PBB Jajaki Kerja Sama Sampah Elektronik dan Pendidikan

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.ID, Makassar,- Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjajaki kerja sama persampahan dan pendidikan di Kota Makassar.

Danny Pomanto sapaan akrabnya mengatakan suatu kehormatan bahwa
United Nation Resident Coordinator untuk Indonesia atau Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Gita Sabharval mengunjunginya di Makassar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan singkat itu, Danny menjelaskan bahwa PBB fokus pada tiga hal. Pertama soal Low Carbon, Smart City, dan soal Sosial Kemasyarakatan.

“Nah kebetulan tiga soal ini menjadi konsentrasi kita. Termasuk kita cerita tentang Homecare, Lorong Wisata, semuanya terkagum-kagum,” kata Danny usai menerima Gita di kediamannya, Jl Amirullah, Senin, 29 Juli 2024.

Ia bilang, Gita terkejut karena ternyata Low Carbon dibangun dengan melibatkan masyarakat.

Artinya itu suatu hal yang luar biasa.
Juga cerita tentang Sombere dan Smart City.

Lebih lanjut, wali kota dua periode ini mengatakan, perwakilan PBB itu memiliki pendanaan untuk memperkuat banyak hal di Makassar.

Dari situ, persoalan sampahlah yang dinilai cocok. Terutama sampah elektronik.

Pasalnya, sejauh ini, sampah makanan sudah dihandling baik, sampah dos, plastik juga berjalan baik melalui Bank Sampah.

Tetapi saat masuk ke sampah elektronik Pemkot Makassar belum tahu apa-apa.

“Makanya kami minta bantuan bahwa semua bank sampah kami diberi capacity building agar mampu menghandle sampah elektronik,” saran Danny.

Soal lain ialah perihal pendidikan dan pengungsi asing.

Danny berpesan agar jumlah pengungsi luar negeri di Makassar tidak boleh lebih dari 2.000 orang.

Lalu memperhatikan betul sisi sensitif di tengah-tengah masyarakat dalam hal ini budaya, moral dan lainnya.

“Jadi ada tawaran untuk membuat MoU baru, mereka (pengungsi) bisa dimaksimalkan untuk pekerjaan. Juga dalam pendidikan, anak-anak mereka memiliki prestasi di sekolah sehingga akan diatur dalam MoU,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, perwakilan PBB juga menghadirkan organisasi underboundnya seperti, Unicef, IOM, UNHCR dan lainnya. *********

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Jam Berdiskusi, Bupati Syaharuddin dan Aksa Mahmud Bahas Rencana Strategis
Musrenbang RKPD 2027 Tekankan Keselarasan dan Prioritas Pembangunan
Jemput Peluang Investasi di PSBM 2026, Bupati Syahar Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi di Sulsel
Menggeser Dominasi Beras ke Singkong, Ubi dan Talas
Apel Gabungan ASN Sidrap, Bupati Syahar: Pengabdian Bernilai Spiritual Terhadap Masyarakat
Rangkaian Seleksi Paskibraka Sidrap 2026 Dimulai, 86 Peserta Ikuti Tes
Munafri Buka Ruang “Barru Corner” di Makassar, Perkuat Promosi Wisata Lintas Daerah
Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:22 WITA

Dua Jam Berdiskusi, Bupati Syaharuddin dan Aksa Mahmud Bahas Rencana Strategis

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:01 WITA

Musrenbang RKPD 2027 Tekankan Keselarasan dan Prioritas Pembangunan

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:55 WITA

Jemput Peluang Investasi di PSBM 2026, Bupati Syahar Ungkap Rahasia Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tertinggi di Sulsel

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:45 WITA

Menggeser Dominasi Beras ke Singkong, Ubi dan Talas

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:44 WITA

Apel Gabungan ASN Sidrap, Bupati Syahar: Pengabdian Bernilai Spiritual Terhadap Masyarakat

Berita Terbaru

News

Menggeser Dominasi Beras ke Singkong, Ubi dan Talas

Jumat, 27 Mar 2026 - 06:45 WITA