Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Kendari,— Pemerintah Kota Makassar, kembali menorehkan prestasi membanggakan dari Pemerinta pusat, pada ajang di tingkat regional Sulawesi.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kota Makassar berhasil meraih penghargaan Terbaik I Kategori Creative Financing Regional Sulawesi Tahun 2026 pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya membawa pulang piagam penghargaan, Kota Makassar juga memperoleh reward dan insentif senilai Rp3 miliar sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola pembiayaan pembangunan secara kreatif dan berkelanjutan.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada malam penganugerahan yang berlangsung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026) malam.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih, Pemerintah Kota Makassar di tahun 2026 ini.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar yang terus berupaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat.

“Tentu ini sangat membahagiakan. Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras kita bersama yang menghasilkan pengakuan atas kinerja daerah dalam kategori Creative Financing,” ujar Munafri, Sabtu (30/5).

Memasuki tahun kedua kepemimpinan Munafri-Aliyah, Kota Makassar tidak hanya sukses meraih posisi tertinggi pada kategori Creative Financing, tetapi juga mencatatkan prestasi lain dengan meraih penghargaan masuk III besar, kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting.

Selain itu, Kota Makassar juga menerima penghargaan atas Pertumbuhan Kepesertaan Tertinggi serta Pelopor Program Perlindungan Pekerja Rentan Berbasis Jaminan Hari Tua (JHT) tingkat kabupaten/kota se-Sulawesi.

Rangkaian penghargaan tersebut semakin memperkuat posisi Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di kawasan timur Indonesia.

Berbagai capaian itu mencerminkan keberhasilan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif, memperluas perlindungan sosial, serta memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung program-program strategis yang berdampak langsung bagi warga.

Menurut Munafri, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Makassar mampu menghadirkan sumber-sumber pendapatan baru sekaligus memaksimalkan potensi yang telah dimiliki melalui regulasi yang kuat dan terukur.

“Artinya, selain kita mendapatkan sumber pendapatan yang baru, juga bagaimana regulasi yang kuat bisa memaksimalkan pola-pola pendapatan, khususnya yang ada di Kota Makassar,” tuturnya.

“Kami menyasar seluruh potensi yang bisa menjadi sumber pendapatan daerah untuk memastikan tidak ada lagi potensi yang luput dari pengamatan,” sambung politisi Golkar itu.

Lebih lanjut Appi menyebutkan, capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Orang nomor satu Kota Makassar itu menambahkan, transformasi digital yang terus didorong oleh Pemerintah Kota Makassar menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

Melalui digitalisasi layanan pemerintahan dan sistem pengawasan yang lebih terintegrasi, penerimaan daerah dapat meningkat secara signifikan.

Selain itu, kata dia program digitalisasi pemerintah yang kami jalankan, ditambah sistem regulasi yang kami bangun, memberikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat signifikan.

“Ini akan terus kami kembangkan untuk menghasilkan sumber-sumber pendapatan yang lebih besar lagi guna mendukung proses pembangunan di Kota Makassar,” katanya.

Ia berharap penghargaan yang diraih tersebut menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat inovasi, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Dengan capaian tersebut, Kota Makassar semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi contoh dalam pengelolaan keuangan daerah yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.

Munafri menegaskan, di tengah berbagai tantangan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, daerah dituntut untuk terus berinovasi dan kreatif dalam mencari sumber pembiayaan alternatif guna memastikan program pembangunan tetap berjalan optimal.

“Dengan begitu, pembangunan tetap berjalan, pelayanan kepada masyarakat semakin baik, dan kesejahteraan warga dapat terus meningkat,” tutup Appi.

Diketahui, ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi sendiri memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah berdasarkan sejumlah indikator strategis pembangunan.

Terdapat empat kategori utama yang menjadi fokus penilaian, yakni Kategori Pengendalian Inflasi, Kategori Creative Financing, Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran, serta Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting.

Untuk Kategori Creative Financing, penilaian difokuskan pada kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki sekaligus menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan.

Aspek yang menjadi perhatian meliputi efektivitas pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan tata kelola keuangan, pemanfaatan digitalisasi pemerintahan, hingga konsistensi daerah dalam memenuhi indikator tata kelola yang baik, termasuk rekomendasi dan pengawasan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu, Kategori Pengendalian Inflasi menilai kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi secara konsisten melalui berbagai kebijakan yang terukur.

Penilaian mencakup tingkat kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran terhadap program pengendalian inflasi, serta efektivitas langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok.

Adapun Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran mengukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran melalui program-program ketenagakerjaan yang terencana, berkelanjutan, dan berdampak nyata.

Aspek yang dinilai meliputi kualitas perencanaan program, alokasi dukungan anggaran, serta inovasi daerah dalam menciptakan peluang kerja dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar mampu menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri.

Sedangkan Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting menitikberatkan pada efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan dan prevalensi stunting melalui pendekatan lintas sektor, penguatan intervensi sosial, serta program yang langsung menyasar kelompok masyarakat rentan.

Keberhasilan Kota Makassar meraih Terbaik I Kategori Creative Financing sekaligus menempati posisi Juara III pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting menunjukkan bahwa berbagai program transformasi yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar mulai memberikan hasil nyata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Peserta Tumpah Ruah di Losari, MHM 2026 Berlangsung Meriah dan Spektakuler
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Apresiasi Pemprov Terima Penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi
Sidrap Terima Insentif Rp 3 Miliar, Juara Satu Kinerja Terbaik Regional Sulawesi
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Program KKN Berdampak UNIFA 2026
Dinas Pertanian Kendari dan Dinas Peternakan Sidrap Teken PKS Pemenuhan Pangan Asal Hewan
Sidrap dan Kendari Jalin Kerja Sama Pemasaran Komoditas Pangan
Makassar Half Marathon 2026 Digelar 30 Mei, Ribuan Pelari Bawa Berkah Ekonomi untuk Kota Daeng

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WITA

Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:42 WITA

Ribuan Peserta Tumpah Ruah di Losari, MHM 2026 Berlangsung Meriah dan Spektakuler

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:37 WITA

Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:58 WITA

Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Apresiasi Pemprov Terima Penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:46 WITA

Sidrap Terima Insentif Rp 3 Miliar, Juara Satu Kinerja Terbaik Regional Sulawesi

Berita Terbaru