SMSI Dorong Pemerintah Tingkatkan Keamanan Data dari Serangan Siber

- Redaksi

Minggu, 7 Juli 2024 - 14:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Jakarta,-Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mendorong pemerintah Indonesia untuk meniru langkah negara-negara maju dalam memperkuat sistem keamanan siber.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, menekankan pentingnya memiliki infrastruktur digital yang tangguh dan responsif di tengah ancaman siber yang tidak bisa diprediksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus mengimplementasikan strategi keamanan siber yang komprehensif, melibatkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, serta investasi yang signifikan dalam teknologi keamanan,” ujar Firdaus dalam diskusi bertema ‘Relawan Perisai Prabowo Vs Ancaman Siber: Demokrasi dan Keamanan Data’ di Kantor SMSI, Jakarta, Jumat (5/72024).

Dalam forum itu, Firdaus yang berkolaborasi dengan Sekjen DPP Perisai Prabowo, Ahmad Jojon Novandri, merespons insiden serangan ransomware yang melumpuhkan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) di Surabaya.

Serangan itu mengakibatkan gangguan serius pada 282 data lembaga pemerintahan, termasuk 30 kementerian dan lembaga, serta 48 lembaga kota.

Serangan pada 17 Juni 2024 dimulai dengan dinonaktifkannya fitur keamanan Windows Defender oleh pihak tak bertanggung jawab.

Aktivitas berbahaya terdeteksi pada 20 Juni 2024, termasuk instalasi file berbahaya, penghapusan sistem file penting, dan penonaktifan layanan yang berjalan.

Pada 26 Juni 2024, dampak kerusakan yang luas terungkap, meski beberapa instansi berhasil memulihkan data.

Ransomware bernama BrainChipper digunakan dalam serangan ini, memblokir akses sistem pengguna kecuali tebusan sebesar US$ 8 juta atau sekitar Rp131 miliar dibayarkan.

Firdaus mendesak pemerintah untuk segera memulihkan akses yang terdampak dan meningkatkan keamanan sistem informasi nasional.

“Kami mengkritik tata kelola keamanan siber dan data yang masih memiliki banyak kelemahan. Kurangnya back-up data menunjukkan pemerintah abai terhadap risiko hilangnya data masyarakat,” tegas Firdaus.

Ditambahkan, kesiapan dan respons cepat terhadap serangan siber perlu ditingkatkan melalui strategi keamanan siber yang lebih baik.

Seluruh instansi pemerintah dan sektor terkait diajak untuk lebih serius dalam menangani isu ini, termasuk melalui peningkatan kesadaran dan pendidikan tentang ancaman siber serta penggunaan teknologi keamanan yang lebih canggih.

Firdaus juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara, serta PT Telkom Indonesia untuk memperbaiki tata kelola keamanan siber dan data di Indonesia.

“Insiden ini menjadi pembelajaran berharga bagi kita semua untuk lebih waspada dan proaktif dalam menghadapi ancaman siber,” ujar Firdaus.

SMSI siap mendukung upaya peningkatan keamanan siber melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi lintas sektor, dengan harapan pemulihan dapat segera terlaksana agar layanan pemerintahan kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati SAR Sampaikan Pesan Zakat dan Sedekah saat Tarawih di Pitu Riawa
Safari Ramadan di Mamajang, Aliyah Mustika Ilham Tarawih Bersama Warga
Munafri Paparkan Konsep Akselerasi Pembangunan Makassar 2027 Lewat Empat Pilar Strategis
Musrenbang Makassar 2027, Gubernur Sulsel Tekankan Penataan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah
Ketua PD. TIDAR Sulsel Vonny, Beri Santunan Kepada Anak Yatim-Piatu Tiap Bulan, Dan Biaya Sekolah di Tanggung
Strategi Munafri Kurangi Pengangguran, Ada 8.854 Honorer Makassar Jadi PPPK & Ribuan Masuk PJLP
Taruna Ikrar Kepala BPOM RInKunjungi RSUP Wahidin, Konsolidasikan Kekuatan Nasional Berantas TBC dari Sulawesi Selatan
Komisi D DPRD Sulsel Uji Ketebalan Aspal Proyek Multi Years Jalan Hertasning

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:32 WITA

Bupati SAR Sampaikan Pesan Zakat dan Sedekah saat Tarawih di Pitu Riawa

Jumat, 6 Maret 2026 - 06:22 WITA

Safari Ramadan di Mamajang, Aliyah Mustika Ilham Tarawih Bersama Warga

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:20 WITA

Munafri Paparkan Konsep Akselerasi Pembangunan Makassar 2027 Lewat Empat Pilar Strategis

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WITA

Musrenbang Makassar 2027, Gubernur Sulsel Tekankan Penataan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:09 WITA

Ketua PD. TIDAR Sulsel Vonny, Beri Santunan Kepada Anak Yatim-Piatu Tiap Bulan, Dan Biaya Sekolah di Tanggung

Berita Terbaru