TP PKK Sulsel Dorong Keluarga Maksimalkan Pekarangan dengan Tanam Pisang dan Cabai

- Redaksi

Jumat, 17 November 2023 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

TP PKK Sulsel Dorong Keluarga Maksimalkan Pekarangan dengan Tanam Pisang dan Cabai

Jejaknews.id, Makassar,- Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulsel bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulsel melakukan Bimbingan Teknis Optimalisasi Pekarangan Keluarga dengan menanam pisang dan cabai, di Makassar, Kamis, 16 November 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Ahli PKK, Kasmawaty Paturusi, mengatakan, penguatan ekonomi masyarakat merupakan salah satu isu utama yang dikawal PKK. Hal ini dikarenakan aspek ekonomi menjadi aspek yang krusial dalam menunjang kehidupan masyarakat.

Untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga, TP PKK Sulsel mendorong pemanfaatan potensi sumber daya keluarga dalam rangka pemenuhan pangan keluarga dan menyejahterahkan masyarakat secara umum.

“Tim Penggerak PKK Sulsel dalam mencapai misi tersebut dengan menghadirkan berbagai kegiatan dan salah satu kegiatan tersebut bimbingan teknis optimalisasi lahan pekarangan pisang dan cabai,” kata Kasmawaty, mewakili Pj Ketua TP PKK Sulsel.

Dirinya menjelaskan, pemilihan tanaman cabai karena menjadi komoditi yang sering menyumbang inflasi. Pada waktu dan kondisi tertentu harganya dapat meningkat. Meskipun bukan merupakan makanan pokok, tapi cabai menjadi salah satu pelengkap yang harus ada.

Adapun komoditas pisang adalah komoditi yang tergolong dalam komoditi hortikultura. Namun dapat dikonsumsi untuk menggantikan makanan pokok yaitu nasi dengan kandungan gizi yang cukup baik.

“Selain itu jika diolah dengan baik, pisang akan menjadi nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan untuk pendapatan keluarga,” jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulsel, Muh Saleh, menyambut baik upaya TP PKK Sulsel menggerakkan ibu-ibu di desa untuk memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong yang ada.

“Kita juga sedih kalau orang di desa masih membeli cabai. Kenapa kita tidak optimalkan lahan kita untuk menanam pohon produktif seperti cabai, tomat, sayuran dan lainnya,” kata Saleh.

Saleh menyebut, kondisi tanah dan iklim di seluruh wilayah Sulsel sangat cocok untuk ditanami cabai dan pisang.

“Apalagi tanah yang ada di desa-desa itu lebih subur. Jadi kader-kader PKK kita ini bisa menjadi penggerak untuk menyampaikan kepada masyarakat di desa bisa produktif, dan membantu ekonomi keluarga,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Pelajar Sidrap Dilepas ke Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi
Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan
Pemkot Makassar Perkuat SPMB 2026: Server Dipisah, Layanan Aduan Dibuka, Transparansi Dijaga
Pemkot Makassar Perkuat Literasi, Wali Kota Minta ASN Wajib Punya Karya Buku
Pemkot Makassar Tegas: Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks
Saksikan Peresmian KDKMP oleh Presiden Prabowo, Bupati Sidrap Tegaskan Dukungan Penuh
Munafri Paparkan Peran Makassar Creative Hub sebagai Penguat Ekosistem Industri Kreatif di MIWF 2026
MIWF 2026 Resmi Dibuka, Duta Besar dan Komunitas Global Hadir, Munafri Perkuat Citra Makassar sebagai Kota Kreatif

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 14:16 WITA

Empat Pelajar Sidrap Dilepas ke Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi

Senin, 18 Mei 2026 - 14:11 WITA

Potret Sinergi Pemkab Sidrap dan Petani Kawal Swasembada Pangan

Senin, 18 Mei 2026 - 14:06 WITA

Pemkot Makassar Perkuat SPMB 2026: Server Dipisah, Layanan Aduan Dibuka, Transparansi Dijaga

Senin, 18 Mei 2026 - 14:03 WITA

Pemkot Makassar Perkuat Literasi, Wali Kota Minta ASN Wajib Punya Karya Buku

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:55 WITA

Pemkot Makassar Tegas: Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks

Berita Terbaru