Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,-Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri sekaligus menutup Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) di Auditorium Institut Teknologi Kesehatan (Itkes), Rijang Pittu, Ahad (4/10/2020).

Musda tersebut menjadi momentum pergantian kepengurusan IPM Sidrap. Lisna yang sebelumnya menjabat sebagai ketua menyerahkan kepemimpinan kepada Fadhil Muhbib Ilmi Ridwan sebagai ketua baru.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidrap Abdul Kalam Fattah, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Sidrap Salfiah Sanusi, Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, serta jajaran pengurus dan kader IPM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mendorong kader IPM untuk berani mengembangkan organisasi dan memperluas peran di tengah masyarakat.

Ia menekankan agar aktivitas kader tidak hanya berpusat di lingkungan internal organisasi.

Menurutnya, kader IPM harus mampu keluar dan mengambil peran lebih luas, salah satunya dengan memperkuat kaderisasi di sekolah-sekolah.

Upaya tersebut dinilai penting untuk mengenalkan organisasi kepada pelajar sekaligus menumbuhkan semangat berorganisasi sejak dini.

“Kader IPM harus berani keluar. Jangan hanya beraktivitas di internal organisasi. Harus berani masuk ke sekolah-sekolah untuk mengajak dan mengader anak-anak agar mau berorganisasi,” ujar Syaharuddin.

Ia mengatakan, keberanian merupakan salah satu modal penting bagi kader dalam menjalankan organisasi.

Menurutnya, organisasi pelajar tidak hanya menjadi wadah untuk melaksanakan berbagai kegiatan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mengambil peran di tengah masyarakat.

Syaharuddin juga mengungkapkan bahwa dirinya merupakan bagian dari kader IPM. Karena itu, ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi kader IPM saat ini untuk terus bergerak dan mengambil peran.

“Saya ini juga kader IPM. Karena itu, saya berharap kader-kader IPM sekarang harus berani. Berani mengambil peran, berani bergerak, dan berani melakukan kaderisasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syaharuddin berharap Musda IPM tidak berhenti sebagai agenda pergantian kepengurusan.

Menurutnya, momentum tersebut harus melahirkan program dan gerakan nyata yang mampu memperkuat kaderisasi pelajar di Kabupaten Sidrap.

Ia juga mengajak pengurus baru menjadikan sekolah sebagai salah satu basis pengembangan organisasi.

Dengan memperluas kaderisasi, IPM diharapkan mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang memiliki pengalaman berorganisasi, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian untuk berkontribusi bagi masyarakat.

“Jangan sampai kader IPM hanya dikenal di kalangan IPM. Harus dikenal karena gerakannya, karena keberaniannya masuk ke sekolah-sekolah dan mengajak pelajar untuk menjadi bagian dari organisasi,” katanya.

Kepada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Fadhil Muhbib Ilmi Ridwan, Syaharuddin berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu membawa IPM Sidrap semakin aktif dalam melakukan kaderisasi.

Musda tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi bagi kader IPM Sidrap untuk memperkuat organisasi dan menyusun langkah ke depan.

Semangat kaderisasi, keberanian bergerak, dan keberanian mengambil peran diharapkan menjadi bagian penting dari gerakan IPM dalam membangun generasi muda di Kabupaten Sidrap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar
Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan
HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa
Appi Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara
Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif
Bupati Syaharuddin Alrif Sambut Akrab Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Timur
Sapa Warga Pulau Terluar, Munafri Serahkan Bantuan untuk 143 Nelayan di Lumu-lumu
Berhasil Panen di Tengah Kemarau, Petani Hadiahkan Dua Karung Gabah untuk Bupati Rasa syukur atas keberhasilan panen di tengah musim kemarau diwujudkan petani bernama La Bandung dengan menyerahkan dua karung gabah kepada Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif. Penyerahan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kamis (1/10/2026), dan disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Selle K.S. Dalle. Gabah yang diserahkan merupakan hasil panen La Bandung dari lahan persawahan seluas tiga hektare. Dari lahan tersebut, ia berhasil memanen 166 karung gabah dengan harga Rp7.600 per kilogram. Nilai hasil panennya mencapai sekitar Rp164 juta. La Bandung mengatakan, dua karung gabah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ucapan terima kasih kepada Bupati Syaharuddin Alrif atas perhatian dan bantuan pemerintah kepada petani, khususnya dalam penyediaan air untuk persawahan selama musim kemarau. “Kalau bukan bantuan dari Pak Bupati, terutama bantuan air dari PSDA, sawah saya dan petani lainnya mungkin mengalami gagal panen,” ujar La Bandung. Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor penting bagi petani untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen. Karena itu, keberhasilan panen kali ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan petani lainnya. Bupati Syaharuddin Alrif mengapresiasi pemberian tersebut. Menurutnya, gabah yang diserahkan petani bukan sekadar hasil panen, tetapi juga menjadi simbol perjuangan pemerintah bersama petani dalam menjaga produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan. “Ini sebagai bentuk rasa syukur dan bentuk perjuangan kita selama ini dalam menangani sawah kita di musim kemarau,” kata Syaharuddin. Ia menuturkan, berbagai upaya dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bagi persawahan tetap terpenuhi. Koordinasi dan pencarian solusi bahkan dilakukan dari pagi hingga malam untuk mencegah lahan pertanian mengalami kekeringan. “Perjuangan selama ini tidak sia-sia. Pagi hingga malam hari kita keliling mencari solusi, terutama air bagi sawah agar kita tidak kekeringan,” ujarnya. Bagi La Bandung, keberhasilan panen tersebut menjadi bukti kerja sama antara pemerintah dan petani dalam menghadapi musim kemarau. Dua karung gabah yang diserahkan kepada Bupati menjadi simbol terima kasih atas dukungan pemerintah yang dinilai turut membantu petani melewati musim tanam hingga panen. Penyerahan itu menjadi momentum rasa syukur petani atas hasil bumi sekaligus apresiasi terhadap upaya menjaga ketersediaan air untuk pertanian.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:38 WITA

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Dari Musda IPM Sidrap, Bupati Syaharuddin Alrif Serukan Perluasan Peran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:24 WITA

Emas Nasabah Disebut Masuk Proses Lelang, Pegadaian Pongtiku Diminta Beri Penjelasan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:57 WITA

HKTI Lantik Pengurus 24 Kabupaten/Kota se-Sulsel, Darmawangsyah Muin Pimpin HKTI Gowa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Sumur Bor Hadir, Sawah Tadah Hujan di Bapangi Tetap Produktif

Berita Terbaru