Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri

- Redaksi

Sabtu, 26 September 2026 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Makasssar, — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar, memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

“Apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Kota Makassar yang menunjukkan tren positif dan telah melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD 2026,” jelas Anggota DPRD Kota Makassar, dari Fraksi PKS, Hartono.

Hal itu, disampaikan dalam Pemandangan Umum Fraksi PKS atas Penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Kota Makassar tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, di Balai Kota Makassar, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hartono mengatakan, Fraksi PKS memberikan apresiasi kepada Wali Kota Munafri Arifuddin atas kinerja pemerintah kota, khususnya dalam penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan APBD Perubahan 2026.

Menurutnya, salah satu indikator yang patut mendapat perhatian adalah pertumbuhan ekonomi Makassar yang hingga semester pertama 2026 berada di atas target RPJMD.

“Berdasarkan data BPS Provinsi Sulawesi Selatan yang diperbarui pada 15 September 2026, ekonomi Kota Makassar tumbuh 6,61 persen secara year-on-year pada Triwulan I 2026,” tuturnya.

“Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 7,04 persen pada Triwulan II 2026,” sambung Hartono membacakan pandangan fraksi PKS secara tertulis.

Berdasarkan, indikator makro ekonomi terkini, Fraksi PKS mencermati adanya akselerasi kinerja ekonomi Kota Makassar. Pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 6,61 persen pada Triwulan I dan meningkat menjadi 7,04 persen (y-on-y) pada Triwulan II 2026.

Dengan kontribusi sebesar 15,25 persen terhadap PDRB Pulau Sulawesi. Capaian tersebut menunjukkan deviasi positif yang cukup signifikan dibandingkan target Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang telah ditetapkan dalam RKPD.

Lanjut dia, secara kumulatif pada semester pertama 2026, ekonomi Makassar tercatat tumbuh 6,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut berada di atas target pertumbuhan ekonomi dalam RPJMD 2026 yang ditetapkan sebesar 6,43 persen.

“Sehingga kami faksi PKS memberikan apresiasi kepada Wali Kota Munafri atas kinerja, khususnya penyampaian Nota Keuangan dan APBD Perubahan. Pertumbuhan ekonomi Makassar alhamdulillah berada di atas target RPJMD 2026,” jelas Hartono.

Fraksi PKS menilai pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan Makassar di tengah berbagai tantangan perkotaan.

Namun demikian, apresiasi tersebut disertai sejumlah catatan dan harapan agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat diterjemahkan ke dalam peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pembahasan APBD Perubahan 2026, Fraksi PKS mendorong pemerintah kota memperkuat lima agenda utama.

Pertama, memperkuat pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat. Kedua, mengendalikan belanja operasi sekaligus melindungi belanja produktif.

Ketiga, memprioritaskan pelayanan dasar dan penyelesaian persoalan perkotaan. Keempat, memperluas kesempatan kerja serta perlindungan terhadap kelompok rentan.

Kelima, memastikan setiap tambahan anggaran memiliki target hasil yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Bagi Fraksi PKS, keberhasilan harus terlihat dari berkurangnya banjir dan genangan, membaiknya jalan dan drainase lingkungan, meluasnya akses air bersih, tertanganinya persoalan sampah, bertambahnya kesempatan kerja, serta menguatnya UMKM,” kata Hartono.

Fraksi PKS juga meminta penjelasan lebih rinci terkait faktor utama penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pos-pos penerimaan yang belum mencapai proyeksi, serta strategi pemerintah memperbaiki penerimaan hingga akhir tahun anggaran.

Selain itu, juga diberikan terhadap komposisi belanja dalam APBD Perubahan 2026. Belanja operasi disebut meningkat sekitar Rp146 miliar atau 3,49 persen menjadi Rp4,33 triliun.

Sementara belanja modal justru mengalami penurunan sekitar Rp55 miliar atau 5,68 persen menjadi Rp919 miliar.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat penjelasan karena kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur dasar masih cukup besar.

Aspirasi terkait drainase, jalan lingkungan, sanitasi, persampahan hingga air bersih masih terus disampaikan masyarakat, termasuk dalam kegiatan reses anggota DPRD di wilayah Bangkala.

Karena itu, pihak fraksi PKS meminta pemerintah menjelaskan dasar penentuan prioritas belanja, khususnya untuk menjawab persoalan infrastruktur dasar yang masih dirasakan masyarakat.

“Kami juga meminta penjelasan mengenai alokasi APBD Perubahan untuk penanganan banjir, drainase dan pelayanan air bersih, termasuk penentuan wilayah prioritas berdasarkan tingkat kerawanan dan kebutuhan masyarakat,” tutup Hartono.

Diketahui, pada rapat paripurna tersebut, seluruh sembilan fraksi di DPRD Kota Makassar menyatakan persetujuan agar Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat dilanjutkan ke tahapan pembahasan Panitia Khusus (Pansus).

Dengan demikian, pembahasan APBD Perubahan 2026 selanjutnya diarahkan untuk memastikan setiap kebijakan anggaran mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowonomic Ala Kaum Muda, Panji Bangsa Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif
TDB BPBD Makassar Bergerak di 8 Kecamatan, 322 Titik dan 28.054 KK Terlayani Air Bersih
Paripurna DPRD Sulsel  Persetujuan dan Penandatanganan Bersama Atas Ranperda Perubahan Anggaran TA 2026 Bersama DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel
Kaukus Perempuan Parlamen DPRD Sulsel, Gelar Sosialisasi Tanyaibu.com, Literasi dan  Digitalisasi Informasi
Wali Appi Paparkan APBD-P Makassar, Proyek Strategis Disiapkan Mulai Awal 2027
5 Hari Setelah di Geledah,Kortas Mabes Polri Tetapkan Bupati HT, Tersangka Kasus Perizinan PBG Gowa
Lapangan Lancirang Jadi Panggung Talenta Muda, Turnamen ITC Road to Malaysia Dimulai
Bupati Sidrap dan Dandim 1420 Tinjau Lokasi Kebakaran TK As’adiyah Dua Pitue
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:20 WITA

Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri

Sabtu, 26 September 2026 - 18:11 WITA

Prabowonomic Ala Kaum Muda, Panji Bangsa Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif

Sabtu, 26 September 2026 - 15:49 WITA

TDB BPBD Makassar Bergerak di 8 Kecamatan, 322 Titik dan 28.054 KK Terlayani Air Bersih

Sabtu, 26 September 2026 - 05:20 WITA

Paripurna DPRD Sulsel  Persetujuan dan Penandatanganan Bersama Atas Ranperda Perubahan Anggaran TA 2026 Bersama DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel

Jumat, 25 September 2026 - 18:58 WITA

Kaukus Perempuan Parlamen DPRD Sulsel, Gelar Sosialisasi Tanyaibu.com, Literasi dan  Digitalisasi Informasi

Berita Terbaru