Distributor Pupuk Bersubsidi Tidak Mau Mengantar Ke Pengecer

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 15:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Gowa ,– Polemik terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pengecer di lapangan mengaku harus menanggung biaya tambahan untuk mengambil pupuk langsung di gudang distributor. Kondisi ini dinilai memicu potensi perubahan harga ketika pupuk sampai ke tangan petani, sehingga tujuan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan pupuk subsidi tidak berjalan maksimal.

Menurut aturan, pupuk subsidi yang telah ditetapkan HET-nya seharusnya didistribusikan oleh pihak distributor langsung ke pengecer resmi tanpa membebankan biaya tambahan. Namun, di beberapa wilayah, pengecer mengaku terpaksa menjemput sendiri pupuk tersebut menggunakan kendaraan sewaan. Biaya angkut, bongkar-muat, hingga bahan bakar otomatis menambah beban di luar ketentuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami sebagai pengecer sudah mengikuti aturan harga. Tapi karena harus jemput barang sendiri ke gudang distributor, kami keluar biaya lagi. Kalau tidak ditambah, kami rugi. Tapi kalau ditambah, petani yang mengeluh,” ujar salah satu pengecer di Dataran Tinggi Gowa

Kondisi ini bukan hanya merugikan pengecer, tetapi juga menimbulkan ketidakstabilan harga di tingkat petani. Padahal, HET pupuk subsidi telah diatur secara ketat untuk menghindari praktik harga liar atau permainan pasar di rantai distribusi.

Sejumlah petani berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan evaluasi dan penertiban. Mereka meminta agar distributor menjalankan kewajibannya mengantar pupuk sampai ke tingkat pengecer sesuai regulasi yang berlaku.

“Petani butuh harga yang pasti. Kalau ada biaya angkut tambahan dari pengecer, ujung-ujungnya kami yang harus bayar lebih. Harapan kami pemerintah turun tangan,” ungkap salah satu petani setempat.

Pemerhati kebijakan pertanian menilai bahwa masalah ini terjadi karena lemahnya pengawasan dan koordinasi antara distributor, pengecer, dan aparat pengawas pupuk dan pestisida (KPPP). Jika tidak segera dibenahi, dikhawatirkan persoalan serupa akan terus berulang terutama menjelang masa tanam.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak distributor dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi soal keluhan pengecer tersebut. Namun para petani berharap ada langkah cepat agar distribusi pupuk subsidi kembali berjalan sesuai mekanisme, sehingga harga tetap sesuai HET dan tidak memberatkan mereka. *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota – Wawali Makassar Salat Id Bersama Ribuan Warga, Perkuat Kebersamaan di Hari Kemenangan
Bupati  dan Wakil Bupati Sidrap, Salat Idul Fitri Bersama di Stadion Ganggawa 
Gema Idul Fitri 1447 H di Batumenteng: Ceramah Ustadz Soleh Getarkan Jiwa, Warga Didorong Perkuat Silaturahmi
Sambut Hari Lebaran, Bupati Sidrap Lepas Peserta Takbir keliling
Munafri-Aliyah Undang Warga Makassar Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi, Perkuat Kebersamaan
Jelang Idulfitri, Wali Kota Makassar Buka Puasa Bersama Forkopimda Tekankan Kolaborasi Pelayanan Publik
Wakili Ketum IKA Unhas, Cicu Kembali Turun Bagi Beras
Bahagiakan Anak Yatim, Ketua TIDAR Vonny Ameliani Bagikan Baju Lebaran 

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:19 WITA

Wali Kota – Wawali Makassar Salat Id Bersama Ribuan Warga, Perkuat Kebersamaan di Hari Kemenangan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:02 WITA

Bupati  dan Wakil Bupati Sidrap, Salat Idul Fitri Bersama di Stadion Ganggawa 

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:30 WITA

Gema Idul Fitri 1447 H di Batumenteng: Ceramah Ustadz Soleh Getarkan Jiwa, Warga Didorong Perkuat Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:08 WITA

Sambut Hari Lebaran, Bupati Sidrap Lepas Peserta Takbir keliling

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:32 WITA

Munafri-Aliyah Undang Warga Makassar Salat Idulfitri di Lapangan Karebosi, Perkuat Kebersamaan

Berita Terbaru