Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel Pantau Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor dari Udara

- Redaksi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id, Luwu- Pada pukul 14.15 WITA, Sabtu, 4 Mei 2024, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Kapolda Sulsel Andi Rian R Djajadi, baru saja landing menggunakan helikopter di Lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu, yang merupakan posko utama tanggap darurat bencana.

Keduanya melakukan pantauan udara menggunakan helikopter di kawasan yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Luwu dan Wajo. Pemantauan ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi terkini dan menentukan langkah-langkah bantuan selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melakukan pemantauan khususnya di kawasan yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Luwu dan Wajo yang dekat dari sini,” ujarnya.

Bahtiar menyebutkan, dari pantauan udara, terlihat jelas bekas banjir yang menghubungkan air laut dengan air yang datang dari darat, dengan warna coklat yang mendominasi pesisir. Kondisi ini menunjukkan dampak serius dari bencana alam yang terjadi.

Lahan pertanian masyarakat, fasilitas publik seperti masjid dan Polsek Siwa (Wajo), serta rumah-rumah penduduk masih terendam.

Setelah mengamati dengan cermat, Bahtiar memastikan bahwa semua satuan terkait bekerja keras untuk melayani dan menanggapi situasi darurat ini.

“Apa yang sedang terjadi dan kami pastikan. Semua satuan bekerja untuk melayani kami terus stand-by di sini mengambil langkah-langkah selanjutnya setelah pantau udara ini,” imbuhnya.

Penjabat Gubernur menekankan pentingnya respon cepat dan koordinasi antar lembaga untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan efektif kepada mereka yang membutuhkan.

Dengan situasi yang masih berkembang, tim tanggap darurat terus berupaya membuka akses dan memberikan bantuan yang diperlukan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

Sedangkan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, dalam pantauan tersebut berupa melakukan pencarian spot landing terhambat karena air yang masih menutupi area tersebut.

Posko bantuan telah dibuka di beberapa lokasi, termasuk oleh Brimob dan Wali Kota Palopo, untuk memberikan layanan kepada warga yang terdampak.

“Kita cari spot landing tadi tidak ketemu, karena tertutup air di Siwa (Wajo), termasuk kami coba tadi di Suli Barat (Luwu). Kami melihat juga di sana sudah dibuka posko baik dari Brimob maupun bantuan dari Wali Kota Palopo,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Munafri Harap Warga Jaga Harmoni dan Persatuan
Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, Appi Serukan Kolaborasi Lintas Agama di Makassar
Kawal Ekonomi Lokal, Nurkanaah Sambangi Pelaku UMKM di Terminal Lama Rappang
Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar
Ribuan Peserta Tumpah Ruah di Losari, MHM 2026 Berlangsung Meriah dan Spektakuler
Wali Kota Makassar Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Apresiasi Pemprov Terima Penghargaan Terbaik 1 sebagai Provinsi Creative Financing Regional Sulawesi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WITA

Wali Kota Munafri Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan

Senin, 1 Juni 2026 - 15:05 WITA

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Munafri Harap Warga Jaga Harmoni dan Persatuan

Senin, 1 Juni 2026 - 08:31 WITA

Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, Appi Serukan Kolaborasi Lintas Agama di Makassar

Senin, 1 Juni 2026 - 08:25 WITA

Kawal Ekonomi Lokal, Nurkanaah Sambangi Pelaku UMKM di Terminal Lama Rappang

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:17 WITA

Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar

Berita Terbaru