Workshop Smart Farming di Sidrap Bantu Petani Kuasai Teknologi Pertanian Modern

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEJAKNEWS.ID, Sidrap,-Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mendapat pelatihan penggunaan teknologi pertanian berbasis digital melalui Workshop Smart Farming.

Kegiatan hasil kolaborasi peneliti bidang komputer sains dari Australia, Universitas Hasanuddin, dan Pemerintah Kabupaten Sidrap ini bertujuan membekali petani dengan pemanfaatan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim.

Salah satu narasumber, Dr. Shaleeza Sohail, dosen University of Newcastle Australia, mengatakan workshop tersebut dirancang untuk memperkenalkan teknologi smart farming kepada petani agar lebih siap menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran kami di Sidrap yang pertama ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran yang telah memfasilitasi pengadaan workshop. Jadi kami mengajarkan petani Sidrap untuk menggunakan smart farming bagi ketahanan iklim,” ujar Dr. Shaleeza saat menghadiri Panen Perdana Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS), Kamis (6/8/2026), di Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae.

Ia menjelaskan, pelatihan ini memanfaatkan perangkat digital yang diperkenalkan langsung kepada peserta agar mereka memahami cara kerja teknologi yang dapat diterapkan dalam kegiatan budidaya.

“Alat yang saya pegang saat ini adalah alat yang kita pergunakan di pelatihan. Sudah berjalan satu hari kemarin, hari ini sebenarnya sedang berjalan di Kantor Bapak Bupati,” katanya.

Menurut Dr. Shaleeza, gagasan penyelenggaraan workshop berangkat dari tantangan perubahan iklim yang kini dirasakan hampir di semua wilayah, sehingga dibutuhkan pendekatan teknologi untuk membantu petani beradaptasi.

“Karena itu kami berdua adalah dosen dan peneliti dari bidang komputer sains. Kami tidak memiliki pengetahuan pertanian, tetapi kami memahami bagaimana bekerja dengan hardware,” ujarnya.

Bersama Universitas Hasanuddin, tim peneliti memberikan pelatihan agar petani mampu mengenal sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas pertanian sehari-hari.

“Harapannya teknologi ini bisa dipakai untuk meningkatkan produktivitas panen ataupun tanam, khususnya di Kabupaten Sidrap,” jelasnya.

Workshop Smart Farming dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan target melatih 300 petani. Materi yang diberikan meliputi pengenalan perangkat smart farming, cara penggunaan teknologi di lahan pertanian, hingga pemanfaatannya untuk mendukung produktivitas dan ketahanan iklim.

Dr. Shaleeza berharap pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memperluas penerapan teknologi pertanian modern di berbagai daerah.

“Jika kesadaran telah tumbuh bahwa teknologi bisa membantu meningkatkan produktivitas tanaman, maka kita akan menduplikasi dan mereplikasi pendekatan teknologi ini ke daerah lain. Ini masih tahap awal, tetapi semuanya akan dimulai dengan pengetahuan,” tuturnya.

Kegiatan di Kabupaten Sidrap merupakan bagian dari rangkaian program selama 10 hari di Sulawesi Selatan. Sebelumnya, tim telah mengikuti seminar internasional di Universitas Hasanuddin. Setelah menyelesaikan workshop di Sidrap, rombongan dijadwalkan kembali ke Makassar pada Minggu.

“Kami mengucapkan terima kasih kembali kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran serta semua yang telah memfasilitasi keberadaan dan kedatangan kami di sini untuk melatih sahabat kami para petani Sidrap. Semoga ada manfaatnya,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Sidrap menyambut baik pelaksanaan Workshop Smart Farming sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pertanian menuju sistem yang lebih modern, adaptif terhadap perubahan iklim, serta mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Muhammad Taufiq Ratule, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Sulawesi Selatan Bustanul Arifin, Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRPM) Zainal Abidin, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, Kepala Bulog Sulawesi Selatan, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, para asisten, kepala OPD, kelompok tani, serta penyuluh pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidrap United Pastikan Tempat di Final Piala Gubernur Sulsel
Hadir Sebagai Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa
Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan
Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat
Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri
Mobil Truk Langgar Jam Operasional, Kaki Pemotor di Gowa Hancur Terlindas, Langgar Perda LLAJ
Pemkab Sidrap Ikuti Rakor Pertumbuhan Ekonomi Regional Sulawesi, Target Nasional 8 Persen Jadi Fokus
Sampah Organik dari 14 Pasar Disulap Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 08:14 WITA

Sidrap United Pastikan Tempat di Final Piala Gubernur Sulsel

Sabtu, 19 September 2026 - 15:03 WITA

Hadir Sebagai Narasumber Utama Expo KKN Unhas, Bupati Syaharuddin Puji Dampak Positif Pengabdian Mahasiswa

Sabtu, 19 September 2026 - 14:56 WITA

Sidrap Kembali Torehkan Prestasi, Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan

Sabtu, 19 September 2026 - 11:54 WITA

Pesan Munafri ke Wisudawan STIM-LPI Makassar: Ini Bukan Akhir Perjalanan, Tapi Awal untuk Memberi Manfaat

Sabtu, 19 September 2026 - 07:17 WITA

Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Berita Terbaru