Patroli Drone Satgas 623/BWU, Cari Kelompok KKB di Dalam Hutan Keriting Papua

- Redaksi

Senin, 12 Februari 2024 - 15:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

JEJAKNEWS.id, Papua Maybrat, – Memanfaatkan kemajuan teknologi alat persenjataannya untuk meminimalkan risiko kematian bagi personel militer dalam operasi di Papua. Salah satunya dengan memanfaatkan drone dalam melakukan patroli ke wilayah rawan serangan separatisme.

Demikian disampaikan Dansatgas Yonif 623/BWU Letkol Inf Dimas Yamma Putra dalam keterangan di Pos Kotis Kumurkek, Distrik AIfat, Kab. Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu kemarin (11/02/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkapkan Dansatgas, dibantu Tim Dittopad bersama mitra Mabesad, Satgas Pamtas Kewilayah Yonif 623/BWU tinjau camp para KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) wilayah di Wilayah Maybrat, Papua Barat Daya.

“Ada 1 unit Drone Dittopad yang kita operasionalkan untuk menjelajah hutan Papua. Penggunaan Drone sangat membantu kita dalam mencari tempat – tempat atau titik – titik yang digunakan KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) bersembunyi,” katanya.

“Untuk teknologi menggunakan drone jarak capai efektif 25 kilo dengan jarak capai maksimum sampai 30 kilo. Ketahanan baterai terbang drone kurang lebih sampai 1 jam,” ujarnya.

Pemanfaatan drone tersebut untuk meminimalisasi risiko jatuhnya korban dari pihak TNI yang selama ini kerap menjadi sasaran penyerangan kelompok separatisme yang bersembunyi di pedalaman Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejaknews.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Sidrap Setujui Empat Ranperda, Perkuat Landasan Hukum Kesejahteraan dan Pembangunan
IGS 2026 Sukses Digelar, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Makassar
Wali Kota Makassar Ingatkan Pengelola Dana BOS: Integritas Harga Mati
Menag Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum, Sulsel Pertama Kalinya Raih Predikat Champion Gold
Bupati Syaharuddin Sampaikan Pidato Bahasa Arab di Hadapan Atase Agama Kedubes Arab Saudi
Pemkot Makassar Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi LONTARA+, Kini Perkuat Layanan Digital
Pimpin Apel Harganas 2026, Munafri Tekankan Ketahanan Keluarga Kunci SDM Unggul
Di Kawasan Tahura Bulukumba, Sinergi Polri dan Masyarakat Dijaga Agar Tetap Kondusif

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:07 WITA

DPRD dan Pemkab Sidrap Setujui Empat Ranperda, Perkuat Landasan Hukum Kesejahteraan dan Pembangunan

Senin, 29 Juni 2026 - 15:30 WITA

IGS 2026 Sukses Digelar, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Makassar

Senin, 29 Juni 2026 - 13:27 WITA

Wali Kota Makassar Ingatkan Pengelola Dana BOS: Integritas Harga Mati

Senin, 29 Juni 2026 - 12:04 WITA

Menag Tutup Pesparawi Nasional XIV, Sulut Juara Umum, Sulsel Pertama Kalinya Raih Predikat Champion Gold

Senin, 29 Juni 2026 - 11:43 WITA

Bupati Syaharuddin Sampaikan Pidato Bahasa Arab di Hadapan Atase Agama Kedubes Arab Saudi

Berita Terbaru