Kategori: Nasional

  • Peringati Hari Kartini, PKK Sulsel Gelar Seminar dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker

    Peringati Hari Kartini, PKK Sulsel Gelar Seminar dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Tim Penggerak PKK Sulsel menggelar Seminar dan Pemeriksaan Dini Deteksi Kanker pada Wanita meliputi Kanker Serviks, Kanker Payudara, dan Kanker Kulit. Kegiatan yang akan berlangsung hingga 30 April 2024 tersebut dilaksanakan di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

    Penjabat Ketua TP PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, mengungkapkan, kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, diikuti kanker payudara. Dan 70 persen pasien penderita kanker serviks terlambat dideteksi.

    “Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang kanker serviks dan payudara menyebabkan keterlambatan di deteksinya penyakit ini,” kata Sofha Marwah, saat membuka kegiatan bertajuk Women Againts Cancer tersebut, Sabtu, 27 April 2024.

    Menurut Sofha Marwah, beberapa faktor yang dapat menjadi penghambat deteksi dini pasien kanker serviks dan payudara,
    karena letaknya yang tidak terlihat sehingga pasien dapat menutupinya dengan pakaian, biaya screening kanker yang cukup mahal, dan kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat.

    “Menghadapi kondisi ini, PKK Sulsel hadir dengan semangat Hari Kartini, untuk melakukan talkshow atau seminar serta screening kanker serviks, payudara dan kanker kulit,” ujarnya.

    Sementara, Ketua Panitia, dr Erna, menyampaikan, antusias masyarakat cukup tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Bahkan saat hari pertama pendaftaran dibuka, kuota langsung penuh.

    “Untuk pemeriksaan deteksi dini kanker serviks kami membuka kuota 200 orang, dan langsung penuh,” kata Erna.

    Ia mengatakan, kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan RSUD Labuang Baji, RSKD Ibu dan Anak Pertiwi, RSKD Ibu dan Anak Siti Fatimah, serta Universitas Hasanuddin.

    “Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat memperoleh informasi dan turut serta mencegah kanker. Apalagi, kanker merupakan penyebab kematian nomor satu bagi perempuan,” harap Erna.

    Hadir sebagai pembicara pada seminar ini,
    dr Nugraha Utama Pelupessy, dr I Wayan Gede Suardana, dan dr Rachmawaty Syahrir.

     

  • Pj Gubernur Sulsel Hadiri Serah Terima Jabatan Komandan Lantamal VI Makassar

    Pj Gubernur Sulsel Hadiri Serah Terima Jabatan Komandan Lantamal VI Makassar

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, bersama Forkopimda Sulsel menghadiri upacara serah terima jabatan Komandan Lantamal VI dari Laksamana Pertama TNI Ivan Gatot Prijanto kepada Brigadir Jenderal TNI Marinir Andi Rahmat, di Dermaga Layang Mako Lantamal VI Makassar, Rabu, 24 April 2024.

    Pj Gubernur Sulsel menyerahkan piagam penghargaan kepada Laksamana Pertama TNI Ivan Gatot Prijanto dan menyaksikan prosesi serah terima jabatan di Lantamal VI Makassar, bersama Ketua DPRD Provinsi Sulsel dan sejumlah Forkopimda lainnya.

    Irup Pangkoarmada II Laksda, TNI Ariantyo Condrowibowo menyampaikan terima kasih kepada Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Ina Kartika Sari serta hadirin lainnya.

    “Terima kasih atas kesediaan hadir di acara serah terima jabatan ini Bapak Pj Gubernur Sulsel dan Ibu Ketua DPRD Sulsel, dan seluruh hadirin lainnya,” kata Ariantyo Condrowibowo dalam sambutannya.

    Ia menjelaskan, rangkaian serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses organisasi dan kemajuan, termasuk di Lantamal VI Makassar ini.

    “Pangkalan merupakan ujung tombak dalam menjaga maritim kita, dan sebagai keamanan laut dapat menjaga dengan baik bagaimana stabilitas keamanan di laut,” tuturnya.

    Ia menyampaikan terima kasih kepada Laksamana Pertama TNI Ivan Gatot Prijanto dan selamat bekerja kepada Brigadir Jenderal TNI Ivan Gatot Prijanto di di Lantamal VI Makassar.

    “Terima kasih kepada Laksamana Pertama TNI Ivan Gatot Prijanto dan Ibu. Selamat kepada Brigadir Jenderal Andi Rahmat, ini merupakan amanah dan tanggung jawab untuk menjalankan tugasnya dan meningkatkan kinerja dengan lebih baik,” ucapnya.

    Ia berpesan, peningkatan kualitas keimanan kepada Allah SWT dan jabatan adalah amanah yang wajib dijaga, kemudian menjaga iklim yang baik untuk kemajuan masyarakat dan aplikatif dalam menyusun pembangunan nasional.

    “Kemudian bagaimana etos kerja, sinergi dan koordinasi dengan Polri, unsur pemerintah dan seluruh elemen lainnya,” pungkasnya.

    Hadir juga sejumlah Forkopimda, jajaran TNI baik Angkatan Laut, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Polda Sulsel, Kejati Sulsel dan seluruh stakeholder lainnya.

  • Kapolda Ziarah ke Makam Raja-Raja di Jera Lompoe Soppeng

    Kapolda Ziarah ke Makam Raja-Raja di Jera Lompoe Soppeng

    JEJAKNEWS.id, Soppeng, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin dan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, berziarah ke makam raja-raja di Jera Lompoe, Soppeng, Selasa, 23 April 2024.

    Mereka didampingi Bupati Soppeng, Kaswadi Razak berkunjung ke makam raja dan petinggi raja di Kompleks Makam Jera Lompoe di Jalan Bila Utara, Kampung Bila, Kecamatan Lalabata. Kunjungan ini usai menghadiri peringatan Hari Jadi Soppeng.

    Pj Gubernur Bahtiar mengatakan, kunjungan ini bukan sekadar tradisi, melainkan juga upaya pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya. Di kompleks Makam Raja, tempat peristirahatan terakhir para pemimpin yang telah membentuk sejarah dan identitas Bangsa Bugis dan daerah Soppeng.

    “Ini harus dirawat dengan baik,” kata Bahtiar.

    Dalam kunjungannya, Bahtiar banyak berbincang dengan bupati serta perwakilan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Sulsel. Ia terlihat banyak mengkonfirmasi pengetahuannya tentang sejarah dari referensi atau literasi yang dibacanya. Termasuk lokasi makam raja lainnya.

    “Di sini tidak ada yang diubah Pak Gubernur makamnya,” kata Bupati Soppeng, Kaswadi Razak.

    Makam Jera Lompoe berada di atas ketinggian 132 meter di atas permukaan laut. Pada kompleks tersebut terdapat 12 makam, namun hanya delapan makam yang diketahui namanya dan tipe makamnya.

    Dua makam memiliki jirat yaitu makam La Tenri Bali dengan tipe jirat teras berundak satu dan makam La Mataesso dengan tipe jirat berteras satu. Makam lainnya yang tidak memiliki jirat yaitu makam We Ada, makam We Tenri Kawareng, makam Addatuang Sidenreng, makam Datu Mari-Mari, makam Payung Luwu, dan makam Petta Bulue.

    Polsus Cagar Budaya, Jayadi Adam menyampaikan, La Mataesso salah satu makam yang menjadi ikon kompleks ini.

    “Kisahnya merupakan salah satu pemersatu terbentuknya Soppeng, yaitu Soppeng Riaja dan Soppeng Rilau. Ini kemudian jadi Datu waktu itu,” jelasnya.

    Adapun untuk berkunjung ke kompleks makam dibuka dari hari Senin – Jumat, mulai pukul 07.30 – 16.00. Untuk hari Sabtu dan Minggu juga dapat dikunjungi. (*)

  • Penjabat Gubernur Sulsel Kunjungi Soppeng, Tebar 160 Ribu Benih Ikan di Salomate

    Penjabat Gubernur Sulsel Kunjungi Soppeng, Tebar 160 Ribu Benih Ikan di Salomate

    JEJAKNEWS.id, Soppeng, – Setelah melakukan penanaman pohon serentak dalam rangka Hari Bumi di Kabupaten Wajo pada Senin, 22 April 2024, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Soppeng.

    Di Danau Salomate, Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa, Bahtiar melakukan penebaran 160 ribu benih ikan.

    Salah seorang nelayan, Bustar, sangat setuju dengan program ini. “Sangat setuju, manfaatnya ini banyak untuk masyarakat di sini, ini membutuhkan benih. Kalau bisa juga ditambah dengan ikan mas,” harapnya.

    Nelayan lainnya, Nasrullah, juga demikian. “Kalau bisa juga ada ikan sepat,” pintanya.

    Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulsel, Muhammad Ilyas, menyampaikan, sebanyak 160 ribu benih ikan tersebut terdiri dari 110.000 dari Pemprov Sulsel dan sisanya 50.000 benih ikan dari Balai Benih Ikan (BBI) dari Soppeng.

    “Sebagian benih berasal dari BBI di Soppeng,” pungkasnya.

  • Pj Gubernur Bahtiar dan Kapolda Sulsel Hadiri Prosesi Mattompang Arajang

    Pj Gubernur Bahtiar dan Kapolda Sulsel Hadiri Prosesi Mattompang Arajang

    JEJAKNEWS.id, Bone, – Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin bersama Kapolda Sulsel Andi Rian R Djajadi menghadiri prosesi Mattompang Arajang, yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Jadi Bone ke 694 tahun, di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Sabtu, 20 April 2024. Turut hadir Penjabat Ketua TP PKK Sulsel Sofha Marwah Bahtiar, dan sejumlah kepala daerah di Sulsel.

    Mattompang Arajang adalah sebuah ritual adat yang sakral untuk menyucikan benda-benda pusaka Kerajaan Bone. Mattompang” atau “Mappepaccing” berarti menyucikan, dan “Arajang” merujuk pada benda atau sekumpulan benda pusaka.

    Mattompang biasanya dilakukan dalam rangka Hari Jadi Bone dan meliputi beberapa tahapan. Seperti pengambilan air dari sumur-sumur tertentu untuk pembersihan arajang, pengucapan kata-kata permohonan izin oleh para bissu (pendeta adat), dan prosesi pencucian benda pusaka yang dilakukan oleh pandai besi kerajaan dengan diiringi tarian dan musik tradisional.

    Mattompang Arajang tidak hanya penting secara budaya, tetapi juga sebagai cara untuk merawat dan melestarikan sejarah serta identitas lokal Kabupaten Bone.

    Penjabat Bupati Bone, Andi Islamuddin, mengatakan, Hari Jadi Bone bertambah baik dengan kehadiran Penjabat Gubernur yang siap berkontribusi dan membawa kebermanfaatan untuk Kabupaten Bone.

    “Hari ini kita berkumpul dalam suatu harapan kebaikan dimana kebersamaan akan terus terjaga,” kata Andi Islamuddin.

    Sementara, Bahtiar Baharuddin menyampaikan, bahwa kata atau frasa Bone bukan sekedar tempat lahir atau daerah administrasi. Tapi adalah sistem hidup dan sebuah nilai.

    “Jadi kata Bone atau frasanya itu mengandung nilai dan identitas. Bagi orang yang lahir dan besar di Bone itu terpatri dan masuk ke dalam sum-sum tulangnya sebagai orang Bone lahir dan batin. Bahkan rela mengorbankan jiwa dan raganya demi Bone,” kata Bahtiar.

    Di usia 694 tahun Bone, kata Bahtiar, daerah ini yang dalam perjalanan dan manusia yang membentuk nilai peradaban. Menyampaikan kehebatan dan peran dari diaspora dari Bone di berbagai belahan dunia.

    “Dimana pun kita merantau, selalu kita membawa identitas kita” sebutnya.

    Ulang tahun ini sekaligus menjadi momentum kita mengembalikan marwah dan meneguhkan kembali jiwa-jiwa orang Bone yang kuat dan berjiwa petarung.

    “Di usia ke 694 Bone ini, mengingatkan agar berkarakter Bone sejatinya menjadi pemimpin di manapun, memegang teguh kepribadian, bukan hanya dibibir, tetapi mencontohkan dan menjadi teladan di kehidupan sehari-hari,” terangnya.

    Kemudian di akhir sambutannya, di depan tamu yang berasal dari kerajaan se Nusantara serta negara sahabat, Bahtiar menyampaikan bahwa Sulsel tidak memiliki pantun tetapi pesan-pesan dalam Pappaseng.

    “Narekko meneloriwi atinna padammu rupatau abbereang toi atimmu yang berarti, kalau engkau mengharapkan hati orang lain, berikanlah juga hatimu. Wejangan ini mengajarkan agar kita selalu berbuat baik dan ikhlas terhadap sesama manusia,” tuturnya.

    Pada kesempatan ini, Bahtiar Baharuddin, menyerahkan bantuan CSR Rumah Ibadah di Tanete Riattang dari Bank Sulselbar.

    Ia juga menyampaikan, bahwa Presiden memberikan alokasi anggaran untuk membangun jalan poros Maros-Bone Rp1,7 triliun. Demikian juga tahun ini diberikan Rp900 miliar untuk Inpres Jalan Daerah.

    Pelabuhan Pattiro tahun ini didorong menjadi pelabuhan barang. Serta berkoordinasi memperpanjang landasan Bandara Bone menjadi 2.500 meter.

    Tahun ini Pemprov juga memberikan bantuan untuk kurang lebih 950 titik di Kota Bone, yang akan diberikan penerangan lampu. Serta bantuan keuangan untuk jalan sebesar Rp100 miliar. (*)

  • Dewan Adat Saoraja Bone Anugerahi Pj Gubernur Bahtiar Gelar Adat Daeng Mappuji

    Dewan Adat Saoraja Bone Anugerahi Pj Gubernur Bahtiar Gelar Adat Daeng Mappuji

    JEJAKNEWS.id, Bone,- Dalam sebuah upacara adat yang penuh makna, Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone resmi menganugerahkan gelar adat kepada Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.

    Dengan nama Daeng Mappuji, gelar ini melambangkan sosok pemimpin yang penuh cinta dan kasih sayang terhadap masyarakatnya, berwibawa, dan tegas dalam menjalankan amanah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Upacara pengukuhan ini dilangsungkan di Arajang, Rumah Jabatan Bupati Bone, Jum’at, 19 April 2024, yang dilaksanakan setelah prosesi adat pra Mattompang Arajang.

    Tokoh adat Bone, Andi Yusha Tenri Tappu, menjelaskan, pengukuhan gelar adat kepada Bahtiar Baharuddin diberikan karena asli orang Bugis Bone, atau dalam Bahasa Bugis dikenal sebagai Tau Deceng Wija Tau Bone, sebagai orang baik keturunan Bone.

    “Semua yang berkontribusi kepada Bone di masa lampau itu dapat dikukuhkan sebagai Tau Deceng,” ujarnya.

    Dia menguraikan bahwa ada dua jenis pengukuhan untuk orang Bone asli, yaitu dengan nama Petta dan Daeng. Andi Muhammad, mantan Pangdam XIV Hasanuddin dan cucu Raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki, dikukuhkan dengan gelar bangsawan Bugis Petta. Sementara itu, Bahtiar Baharuddin yang dikukuhkan sebagai Tau Deceng diberikan gelar kebangsawanan Daeng.

    “Jadi tinggal dikukuhkan karena asli Bone. Kalau Andi diberi Pa’ Petta-nya kalau Tau Deceng diberi Pa’ Daeng-nya,” jelasnya.

    Bahtiar sendiri mengaku merasa terhormat atas pengukuhan ini. “Saya lahir dan besar di Bone. Kejadian hari ini mungkin sudah menjadi rencana Tuhan. Bagi saya, ini adalah penghargaan yang sangat berarti sebagai bagian dari keluarga besar Bone,” tutur Bahtiar.

    Bahtiar mengatakan, pemberian gelar ini tidak hanya merupakan sebuah penghargaan, tetapi juga membawa pesan dan tanggung jawab yang besar.

    “Kepercayaan yang diberikan oleh rakyat Bone melalui pemuka adat dan budaya memberikan karakter tersendiri kepada saya. Ini menjadi pengingat bagi saya bahwa seorang pemimpin harus selalu dekat dengan rakyatnya,” ungkapnya.

    Dengan rasa syukur, Bahtiar menyampaikan terima kasihnya. “Tabe maraja sedalam-dalamnya, penganugerahan ini juga mengandung tanggung jawab bagi saya untuk bersikap, bertingkah, dan berbuat lebih baik lagi. Saya harus memancarkan karakter pemimpin sesuai dengan gelar yang telah diberikan,” tuturnya penuh haru.

  • Inovasi Peternakan di Cina Bone, Inseminasi Buatan Dikuatkan dengan Ketersediaan Pakan

    Inovasi Peternakan di Cina Bone, Inseminasi Buatan Dikuatkan dengan Ketersediaan Pakan

    JEJAKNEWS.id, Bone, – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, telah mengambil langkah progresif dengan melaksanakan program Inseminasi Buatan (IB) di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. Program ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan populasi ternak, khususnya sapi Bali dan Simental, yang merupakan dua jenis sapi utama di desa tersebut.

    Pada Jumat, 19 April 2024 ia berkunjung dan melakukan inseminasi buatan di Desa Kanco. Inseminasi buatan yang dilakukan antara indukan simental dan bibit limosine ini diharapkan dapat menghasilkan keturunan dengan kualitas genetik yang lebih baik.

    Pelaksana IB di desa ini, Syamsir menyatakan optimisme bahwa bantuan provinsi dalam penyediaan strow (bibit) akan memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas ternak di Desa Kanco.

    “Ini strow (benih) dari provinsi. Mudah-mudahan di provinsi bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” sebutnya.

    Adapun Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulawesi Selatan, Nurlina Saking, menambahkan bahwa Desa Kanco memiliki populasi sapi betina sebanyak 1.200 dari total 17.000 di Kecamatan Cina.

    “Program pelayanan kesehatan hewan, termasuk vaksinasi penyakit mulut dan kuku, serta pelaksanaan inseminasi buatan di sini berjalan dengan cukup baik,” ujar Nurlina.

    Selain itu, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin menekankan pentingnya dukungan pengetahuan dan pelatihan dalam menyediakan pakan yang berkualitas untuk ternak. Dia meminta Dinas Peternakan Sulsel untuk segera menyelenggarakan pelatihan pembuatan pakan ternak, mengingat bahan-bahan pakan yang melimpah namun belum termanfaatkan secara maksimal.

    “Bu Kadis berikan pelatihan secepatnya untuk memanfaatkan potensi pakan yang ada, agar program ketahanan pangan ini dapat berjalan dengan sukses,” kata Bahtiar Baharuddin, menanggapi masukan dari peternak dan penyuluh peternakan.

    Program inseminasi buatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan populasi ternak, tetapi juga menjadi pilar penting dalam upaya peningkatan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

  • Konsulat Jenderal Filipina Temui Pj Gubernur Bahtiar, Perkuat Hubungan Bilateral

    Konsulat Jenderal Filipina Temui Pj Gubernur Bahtiar, Perkuat Hubungan Bilateral

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Konsulat Jenderal Filipina, Marry Jennifer Dominggo Dingal, menemui Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 18 April 2024. Kunjungan silaturahmi ini karena Marry Jennifer Dominggo Dingal baru saja bertugas untuk wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

    Dalam pertemuan ini, Bahtiar memaparkan potensi besar Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam sumber daya manusia dan alam. Ia juga mengaitkan potensi ini dengan dampak positif yang akan ditimbulkan oleh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan, yang diperkirakan akan mengubah lanskap ekonomi regional secara signifikan.

    “Penting bagi saya teman-teman seluruh dunia melihat perubahan landskap yang ada. IKN sebagai ibu kota, Jakarta menjadi kota bisnis. Sekarang Makassar menjadi kota terbesar yang dekat dengan IKN,” ungkap Bahtiar.

    Pj Gubernur Bahtiar mengungkapkan inisiatifnya untuk mengundang kedutaan besar di seluruh dunia untuk membuka konsulat di Makassar, yang merupakan daerah dengan pertumbuhan pesat dan memiliki peranan strategis.

    Menyoroti hubungan dekat antara Filipina dan Indonesia, khususnya Sulsel, Bahtiar mendorong kerjasama regional di berbagai bidang. Seperti peternakan, pertanian, dan pariwisata. Sehingga dalam konteks global, kawasan memiliki kekuatan.

    Sebagai contoh, Bahtiar menyinggung program budidaya pisang cavendish di Sulsel yang belajar dari Davao, Filipina.

    “Kerjasama kawasan itu baik dan penting. Misalnya sama-sama produksi beras dan pisang untuk pasar dunia. Maka produksinya harus skala besar agar memiliki nilai tawar ke kawasan lain,” terang Bahtiar, menekankan pentingnya kerjasama regional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Untuk mendukung kerjasama ini, Bahtiar mendorong dibukanya penerbangan langsung dari Makassar ke Filipina, yang akan memudahkan penyaluran logistik dan transportasi manusia.

    Sementara itu, Konsul Marry Jennifer Domingo menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inisiatif yang diambil oleh Sulsel.

    “Sebenarnya pertemuan pertama kami dengan Gubernur Sulsel karena saya baru. Merupakan kebiasaan kami para pemimpin untuk bertemu dengan pemimpin di wilayah jurisdiksi kami. Kami berbasis di Manado dan Sulsel merupakan bagian dari wilayah jurisdiksi kami, untuk itu kami mengadakan courtesy call ini,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan, bersama Pj Gubernur Bahtiar, pihaknya membahas mengenai banyak hal, terutama pada potensi untuk kerja sama ke depan.

    “Ini kurang lebih seperti meet and greet. Saya datang untuk menemui Bapak Gubernur dan saya sangat senang karena beliau sangat ramah dalam menyambut saya dan tim saya di gedung yang sangat mewah dan bersejarah ini. Saya rasa kita sudah membangun hubungan yang baik dan kesempatan ke depan,” tuturnya.

  • Hari Kesadaran Nasional, Penjabat Gubernur Sulsel Serahkan 4.100 Bibit Pohon dan 2.341 SK PPPK

    Hari Kesadaran Nasional, Penjabat Gubernur Sulsel Serahkan 4.100 Bibit Pohon dan 2.341 SK PPPK

    JEJAKNEWS.id, Makassar, – Dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti Upacara Bendera yang diadakan di Lapangan Kantor Gubernur, pada Rabu, 17 April 2024. Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, memberikan arahan dan bertindak sebagai Pembina Upacara.

    Upacara ini merupakan bentuk komitmen ASN dalam menghormati negara dan mengingat kembali tugas serta tanggung jawab mereka, sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap bangsa dan negara.

    Pada kesempatan yang sama, diserahkan 4.100 bibit pohon dalam Program Sedekah Pohon yang mencakup bibit cabai, pisang Cavendish dan jeruk kepada ASN. Selain itu, juga diserahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2023 kepada 2.341 pegawai.

    Upacara ini juga menjadi ruang bagi Pj Gubernur bersilaturahmi usai Lebaran bersama pegawai Pemprov untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Bahtiar Baharuddin juga meminta maaf atas kesalahan yang mungkin terjadi selama tujuh bulan kepemimpinannya.

    Dalam sambutannya, Bahtiar menekankan pentingnya melanjutkan pembangunan yang telah direncanakan oleh pemerintahan di semua tingkatan, serta meningkatkan layanan publik di wilayah Sulsel. Dia juga menyoroti perlunya koordinasi antar penyelenggara negara untuk melayani masyarakat.

    “Melanjutkan juga pekerjaan kita untuk meningkatkan berbagai jenis layanan publik yang harus dilakukan di wilayah Sulsel,” katanya.

    Bahtiar menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi saat ini adalah mengatasi inflasi, menciptakan pertumbuhan yang merata, dan mengurangi risiko sosial seperti kemiskinan dan pengangguran.

    Sebagai abdi negara, ASN diharapkan bekerja secara profesional, taat pada aturan dan hukum, serta loyal pada organisasi.

    “Bekerja fokus, bekerjalah sebagai pegawai negeri, sebagai ASN baik pegawai negeri maupun PPPK dan loyal pada organisasi,” sebutnya.

    Pada akhir sambutannya, Bahtiar menyampaikan belasungkawa atas bencana alam di Tana Toraja dan memastikan bahwa Pemerintah Provinsi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, TNI-Polri, dan satuan bencana akan terus melakukan pelayanan dan penanganan.

    “Berbela sungkawa dan kita pastikan bahwa Pemerintah Provinsi bersama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, TNI-Polri dan satuan bencana yang terus melakukan pelayanan dan penanganan,” pungkasnya.(*)

  • Open House Hari Kedua Lebaran, Pj Gubernur dan Ketua PKK Sulsel Terima Kunjungan Silaturahmi Bupati Wali Kota dan Jajaran

    Open House Hari Kedua Lebaran, Pj Gubernur dan Ketua PKK Sulsel Terima Kunjungan Silaturahmi Bupati Wali Kota dan Jajaran

    JEJAKNEWS.id, Makassar,- Open house Idulfitri 1445 Hijriyah yang dilaksanakan Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Sofha Marwah Bahtiar di Rumah Jabatan Gubernur, berlanjut hingga hari kedua lebaran, Kamis, 11 April 2024. Setelah open house hari pertama dibuka untuk masyarakat umum, kali ini giliran Bupati dan Wali Kota beserta jajaran yang datang bersilaturahmi.

    Para tamu disambut dengan hangat oleh tuan rumah, Pj Gubernur Bahtiar beserta isteri Sofha Marwah Bahtiar. Didampingi Para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel. Para tamu juga dihibur oleh penampilan band Jade and Sugi, yang menyanyikan lagu-lagu religi.

    Kepala daerah pertama yang datang bersilaturahmi adalah Bupati Maros Chaidir Syam didampingi isteri Ulfiah Nur Yusuf. Hadir pula Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari. Tak ketinggalan jajaran Forkopimda Kabupaten Maros serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Maros.

    Disusul Bupati dan Wakil Bupati Pinrang, Irwan Hamid dan Alimin, Ketua DPRD Pinrang, jajaran Forkopimda Pinrang, serta para Kepala OPD Lingkup Pemkab Pinrang.

    Selanjutnya, jajaran Forkopimda Enrekang dan Kepala OPD Lingkup Pemkab Enrekang. Dari Tana Toraja, hadir Wakil Bupati dr Zadrak Tombeg beserta isteri dan jajaran Forkopimda.

    Hingga siang tadi, para kepala daerah bersama para pejabat Pimpinan Tinggi Pratamanya terus berdatangan. Diantaranya, Bupati Barru Suardi Saleh,  Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Pj Bupati Luwu Muhammad Saleh, Pj Bupati Sidrap Basra, Pj Jeneponto Junaedi Bakr, Pj Bupati Wajo Andi Bataralifu, serta Pj Bupati Takalar Setiawan Aswad.

    Hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni, Bupati Pangkep Andi Yusran Lalogau, Pj Bupati Bone Andi Islamuddin, serta Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.

    Silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain foto bersama, suasana semakin meriah setelah Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, naik ke panggung bernyanyi diiringi band Jade and Sugi.

    Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mengucapkan selamat datang kepada para bupati dan wali kota. Ia berharap, silaturahmi dan kekompakan terus terjalin untuk membangun Sulsel.

    Open house ini akan berlanjut pada sore hingga malam nanti.