Peserta Pelatihan Kepemimpinan LAN RI Belajar Kepemimpinan dari Wali Kota Makassar Danny Pomanto

- Redaksi

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id, Makassar,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berdiskusi dan sharing pengetahuan dengan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XII, Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XII, dan XIII di Puslatbang KMP Makassar LAN RI, Sabtu, (18/05/2024).

Mereka belajar leadership dari wali kota yang telah menjabat dua periode ini. Sebagai narasumber pada kegiatan ini, Ramdhan Pomanto mengatakan bahwa sosok pemimpin harus memiliki kemampuan membaca atau lebih tinggi lagi yakni menscanning masalah sosial untuk menjawabnya dengan solusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantaran hal yang menentukan dalam leadership adalah bertanggung jawab. “Kata kuncinya jawab. Jadi pemimpin itu menjawab. Menjawab pertanyaan dari orang lain dalam bentuk masalah-masalah,” kata Ramdhan Pomanto pada sela-sela acara.

Dia menilai, seorang pemimpin harus bisa menyelesaikan masalah bahkan sebelum muncul masalah itu sendiri. Seperti, tahu jawaban dan solusi sebelum ada pertanyaan dari masyarakat.

Pun dia membeberkan bahwa kriteria kepemimpinan saat ini terus berubah. Jika dahulu pemimpin ialah mereka yang kuat secara fisik kini tidak lagi.

“Kalau dulu yang kuat yang jadi pemimpin tetapi sekarang yang cepat dan adaptif ialah yang jadi pemimpin,” ujar Danny di hadapan peserta.

Olehnya, ia bilang keunggulan di dunia hari ini sangat berubah. Tidak lagi diukur berdasarkan kuatnya saja tetapi cepat dan adaptif atau bahasa lainnya ialah update. “Itulah yang unggul,” tekannya.

Dalam pengalamannya memimpin Makassar, ia bilang cukup menantang lantaran masyarakat Makassar yang heterogen dan lebih berperilaku sebagai influencer bukan followers. Makanya salah satu upayanya ialah membuat program Protokol Sentuh Hati.

Karena ia menilai, kepemimpinan ialah komunikasi melalui sentuh hati untuk membangkitkan partisipasi masyarakat.

Danny Pomanto sapaan akrabnya juga blak-blakan bahwa berkaitan dengan kepemimpinan dirinya yang sudah hidup di empat alam sehingga membawa dirinya mampu memimpin Kota Makassar saat ini.

Pertama hidup di lorong sempit sehingga menjadikannya pemimpin dengan julukkan Anak Lorongna’ Makassar.

Lalu merintis karir menjadi dosen di dunia akademisi. Ketiga sebagai profesional dalam bidang arsitektur. Dan keempat sebagai tokoh politik di Makassar.

Berkat kepiawaiannya dan pengalamannya di bidang-bidang tersebutlah menjadi modal bertarung dalam arena politik dan menjadi pemimpin di Makassar.

Ceramah kepemimpinan Danny di hadapan para peserta ini juga diisi dengan permainan tentang kepemimpinan yang cepat dan adaptif.

Di situ masing-masing peserta terlibat dalam hal komunikasi, leadership, dan adaptif.

Sesi pembawaan materi oleh pemimpin dengan latar pendidikan arsitektur ini pun berakhir seru lalu masing-masing peserta berfoto bareng dengan Danny Pomanto.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa
Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat
Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA
Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Appi Kenang Dukungan PPP di Dua Pilwali: Saya “Berutang” kepada PPP
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari hingga CPI Disterilkan Sambut Delegasi Mancanegara
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:57 WITA

Selain Isu Perselingkuhan, Ada Juga Fee 600 Juta Mengalir ke Rekeningnya Basri Kajang, LSM Gempa Indonesi Desak APH Usut Proyek Seragam Sekolah Pemda Gowa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:40 WITA

Wali Kota Makassar Minta Da’i Perkuat Persatuan dan Pencerahan Agama di Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:35 WITA

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:28 WITA

Dari Ekonomi hingga Infrastruktur, Bupati Sidrap Paparkan Capaian Pemerintahan di Mubes IKM-ISA

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:03 WITA

Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Berita Terbaru