Unjuk Rasa  Nasdem Sulsel Di Makassar, Tuntut Tempo Minta Maaf Atas Beritanya 

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 07:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,-Kader NasDem se – Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis, (16/4/2026) sore.

Dalam aksinya, seluruh kader NasDem dari 24 Kabupaten/Kota turun ke jalan. Mereka menuntut pemberitaan Majalah Tempo terkait isu Partai NasDem akan diakuisisi Partai Gerindra dengan judul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” edisi 12 April 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menyampaikan aksi unjuk rasa ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Ia menuntut, Majalah Tempo menyampaikan permohonan maaf atas pemberitaannya, serta melakukan klarifikasi..

“Ini penghinaan dan juga melakukan Berita kebencian terhadap Ketua Umum Partai Nasdem, Orang tua kami, Bapak Surya Paloh. Maka kami minta untuk minta maaf. Yang kedua, melakukan klarifikasi,”
kata Bupati Sidrap itu di sela aksi tersebut.

“Mengkritik boleh, memberikan masukan boleh. Tapi kalau sudah masuk pada wilayah-wilayah yang menjudge NasDem, ini diakuisisi, ini mau dijual. Itu tidak boleh. NasDem bukan perusahaan, NasDem ini melahirkan Kader-kader pemimpin di seluruh Indonesia, Khususnya di Sulawesi Selatan,” sambung Syahar menegaskan.

Adapun narasi pemberitaan Tempo yang memantik reaksi kader, kata Syahar,
terkait dengan akuisisi Partai Nasdem.
Kemudian Gambar Surya Paloh pada cover Majalah Tempo dianggap kurang bagus dan kurang etik.

“Maka tentu ini menjadi kemarahan bagi kader NasDem di seluruh Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. Aksi ini serentak di seluruh Indonesia dan di Sulawesi Selatan. Maka kita akan menunggu klarifikasi dan minta
Dewan Pers untuk memberikan teguran.

Menyampaikan saran pandangan boleh, tapi kalau menyerang secara personal dan lain-lain, saya kira itu tidak boleh,” imbuhnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok
Sambut Komisi IV DPR RI, Munafri Sampaikan Strategi Ketahanan Pangan Makassar
Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar
Bupati Sidrap Kumpulkan Peternak Ayam dan Pedagang Ambil 10 Langkah Taktis Stabilkan Rantai Pasok Telur
Bupati Sidrap Apresiasi Tiga Ranperda Inisiatif, DPRD Setujui Pembahasan Lanjutan Ranperda APBD
Bupati Syahar Canangkan Gerakan Tanam Padi Organik di Panreng Sidrap
SPPG Unhas Lakukan Diskusi Publik Untuk Innovasi dan Laboratorium Riset Serta Pemenuhan Kualitas Gizi Bangsa
Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji TPP ASN dan Skema Pengupahan PJLP

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:17 WITA

Wali Kota Munafri Siapkan Road Map, Wujudkan Makassar Bebas Asap Rokok

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:52 WITA

Sambut Komisi IV DPR RI, Munafri Sampaikan Strategi Ketahanan Pangan Makassar

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:18 WITA

Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:18 WITA

Bupati Sidrap Kumpulkan Peternak Ayam dan Pedagang Ambil 10 Langkah Taktis Stabilkan Rantai Pasok Telur

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:49 WITA

Bupati Sidrap Apresiasi Tiga Ranperda Inisiatif, DPRD Setujui Pembahasan Lanjutan Ranperda APBD

Berita Terbaru