Safari Ramadan di Rajawali, Wali Kota Makassar Ajak Warga Sambut Pasar Murah

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 01:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makassar,— Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah sebagai rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Manararul Musyafir, Jalan Rajawali No. 62 Makassar, Selasa (10/3/2026) malam.

Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Makassar untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Munafri mengatakan, Safari Ramadan bertujuan agar para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat hadir langsung di tengah masyarakat untuk melihat kondisi yang ada di setiap kecamatan di Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Safari Ramadan yang diselenggarakan pemerintah kota ini bertujuan supaya kita semua, para kepala SKPD, hadir di tengah-tengah masyarakat, melihat bagaimana kondisi dan keadaan masyarakat yang ada di semua kecamatan di Kota Makassar,” ujar Munafri.

“Tujuannya tentu untuk membangun silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan tentu untuk saling membangun komunikasi,” sambung dia.

Menurutnya, program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan masyarakat. Sebaliknya, berbagai inisiatif masyarakat juga membutuhkan dukungan pemerintah agar dapat berjalan dengan baik.

Demikian pula sebaliknya, kalau hanya masyarakat yang merencanakan kegiatan tanpa disupport pemerintah, saya yakin hasilnya juga tidak akan maksimal.

“Maka dari itu dibutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan dilakukan dengan berbagai rangkaian aktivitas yang mendekatkan pemerintah dengan masyarakat selama bulan suci.

“Kami berkeliling setiap subuh, lalu dilanjutkan dengan buka puasa, kalau ada undangan, kalau tidak ada ya kami buat sendiri. Kemudian dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjemaah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Munafri mengingatkan bahwa saat ini umat Islam telah memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan yang memiliki banyak keutamaan.

Ia juga meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama unsur TNI-Polri untuk memastikan suasana sepuluh malam terakhir Ramadan tetap kondusif, khususnya bagi masyarakat yang melaksanakan iktikaf di masjid.

Orang nomor satu Kota Makassar itu mengingatkan agar masyarakat menghindari aktivitas yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah seperti penggunaan petasan atau mercon.

“Banyak saudara-saudara kita yang akan melakukan iktikaf. Jangan sampai kegiatan ibadah mereka terganggu oleh bunyi mercon, petasan, atau kegiatan lain yang bisa mengganggu ketenangan,” imbuh Appi.

Selain itu, Munafri juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengingat aktivitas masyarakat selama Ramadan meningkat dan berpotensi menambah volume sampah.

Dia meminta para camat dan lurah untuk memastikan pengaturan jadwal petugas kebersihan berjalan baik, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain itu, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan lingkungan, terutama bagi warga yang akan mudik meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti fenomena permainan tembak-tembakan yang belakangan marak dilakukan anak-anak di jalanan.

Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan karena sering dilakukan sambil berkendara dengan kecepatan tinggi.

“Ini sangat berbahaya karena dilakukan sambil berkendara dengan kecepatan tinggi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Munafri mengumumkan bahwa Pemerintah Kota Makassar mulai menjalankan program pasar murah Ramadan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Idulfitri.

“Mulai besok pemerintah kota akan menjalankan program pasar murah di tengah masyarakat,” terangnya.

Program pasar murah tersebut rencananya akan dilaksanakan di beberapa kelurahan selama sepuluh hari terakhir Ramadan.

“Mudah-mudahan kita bisa mengintervensi lonjakan harga yang terjadi di pasar sehingga masyarakat tetap memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhan hingga Hari Raya Idulfitri,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Kota lewat Bosowa Peduli menyerahkan paket bantuan pangan kepada masyarakat di wilayah tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD
Kemarau Panjang Tak Hentikan Petani Lagading, Rp21 Miliar Lebih Berhasil Diraup
Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan, Nilai Aset Capai Rp578,68 Miliar
Belajar dari Daerah Lumbung Pangan, Hulu Sungai Utara Sambangi Sidrap
Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah
Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Appi Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
Pasokan BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Minta Pertamina Bertindak
Wali Kota Appi Perluas Iuran Sampah Gratis, 14.977 Rumah di Rappocini Jadi Penerima
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 19:10 WITA

Pemkot Makassar dan BPK Sulsel Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola BUMD

Selasa, 8 September 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Tak Hentikan Petani Lagading, Rp21 Miliar Lebih Berhasil Diraup

Selasa, 8 September 2026 - 17:14 WITA

Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan, Nilai Aset Capai Rp578,68 Miliar

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WITA

Belajar dari Daerah Lumbung Pangan, Hulu Sungai Utara Sambangi Sidrap

Selasa, 8 September 2026 - 15:26 WITA

Saling Menguatkan, Sidrap dan Hulu Sungai Utara Berbagi Inovasi Demi Kemajuan Daerah

Berita Terbaru