Pj Gubernur Zudan Apresiasi Pemkot Makassar Berhasil Kendalikan Inflasi

- Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024 - 15:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto karena berhasil menekan angka inflasi di Kota Makassar.

“Inflasi Makassar terendah kedua di Sulsel dengan angka 2,23 persen. Kita apresiasi Pak Danny,” kata Zudan pada sela-sela acara pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPN) serentak 24 Kabupaten Kota Provinsi Sulsel, di Gedung Kartini PKK Sulsel, Selasa, 11 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam catatannya, series inflasi Makassar pada cakupan IHK Sulsel secara year on year dari Januari hingga Mei lalu berada pada posisi 2,23 persen.

Angka ini tercatat mengalami penurunan dari bulan sebelumnya yakni April 2,33 persen dan 2,43 pada Maret 2024.

Olehnya hasil ini mendapat apresiasi dari mantan Pj Gubenur Sulbar ini.

Zudan ingin inflasi masing-masing kabupaten kota di Sulsel turun dengan rata-rata 2 persen atau 2,3 persen ke bawah.

Sementara itu, dalam arahannya, ia juga mengapresiasi GPN lantaran memberi dampak langsung kepada masyarakat.

“Di masyarakat itu, makanan adalah kebutuhan dasar. Jadi kalau makanan tercukupi maka upaya lain mudah diselesaikan.Tetapi kalau urusan perut terganggu maka juga akan terganggu,” pesannya.

Maka dia mengajak seluruh kabupaten kota untuk terus mengendalikan angka inflasi mereka di masing-masing daerah.

Menanggapi apresiasi Zudan, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengatakan Makassar memiliki ritual sendiri dalam penanganan inflasi.

Seperti di GPN ini, timnya juga melapisi dengan Tokomoditi di masing-masing kontainer dan inisiasi masyarakat.

Dengan langkah ini membuat Makassar stabil. “Tidak gampang kota dengan satu juta orang stabil,” kata Danny.

Pun dia menggarisbawahi bahwa yang paling penting dalam pengendalian inflasi ialah diawali dengan respons real-time harga yang dimonitoring terhadap kecenderungan naik.

“Jadi intervensi kita itu cepat dan tepat,” ucapnya.

Apalagi volume di Makassar besar, yang mana kalau Makassar naik (inflasi) maka provinsi naik kalau Makassar stabil maka provinsi stabil begitu juga kalau turun maka turun pula.

GPN dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional serta menjaga stabilitasi pasokan dan harga pangan ini dihadiri seluruh kabupaten kota se-Sulsel secara daring dan dibuka secara resmi oleh Pj Gubernur Sulsel. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Panen Raya, Bupati Sidrap Kunjungi Pabrik Beras Rahma 35
Puasa Tak Surutkan Semangat Panen Raya di Lautang Benteng, Hasil Capai 9–10 Ton per Hektare
Kasus Korupsi di PDAM Bantaeng, Kasat Reskrim: Sudah Tahap Penyelidikan
Buka Bersama Warga Empagae, Bupati SAR Paparkan 14 Program Unggulan
Meity Rahmatia Rangkul Mitra dan Masyarakat Doakan Palestina
Skor 4,17 di IDSD, Pengamat Nilai Makassar Sedang Bergeliat Jadi Kota Unggul
Pemda Sidrap Raih Penghargaan Tingkat Nasional di Rakornas HPSN 2026
Berbagi Pengalaman Setelah Reses, Ketua  KKP Sulsel  Diskusi Bersama Anggota di Myko Hotel

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:01 WITA

Usai Panen Raya, Bupati Sidrap Kunjungi Pabrik Beras Rahma 35

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:48 WITA

Puasa Tak Surutkan Semangat Panen Raya di Lautang Benteng, Hasil Capai 9–10 Ton per Hektare

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:40 WITA

Kasus Korupsi di PDAM Bantaeng, Kasat Reskrim: Sudah Tahap Penyelidikan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:19 WITA

Buka Bersama Warga Empagae, Bupati SAR Paparkan 14 Program Unggulan

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:59 WITA

Meity Rahmatia Rangkul Mitra dan Masyarakat Doakan Palestina

Berita Terbaru

Nasional

Meity Rahmatia Rangkul Mitra dan Masyarakat Doakan Palestina

Kamis, 26 Feb 2026 - 23:59 WITA