Wali Kota Makassar Tekankan Kajian Detail dalam Mendorong Optimalisasi RDTR

- Redaksi

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar diharapkan menjadi landasan dalam mewujudkan pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.

RDTR dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan wilayah, terutama sebagai dasar dalam menarik investasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai mendengarkan pemaparan materi Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar dari Dinas Penataan Ruang (Distaru), di Balai Kota Makassar, Rabu (5/3/2025).

Munafri menekankan pentingnya memaksimalkan RDTR sebagai landasan investasi di Kota Makassar. Dia merujuk pada arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) yang meminta agar rancangan tersebut menjadi dasar yang jelas dalam menarik minat investor.

“Jadi RDTR adalah persoalan penting, sesuai dengan arahan dari Menteri Agraria, supaya rancangan detail ini menjadi dasar untuk orang berinvestasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Munafri menyoroti perlunya kajian mendalam sebelum implementasi RDTR. Dia mengingatkan bahwa penempatan kawasan dalam RDTR bersifat permanen dan tidak dapat diubah setelah berjalan.

“Jadi menurut saya ini harus dimaksimalkan, tapi yang paling penting adalah kajian-kajian detailnya harus jalan supaya kita tidak salah tempat, karena kalau ini sudah jalan nggak bisa diubah lagi,” kata Munafri.

Aspek lingkungan dan budaya juga menjadi perhatian dalam penyusunan RDTR. Dia menegaskan pentingnya mempertahankan jalur hijau serta memperhatikan potensi kawasan cagar budaya agar tidak sembarangan dibangun.

“Kita harus memperhatikan yang namanya lingkungan, budaya, jangan nanti bilang bisa dibangun hotel, dibangun apa, ternyata itu cagar budaya,” tuturnya.

Munafri berharap RDTR yang disusun dapat menjadi pedoman pembangunan yang terarah, tanpa menimbulkan kesan semrawut di masa depan. Dia menekankan agar pengembangan wilayah baru tetap sejalan dengan prinsip perencanaan yang baik.

“Ini menurut saya perlu jadi perhatian kita supaya Makassar ini benar-benar dibangun dengan sebuah sistem perencanaan yang baik. Tidak tiba-tiba muncul gedung ini, hotel itu. Tidak boleh begitu, semrawut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Launching ALOHA National Competition 2026
Wali Kota Makassar Dorong IKAPTK Jadi Motor Pemerintahan Bersih, Profesional dan Berintegritas
Bazar Busana Syar’i Sidrap Jadi Wadah Strategis UMKM Perluas Jangkauan Pasar
Sinergi Ulama, Umara dan Pengusaha, Kunci Sukses Syaharuddin Alrif Membangun Sidrap
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Buka Puasa Bersama DPD ASITA Sulsel di House of Rewako
Buka Puasa Bersama Alumni FH Unhas, Munafri Bahas Agenda Program Pasca-Ramadan
Safari Ramadan di Mario, Potret Kedekatan Pemkab Sidrap dan Warga
Pastikan Pemudik Sehat, Wawali Makassar Buka Posko Mudik BPJS Kesehatan 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:58 WITA

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Launching ALOHA National Competition 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:22 WITA

Wali Kota Makassar Dorong IKAPTK Jadi Motor Pemerintahan Bersih, Profesional dan Berintegritas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:23 WITA

Bazar Busana Syar’i Sidrap Jadi Wadah Strategis UMKM Perluas Jangkauan Pasar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 02:56 WITA

Sinergi Ulama, Umara dan Pengusaha, Kunci Sukses Syaharuddin Alrif Membangun Sidrap

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:43 WITA

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Buka Puasa Bersama DPD ASITA Sulsel di House of Rewako

Berita Terbaru