Booth Dekranasda Makassar Diserbu Pengunjung di Hari Pertama Inacraft 2025

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar, – Booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar mendapat perhatian besar pada hari pertama pelaksanaan The 24th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (1/10/2025).

Inacraft merupakan pameran kerajinan tahunan berskala internasional yang digelar oleh ASEPHI (Association of Exporters and Producers of Indonesian Handicraft). Ajang ini menghadirkan para perajin, komunitas, hingga Dekranasda dari berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

Pada edisi tahun ini, Dekranasda Kota Makassar menjadi satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Selatan yang turut ambil bagian dalam pameran bergengsi tersebut. Hal ini membuat booth Makassar menjadi salah satu daya tarik pengunjung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaku PIC Pameran Inacraft Dekranasda Kota Makassar, Dewi Andriani mengatakan bahwa keikutsertaan Makassar pada ajang ini merupakan bentuk dukungan penuh dari Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa untuk menampilkan produk terbaik perajin Kota Makassar.

“Inacraft menjadi salah satu wadah strategis untuk mempromosikan hasil karya perajin lokal Makassar yang memiliki kualitas tinggi serta berpotensi besar untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional,” jelasnya.

Adapun produk-produk khas Bugis-Makassar dipamerkan, mulai dari Kain Lagosi, Sarung Basah, Baju Bodo, Sarung Sutra, Cora’ La’ba, perhiasan baju bodo, kain sutra khas Sulsel, hingga busana modern seperti vest dan outer, serta Sarung Cabut.

Selain itu, Dekranasda Makassar juga menampilkan hasil karya binaan dari program pelatihan, di antaranya baju bodo hasil pelatihan menjahit dan perak pin logo Dekranasda hasil kriya perak.

Antusiasme pengunjung terlihat jelas sejak pagi, banyak yang sengaja mampir karena penasaran dengan keunikan produk khas Bugis-Makassar. Bahkan, sejumlah wisatawan mancanegara pun tampak membeli produk wastra Bugis-Makassar .

Salah satu pengunjung asal Bandung, Ajeng, mengaku kagum dengan koleksi yang ditampilkan. “Booth Makassar ramai sekali. Produk-produknya motifnya khas dan warnanya indah. Saya baru pertama kali lihat sarung dan kain dengan corak seperti ini,” ujarnya.

Menurut Ajeng, kehadiran booth Dekranasda Makassar memberi warna berbeda dalam pameran Inacraft karena menampilkan warisan budaya sekaligus produk modern.

Syamsiah Herman Heizer, pengurus Dekranasda Kota Makassar bidang Wirausaha yang menjaga booth, mengaku tidak menyangka antusiasme begitu tinggi di hari pertama.

“Banyak orang tertarik karena produk kita unik-unik dan tidak dijumpai di tempat lain. Alhamdulillah, responnya sangat positif,” ungkap Syamsiah.

Ia menambahkan, hanya di hari pertama saja transaksi sudah mencapai sekitar Rp4 jutaan. Capaian ini diharapkan dapat terus meningkat seiring berlangsungnya pameran.

Menurutnya, partisipasi di ajang internasional ini bukan hanya untuk mengenalkan produk lokal, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Kami berharap keikutsertaan di Inacraft 2025 dapat mengangkat nama Makassar dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Pameran Inacraft 2025 sendiri akan berlangsung hingga 5 Oktober mendatang, dengan menghadirkan ribuan produk kerajinan dari seluruh Indonesia dan mancanegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian
Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas
Didampingi Langsung Bupati Syaharuddin, Kalosi Alau Jalani Penilaian Desa Berprestasi Nasional 2026
Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:02 WITA

Bapemperda DPRD Sulsel Konsultasikan Ranperda Perlindungan Pekerja Migran ke Kementerian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:02 WITA

Wali Kota Appi Minta Tripartit Rutin Duduk Bersama Tiap Bulan, Bahas Upah Pekerja

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:37 WITA

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:43 WITA

Munafri Serukan Sinergi Pemerintah-Pengembang Rancang Kawasan Hunian Terintegrasi Sekolah dan Puskesmas

Berita Terbaru