Sulselbar Siap Adakan Koridor Kota Makan Enak 24 Jam

- Redaksi

Rabu, 20 Maret 2024 - 02:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id, Makassar,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan pihaknya akan mengadakan lokasi khusus Kota Makan Enak dengan durasi 24 jam di Makassar.

Bekerjasama dengan Bank Sulselbar, Danny Pomanto sapaan akrabnya, mendesain kawasan sekitar Anjungan Pantai Losari sebagai koridor ikon baru Makassar Kota Makan Enak itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danny bilang, program Kota Makan Enak sejauh ini masih memanfaatkan objek restoran yang ada dan tersebar-tersebar.

Nah, dengan kolaborasi ini pihaknya akan membuat objek restoran 24 jam.

Lokasinya di Pantai Losari dekat Tugu MNEK yang tadinya buntu akan dibuat bersambung. Sekaligus dengan Festival Kota Tepian Air.

Skejul itu diawali dengan menempatkan 85 gerobak baru Pemkot Makassar milik Dinas Koperasi dan UMKM.

Wali kota dua periode ini menjelaskan gerobak yang dibutuhkan 120 tetapi akan ditambah menjadi 150 dengan bantuan CSR Bank Sulselbar.

“Nantinya kaki lima di bagian utara akan ditata baik di selatan. Ada pengolahan pembuangan limbahnya, toilet akan dibenahi juga keramik dengan standar higiene,” kata Danny Pomanto di Balaikota, Selasa, (19/03/2024).

“Durasinya 24 jam. Makanannya diatur, bagaimana 40 macam makanan khas Makassar harus ada dijual di situ, 24 jam,” jelasnya.

Pun dengan sistem pembayarannya berbasis digital atau QRIS. Jadi bank Sulselbar dan beberapa perusahaan akan menyalurkan CSR-nya di situ.

Ia menuturkan desainnya sementara dilakukan, sedikit lagi selesai.

Dengan adanya lokasi khusus ini, lanjut Danny, bakal sangat menguntungkan apalagi jika misi Bank Sulselbar terpenuhi yakni membantu UMKM dan perdagangan digital.

Juga perdagangan atau ekonomi hijau ada dengan sistem pengolahan limbah tersendiri.

Timnya merencanakan ini rampung sebelum Juli atau sebelum Festival F8.

Sebagai gambaran, wali kota berlatar pendidikan arsitektur ini, mengungkapkan aktivitas di situ mirip dengan Pasar Segar tetapi beraktivitas di tepian pantai.

Ditambah pemasangan LED, tenda bagus, keramik yang layak sehingga para pengunjung atau tamu kehormatan nyaman berkunjung ke sana.

Ia berharap, dengan planning ini makin mempopulerkan ikon Makassar Kota Makan Enak.

Pula, Danny sementara mencari nama khusus untuk ini. “Intinya kawasan ini 24 jam di Makassar sebagai Kota Makan Enak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Ikut Sidang di Kantor Dukcapil
Bupati Sidrap Suarakan Pompanisasi Untuk Lahan Pertanian
Salami Siswa Satu per Satu, Bupati Syaharuddin Larut dalam Keharuan Perpisahan SMPN 1 Watang Pulu
Masyarakat Tamalanrea Bersatu Menolak Proyek PSEL
Urban Farming Jadi Andalan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan
Permudah Akses Warga, Munafri Arifuddin Hadirkan Layanan Adminduk Hingga Kelurahan
Bupati Sidrap Kemudikan Alat Berat di Monumen Ganggawa dan Kumpulkan Pelaku UMKM
Siaga 1, Kapal Delegasi Global Peace Convoy Indonesia Masuki Zona Kuning, Militer Israel Mulai Pantau dan Cegat Kapal-kapal Global Sumud Flotila

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:07 WITA

Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Ikut Sidang di Kantor Dukcapil

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:56 WITA

Bupati Sidrap Suarakan Pompanisasi Untuk Lahan Pertanian

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:25 WITA

Salami Siswa Satu per Satu, Bupati Syaharuddin Larut dalam Keharuan Perpisahan SMPN 1 Watang Pulu

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:14 WITA

Masyarakat Tamalanrea Bersatu Menolak Proyek PSEL

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:06 WITA

Urban Farming Jadi Andalan, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan

Berita Terbaru

Metro

Bupati Sidrap Suarakan Pompanisasi Untuk Lahan Pertanian

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:56 WITA

Metro

Masyarakat Tamalanrea Bersatu Menolak Proyek PSEL

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:14 WITA